Perencanaan Keuangan Pribadi, Apa Aja yang Perlu Diperhatiin?

Kalo udah pada bingung Dani ini akhir-akhir ini ngomongin investasi muluk, tujuannya buat apa sih? Tak lain dan tak bukan gw mau sharing tentang perencanaan keuangan pribadi sebenernya. Sama seperti yang diomongin sama Wina (Ligwina Hananto, sok ikrib – red :P), Safir Senduk dan financial planner lainnya, cuman gw bukan financial planner yang praktek. 😛

Iye gw udah pernah ikutan kerses tentang personal finance, ikutan tes sertifikasinya, dan lolos tapi kemudian gak gw pake buat praktek karena gak kerja di bidang itu. 😛 Let’s just say it is part of my passion gitu lah yes. Dan kalo ada yang perhatiin, kategori Finance yang dulunya gak ada sub menunya di blog ini, sekarang udah beranak jadi beberapa submenu yang semoga sih bisa bikin lebih rapi dan memudahkan yang mau baca.

Coba itu dilihat menu di bagian atas 😀

Kenapa perencanaan keuangan pribadi itu penting? yayayaya, udah banyak yang ngomong soal inilah. Kenyataannya emang orang-orang seumuran gw itu generasi yang kegencet, masih banyak (mungkin) yang kudu support ortu dan keluarga sementara juga udah harus nanggung keluarga. Jadi mau gak mau ya kudu pinter ngaturnya (gw gak bilang gw udah pinter jugak sih ya) biar gak pusyang tiap bulan gitu. *10% doang curcol

Ada yang mengamini?

Perencanaan Keuangan Pribadi, Apa Aja yang Perlu Diperhatiin?

Dalam ilmu yang gw pelajari kemaren (padahal udah 3 tahun yang lalu!), buat bisa punya keuangan yang sehat, beberapa bagian besar ini kudu diperhatikan dengan seksama. Apa aja itu? (Eh btw CMIIW ya)

(1) Manajemen utang dan cashflow

Di bagian ini penting banget buat diperhatiin kalo utang yang tujuannya buat konsumtif alias hura-hura dan foya-foya kudu sebisa mungkin dijaga. Jangan diturutin itu hawa nafsu. Kalo bisa hutang-hutang yang kita buat semuanya produktif. Apa aja itu utang produktif? Ntar lah gw bahas satu-satu, tapi udah kebayang kan? Intinya bukan buat beli gejet terbaru cuma karena gejet yang baru dibeli dua bulan lalu udah gak hip lagi *ihik!

Gw belom ngebahas soal hutang-hutangan ini lebih detail di blog, tapi bisa baca postingan gw tentang pentingnya lembar tagihan kartu kredit sebagai salah satu contoh postingan di bagian manajemen utang ini.

Manajeman utang ini mau gak mau bergandengan erat ama pengaturan income yang masuk dan keluar yang ujungnya adalah gimana caranya bisa bikin neraca keuangan positif. Gak tekor mulu. Masih ada yang bingung kenapa kok di akhir bulan bukannya bisa nabung tapi malah ngutang ke temen gak? Coba deh baca tulisan tentang aplikasi favorit di smartphone yang salah satunya buat nyatetin pengeluaran pake aplikasi di smartphone.

(2) Asuransi dan kelangsungan income

Asuransi juga memegang peranan penting di perencanaan keuangan pribadi. Terutama buat orang-orang yang punya orang lain yang bergantung ama mereka. Konsepnya adalah melindungin penghasilan kalo misalkan nanti kejadian sesuatu sama pencari nafkah utama. Melindungi dan mastiin kalo penghasilan untuk keluarga itu gak terganggu.

Buanyak juga yang bisa dibahas di sini, mulai asuransi mending unitlink ato asuransi murni, asuransi pendidikan, asuransi kesehatan dari kantor apa beli sendiri sampe ke asuransi syariah dan umum. Iya, asuransi ada yang syariah kok. 🙂

Coba baca tulisan mencintaimu seumur hidupmu yang ngomongin soal asuransi ini.

(3) Investasi dan manajemen aset

Stock Market

Nah, bagian ini niih yag kayaknya akhir-akhir ini sering banet muncul di blog ini karena saking gemesnya gw kok orang-orang dikit bener yang tertarik buat masup ke pasar modal ya. Bahahaha. Padahalan ya sayang aja gitu kalo duitnya negara yang mana asalnya dari kita juga larinya yang nikmatin ya orang asing yang menguasai dana di pasar modal Indonesia. Ini bukan #SentimenAntiAsing loh ya tapinya. *berat bener!

Di bagian ini masuk juga sebenernya gimana nyiapin dana pensiun, dana pendidikan, pembiayaan haji, umrah, perjalanan ibadah lalalili untuk tujuan di masa depan. Gold is not bad, but not the only option juga kalo misalkan mau investasi yang aman 😀

Kapan-kapan gw share tulisan gw yang pernah tayang di LiveOlive.com deh tentang ini.

(4) Waris

Nah pas bagian ini, terus terang gw pikir awalnya adalah untuk belajar beli property karena judulnya di Bahasa Inggris itu Estate Planning cobak kan ya, gak tahunya tentang waris. Bokkkk, zuzur aja, bagian ini yang gw gak terlalu paham karena oh karena njelimet buenerrrrr itu kalo dilihat dari hukum waris yang digunakan.

Ada itu namanya waris berdasarkan hukum islam, hukum adat (sesuai suku dan ras si yang punya warisan) sampe ke hukum negara. Adalah itu juga namanya saudara, sepupu, istri, anak, anak tingkat 2 *haiyaaaah! Pusyaaaang!!

Makanya biar gak pusing, mending sipin dah itu surat wasiat di atas materai yang dibuat di depan notaris. Etapi yang punya warisan sih gak pusing sih ya. Kasihan aja tapi kalo yang ditinggalin berantem karena duit.

=====

Mayan banyak dan bisa jadi bahan postingan sing rauwis-uwis kan? 😛

Jadi kalo memang mau mengajari diri sendiri tentang personal finance, ya mau gak mau kudu belajar tentang item-item di atas. Jangan ampe kelewatan yes. 😀

Ngomogin perencanaan keuangan pribadi ini buat gw menarik banget karena gw sendiri bukan orang dengan gaji yang bulan ini aja belom habis eh udah gajian lagi (dan percayalah orang macam itu ada! :P). Gw tipe orang yang kudu mirit-mirit gaji biar bisa survive sampai bulan depan, sementara ada orang tua yang perlu dikirimin dan masih kudu bisa investasi lagi di bulan ini.  Dan rasanya gak adil aja kalo gak semua prang tahu tentang ilmu yang gw tahu karena semua prang bisa ngelakuinnya. Ini ada satu video dari Suze Orman yang ngomongin tentang personal finance:

Tulisan gw tentang keuangan yang lain:

[display-posts category=”finance”]

Advertisements

44 Comments

  1. Evi
  2. Una
  3. Dunia Ely
  4. Yuni
      • Yuni

Rugi loh, habis baca gak komen! #Eh?! ;-P

Ad Blocker Detected

Saya menyajikan blog ini dan segala isinya gratis. Untuk mendukungnya, iklan ditampilkan di blog ini. Mohon dukungannya untuk mendisable ad blocker yang dipakai di bwosernya ya. Terimakasih! (^_^)

Refresh
%d blogger menyukai ini: