Review Film Knock-Knock: Sisi Lain Keanu Reeves

Ok, gw gak nonton film ini di bioskop, review film Knock-Knock: sisi lain Keanu Reeves ini hasil nonton di yify-movie. Udah ada aja dong ini film di sana, padahal di jaringan 21 masih tayang.

Rating: R
Genre: Horror, Mystery, Thriller
Director: Eli Roth
Duration: 99 minutes
Star: Keanu Reeves (Evan), Lorenzo Izzo (Genesis), Ana De Arma (Bel) 
Critics Review: 5.0/10 IMDB; 55/100 metacritics; 33% Rottentomatoes

Jadi ya, kenapa gw tertarik nonton film ini cuma karena ada Keanu Reeves. Seriusan deh, sejak gw tahu dia di film Speed, film-filmnya Keanu tuh menurut gw gak ada yang biasa dan pasaran. Paling gak yang gw tahu. Mulai dari Speed, Johny Mnemonic sampe ke trilogi The Matrix.

Baca deh postingan gw tentang The Matrix – Dreaming Wide Awake yang jadi film pilihan gw of all times. (in fact gw ketik ini sambi nonton ulang The Matrix)

Premis Film

Seorang pria dengan kehidupan sempurna, harus berjuang menghadapi naluri dasar manusia dewasa. Menghadapi godaan paling dasar. Godaan wanita pada pria.

Kehidupan Evan yang tenang dan tidak terbayang akan berubah waktu dua wanita muda mengetuk pintunya di tengah hujan. Mengubah hidup pria yang bahagia bersama keluarganya menjadi kehidupan yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Review Film Knock-Knock

Kudu banget nonton film ini kalo:

Lu penggemar berat Keanu Reeves dan harus nonton semua filmnnya… Di film ini, Keanu tampil beda. Jadi family man, yang kehidupannya sempurna dan harus menghadapi godaan kedua wanita yang tersesat di rumahnya. Penampilannya Keanu yang beda ini kayak kasih lihat kalo dia ternyata bisa juga bermain drama.

Udah itu doang. Hahaha….

Apa yang kurang dari film ini:

Knock-Knock

Jujur aja gw suka  banget ama film dengan tema drama thriller yang tokoh utamanya yang biasanya baik-baik saja, hidupnya lurus dan cenderung noble harus berjuang menyelamatkan diri orang yang gila dan berusaha ngancurin hidupnya. Film inipun premisnya sama.

Tapi sayangnya plotnya gampang banget ketebak. Dan dengan tema utama infidelity, hampir aja film ini jadi film murahan dengan daging tak terbungkus di mana-mana. Untungnya akting dan penataan setting filmnya masih berkelas. 😛

Yang kurang lagi dari film ini adalah latar belakang kuat dari masing-masing sisi. Biasanya gw menemukan tokoh baik yang punya latar belakang gelap meskipun itu dilakukan tanpa tujuan buruk. Sedangkan tokoh jahatnya punya keinginan balas dendam meskipun dengan tujuan mulia.

Kedua tokoh perempuan penggodanya bahkan gak ada tujuan yang maha penting. Mereka cuma ingin ngelakuin “tes” sama pria-pria yang kelihatan bahagia dan cinta sama keluarganya.

Well, nothing impressive lah. Bahkan ending yang mestinya penuh perjuangan pun untuk film sejenis ini kerasa flat tanpa ada gregetnya.

Ini nih trailernya:

Please ya manteman JANGAN PERNAH bawa anak nonton film ini. JANGAN PERNAH!

=====

Jadi buat review film Knock-Knock ini gw kasih 2 dari 5 ajalah ya. Eh iya, sebelum gw lupa, tahu gak sih? di film The Matrix, bagian awal filmnya ada waktu Neo kebangun di depan meja komputer. Di layarnya ada tulisan “Knock-Knock Neo..” 😛

Review film lain di blog ini:

[display-posts category=”movies”]

Advertisements

27 Comments

    • dani
    • dani
    • dani
  1. Zaf

Rugi loh, habis baca gak komen! #Eh?! ;-P

Translate »
Want to read other posts in English in this blog?Open
+
%d blogger menyukai ini: