Review Film The Good Dinosaur: Andaikan Manusia Bukan Makhluk Penguasa

Wohooo, postingan gw berturut-turut review film dong yes. Habis Review Film Mocking Jay Part 2, sekarang review film The Good Dinosaur. Padahal ada film The Little Prince yang belom gw tulis ini. Nonton muluk kayaknya kerjaan gw. Yaabis gimana, nganggur dan kebanyakan duit sih ya 😛  *langsung menuai komen nyinyir  

Yang pasti, gw udah nunggu film ini dari sejak nonton film Inside Out kemaren. Pertama lihat trailernya di situ sih ya 😛

Rating: PG
Genre: Animation, Adventure, Comedy
Director: Peter Sohn
Duration: 100 minutes
Star: Raymod Ochoa (Arlo), Jack Bright (Spot), Frances McDormand (Momma), Jeffrey Wrigth (Poppa)
Critics Review: 7.5/10 IMDB; 67/100 metacritics; 77% Rottentomatoes

Sinopsis

65 juta tahun lalu, meteor yang seharusnya nabrak bumi dan bikin kehidupan diosaurus musnah, ternyata meleset. Di masa sekarang, di dunia paralel itu, kehidupan dinosaurus pun berkembang. Mereka tidak hidup dari saling makan lagi.

Tersebutlah keluarga baru dinosaurus yang menanti menetasnya tiga anak mereka. Anak pertama, Libby ternyata sangat pintar, Buck sangat kuat dan yang terakhir, Arlo, penakut dan paling kecil di antara ketiganya.

Sampai suatu saat, Arlo diberikan tugas untuk menangkap makhluk liar yang memakan persediaan jagung hasil panen mereka. Karena ketakutannya, Arlo membiarkan makhluk itu lepas, bersama Poppa dia mengejar makhluk itu, sayang kemudian bencana banjir bandang mengubah hidup Arlo selamanya.

Review Film The Good Dinosaur

Kenapa film ini bagus?

The Good Dinosaur

Seperti gw bilang tadi, film ini udah kami tunggu sejak nonton Inside Out. Premisnya menjanjikan banget. The Good Dino, di antara dinosaurus yang buas ada yang baik, berpetualang bareng anak manusia. Setting waktu yang awalnya gw pikir 65 juta tahun lalu itu jadi twist yang cukup mengejutkan ditambah dengan premis yang dipakai untuk para dinosaurus.

Dari segi animasinya, Pixar lagi-lagi membuktikan kalo mereka bisa create sesuatu yang baru dengan mengagumkan. Gw belom cari tahu sih apakah alamnya itu animasi ato kagak karena nyata banget buat gw, tapi Arlo dan semua tokohnya animasi khas Pixar. This blown my mind away.

Keseluruhan pesan dari film ini sebenernya cukup sederhana. Change yourself while you can or you will learn the hard way. Bahkan paling sederhana di antara film Pixar yang sudah tayang sebelumnya, Inside Out misalkan, tapi dengan premis yang diangkat, kerumitan film ini bisa pas banget dengan pesannya yang sederhana.

Pesan keberanian, kesetiakawanan dan kasih sayangnya kena banget dengan twist plot yang gw bilang di awal. Bahkan tokoh antagonis utama gak diberikan ke satu tokoh tertentu, tapi kepada keganasan alam.

Spot defending Arlo

Selain itu, film ini kasih satu pertanyaan besar, gimana kalo seandainya dinosaurus beneran gak pernah musnah, apa yang kejadian sama alam ini? Film ini sih ambil sudut pandang kalo alam akan terus lestari dan alami tanpa ada satupun kerusakan terjadi. Gak ada namanya lubang pertambangan dan gak ada yang namanya kebakaran hutan.

Trailer film The Good Dinosaur ini:

Dengan pesen yang disampaikan, Pixar lagi-lagi berhasil menghadirkan film anak dengan kualitas yahud. Malah bisa gw bilang film ini bener-bener film anak yang anak-anak banget. A bisa sampe terlibat banget di filmnya dengan teriak dan ketawa. *cuman ya itu, jadi nanyaaaa mulu kenapa ina ini inu sampe suaranya naik kalo gw gak langsung jawab pas perhatian kesedot di film.

*SPOILER* Manusia di mana? jadi one of those wild creatures! Trus anak yang sama si Arlo itu gimana? Nonton aja deh. Bihihihik. 😀

Yang kurang dari film ini: 

Arlo & Spot Running

Ceritanya yang super simpel berpotensi bikin lu yang biasa nonton filmnya Pixar yang kompleks, film ini bisa jadi terlalu sederhana. Udah itu doang. 😀

The Short Movie 

Kalo di film Inside Out kemaren ada Lava, di film ini ada Sanjay’s Super Team yang keren abis. Ceritanya gimana benturan antar generasi di India sana. Anak yang lagi keranjingan nonton film kartun harus ikut berdoa ayahnya setelah adu kencang volume TV dan bel pemujaan yang dipakai sayang Ayah. Ended up Sanjay sangat menyukai ritual agama Hindu yang harus mereka jalankan itu.

Gimana bisa Sanjay jatuh cinta sama ritual ayahnya dan bagaimana ritual itu dilihat dari sudut pandang anak-anak jadi keren banget. Coolest short movie so far menurut gw. Trailernya ini nih:

=======

Buat review film The Good Dinosaur ini, gw kasih nilai 4,75 dari 5 lah. 😛 jadi dengan segala alesannya, nonton aja deh, apalagi ada film pendek Sanjay’s Super Team yang gw sebut tadi itu. Ohiya, di Indonesia film ini dirilis dalam dua versi, versi Bahasa Inggris The Good Dinosaur dan Dino yang Baik versi Bahasa Indonesia. Gw kemaren sih nonton versi yang Bahasa Inggris 😀

Review film lainnya di blog ini:

[display-posts category=”movies”]

Advertisements

48 Comments

  1. Yeye
  2. Vita
  3. fee
  4. Brad
  5. Anna
  6. Dunia Ely
  7. raniyulianty123

Rugi loh, habis baca gak komen! #Eh?! ;-P

Ad Blocker Detected

Saya menyajikan blog ini dan segala isinya gratis. Untuk mendukungnya, iklan ditampilkan di blog ini. Mohon dukungannya untuk mendisable ad blocker yang dipakai di bwosernya ya. Terimakasih! (^_^)

Refresh
Translate »
Want to read other posts in English in this blog?Open
+
%d blogger menyukai ini: