What so Good in Smoking??!!

Coffee and smoking are the last great addictions.
Lara Flynn Boyle [quoted from Brainy Quote]

Dua hal yang dua-duanya gw gak bisa lakukan. Merokok dan minum kopi.

I don’t drink coffee since my stomach can’t tolerate the tiniest amount of caffeine from a sip of coffee. Bisa dipastikan perut gw akan bergejolak sepanjang hari kalo gw nyoba minum kopi. Gw pernah kena serangan maag parah tahun 2007 yang bikin gw meringkuk tak bergerak di kantor. Tapi untunglah sekarang ga separah dulu karena sempat terapi jus sayuran mentah yang dikasih rutin tiap pagi sama nasabah di Lampung dulu.

Cuman ya sekarang kalo liat orang minum starbucks suka iri gitu, mereka keliatan keren. Apa karena kopi yang mereka minum mahalan dikit ya? kemakan konsumerisme Dan pas ada acara di tempat nasabah yang suguhannya starbucks, gw nekat dong nyoba dikiiit, ya segelas kecil lah. Efeknya? Seharian gw bolak-balik ke toilet. Bukan buat ngaca dandanan gw masih oke apa nggak, tapi.. ya itu deh.

A coffee cup

Yang pengen gw bahas bukan kopi sih, tapi rokok.

Setelah baca postingannya Mbak Luluk yang ini pas gw baru aja kenalan ama blognya, gw keinget pengalaman beberapa hari yang lalu pas gw cari tukang bordir buat perlengkapan daycarenya Aaqil.

Jadi perlengkapan daycarenya Aaqil kan harus dikasih nama dengan cara dibordir biar ga ketuker sama anak lain. Gw nemu tukang bordirnya di salah satu mall deket rumah. Pergilah gw kesana malem-malem. Karena tukang bordirnya rame orderannya, terpaksalah gw jalan-jaln keliling di mall yang tidak seberapa gede tapi rame itu. Dua jam gw nungguin.

Apa yang bikin gw heran adalah betapa banyaknya pria, yak, laki-laki yang merokok. Hampir di tiap sudut ada orang yang megang rokok dan dengan acuhnya meniupkan asap ke sekitarnya. They don’t even care that there are people who don’t smoke and want to keep their lungs clean. Perokok pasif kan sama bahayanya. Udah tahu kan, kalo belom bisa dibaca di sini.

Gw sih gak masalah ya kalo ada orang mau bakar duit dan bunuh diri dengan merokok. Toh itu hidup dan duit mereka sendiri kan. Cuman kaga usah ajak-ajak gw orang lain deh.
Karena cukup lama, gw sempet naik ke lantai-lantai lain yang salah satunya adalah lantai khusus foodcourt gitu. Daaan parahnya di lantai itu ya gw liat ada beberapa bapak-bapak yang ngerokok sambil ngasuh anak-anaknya.

O My Holy God. They made their children a direct passive smoker. Kalo emang mau bunuh diri mbok ya gak usah ajak-ajak anak.

Bukannya gw ga pernah nyobain rokok ya. I’ve tried and there was no good at all to me from smoking. Kalo kemudian gw ditanya berapa kali ngerokok? jawabannya cuman sekali. Para pecandu rokok mungkin akan bilang itu kurang dan gw belum menemukan enaknya rokok. Well, if that is the case, Kopi aja enak pas pertama kali dicobain. Kalo perlu sampe percobaan kedua dan ketiga berarti emang gak enak.

Jadi, pendapat gw pribadi adalah:

Smoking is a very-very stupid thing to do. You burn your money yet you shorten your life. But I don’t give a damn if you do it only by yourself. Don’t ever drag anyone with you, specially your kid. Your life, your money though.

Merokok itu bodoh banget-nget. Lu bakar duit yang susah payah lu dapetin, eh hidup lu memendek juga. Tapi gw sama sekali ga peduli selama itu lu lakukan sendiri. Jangan pernah ajak orang lain buat lebih cepet mati, apalagi kalo itu anak lu. Toh gimanapun juga itu duit dan hidup lu.

Advertisements

19 Comments

  1. Mechta
  2. bintangtimur
  3. awan
  4. Una

Rugi loh, habis baca gak komen! #Eh?! ;-P

Ad Blocker Detected

Saya menyajikan blog ini dan segala isinya gratis. Untuk mendukungnya, iklan ditampilkan di blog ini. Mohon dukungannya untuk mendisable ad blocker yang dipakai di bwosernya. (^_^)

Refresh
Translate »
Want to read other posts in English in this blog?Open
+
%d blogger menyukai ini: