Kategori
Blogging Things Fragment Postingan Tamu

[Guest Post] Apakah Kamu Termasuk Dalam 5 Tipe Blogger Indonesia ini?

5 tipe blogger Indonesia berdasarkan pengamatan Febriyan Lukito ini adalah guest post buat blog ini. Termasuk tipe blogger yang manakah dirimu?

Selamat Hari Blogger Nasional untuk semua Blogger Indonesia yang jatuh di tanggal 27 Oktober kemarin. Saya malu menyebut diri sebagai blogger karena tidak tahu Hari Blogger Nasional (HBN) sampai tadi pagi disebut oleh om Dani Rachmat. Nah, dalam rangka HBN ini, saya ingin share 5 Tipe Blogger Indonesia Yang Ada (berdasarkan pengamatan pribadi).

[postingan kali ini adalah guest post dari teman blog gw Ryan yang punya blog Febriyanlukito.com]

Perjalanan sebagai blogger sendiri membuat saya sadar banyaknya tipe blogger yang beredar di dunia maya. Setidaknya saat mengelompokkannya, saya berhasil membuat 5 kategori blogger Indonesia ini. Tapi ya ini untuk fun ya… bukan suatu rangkaian penelitian empiris yang didukung oleh publikasi hasil penelitian dengan hipotesa bla bla bla (ope seeeeeh).

5 Tipe Blogger Indonesia Yang Saya Temui

Saya mengkategorikan blogger Indonesia dalam 5 tipe blogger ini berdasarkan isi tulisan mereka di blog masing-masing. Saya sendiri sebenarnya masih berpikir posisi saya sendiri masuk dalam yang mana.

1. Blogger Personal

Tipe blogger Indonesia yang pertama ini adalah blogger yang menulis tentang kehidupan sehari-harinya alias menulis diari secara online. Tidak sedikit juga yang menuliskannya dalam blog yang dikunci rapat sehingga hanya sebagian orang yang dipercaya saja yang diperbolehkan untuk membaca.

Blogger tipe ini biasanya memulai kegiatan ngeblog mereka sejak awal dunia blogging Indonesia mulai merebak. Salah satu blogger personal yang menginspirasi adalah Raditya Dika. Ciri lain dari tipe blogger yang ini adalah dasar pemikiran mereka yang:

Sing penting nulis wae – mau dibaca atau tidak gak masalah. Kan nulis biar gak stress. Gak peduli sama yang namanya traffic dan lainnya itulah.

Tipe blogger inilah yang membuat saya kangen ngeblog seperti dulu.

2. Blogger Topik Khusus

Blogger tipe ini atau yang biasa disebut dengan niche blogger adalah mereka yang mengkhususkan diri dalam menulis hal-hal tertentu saja. Dibandingkan dengan tipe blogger Indonesia yang ketiga di bawah, tipe blogger ini sangat diminati dan dicari oleh pembaca karena kekhususan topik pembahasan di blog mereka.

Namun untuk menjadi blogger tipe ini diperlukan penguasaan materi yang lebih dibandingkan orang pada umumnya. Contoh blogger ini adalah food blogger, fashion blogger atau fashion blogger (lirik Dani yang mulai jadi niche blogger bareng temen kuliahnya di escapingtech.blogspot.co.id dan nulis full dalam Bahasa Inggris).

3. Blogger Campur Sari

Saya sendiri memasukkan diri saya dalam tipe blogger Indonesia yang ini, yaitu yang campur sari alias blog gado-gado. Mau cari apa saja di blog saya itu ada (mudah-mudahan sih ada semua). Keuntungan memiliki blog gado-gado adalah tidak terlalu pusing dengan tema tulisan yang harus dipublish. Segala macam hal yang ada bisa dituliskan dengan lebih mudah. Kekurangannya adalah branding kurang kuat mencengkram 😀

Hal ini juga pernah disebut oleh salah seorang teman saya, dia bilang, orang gak tahu mau mencari apa di blog lo karena semuanya ada di sana. Jadi gak inget kalau misalnya topik A harus ke lo atau gak. Beda kalau foodblogger misalnya, orang yang ingin baca soal resep masakan atau review tempat makan, bisa langsung inget para foodblogger itu.

Cobalah nulis satu topik khusus untuk beberapa bulan ke depan, baru nulis lagi yang lain beberapa bulan. Setidaknya orang punya gambaran, apa aja yang ada di blog lo. Masukan yang bagus tapi belum saya lakukan juga sampai sekarang. Pernah nulis soal review kuliner beberapa kali dalam sebulan pertama, tapi abis itu langsung nulis yang lain lagi. 😀

4. Blogger Bisnis

Blogger Indonesia tipe ke-4 yang saya maksud di sini adalah mereka yang memiliki usaha dan menggunakan blog sebagai channel atau alat promosi mereka sendiri. Biasanya dilakukan oleh para motivator ataupun perusahaan konsultan, di mana mereka membuat artikel dan pada akhirnya mengkaitkannya dengan jasa ataupun buku yang mereka punya. Contoh yang bisa dikategorikan dalam hal ini adalah Andrie Wongso.

Mereka yang masuk dalam kategori ini membuat blog memang untuk pendukung bisnis utama mereka, bukan untuk curhat ataupun review apapun. Bisnis yang mereka punya biasanya bisnis offline, beda dengan tipe terakhir di bawah.

5. Blogger Afiliasi

Nah, saya sempat termasuk dalam tipe blogger Indonesia yang satu ini. Isi blog saya beberapa bulan lalu sempat iklan, iklan dan iklan dari berbagai afilasi yang saya ikuti. Ya namanya juga ingin mendapatkan uang dari blog ya, jadi pas tahu ada peluang menghasilkan uang dari blog, saya ikut saja dan pasang.

Baca juga: Menjalankan Hobi dan Menghasilkan Uang

Ciri yang paling banyak terlihat adalah banyaknya banner di blog mereka, entah itu google adsense ataupun afiliasi marketing lainnya.

Kesimpulan Tentang Tipe Blogger Indonesia

Itu 5 tipe blogger Indonesia ala Febriyan Lukito berdasarkan pengamatan saya pribadi selama ini. Mungkin tipe blogger ini juga bisa dikupas dari berbagai sudut dan menghasilkan tipe blogger yang berbeda lagi.

Termasuk seperti yang ditulis oleh WordPress.com dalam web mereka, ternyata ada tipe blogger yang dilarang oleh mereka loh. Di kesempatan lain saya share secara terpisah ya. Kalau kamu sendiri masuk dalam tipe blogger yang mana atau mungkin ada kategori blogger lainnya yang mau dishare?

Postingan lain di blog ini tentang blogging:

[display-posts category=”blogging-things”]

112 tanggapan untuk “[Guest Post] Apakah Kamu Termasuk Dalam 5 Tipe Blogger Indonesia ini?”

wkwkwkwk…aku blogger campr sari nih..kadang curhat..kadang job..kadang lomba..kadang kuliner..kadang travelling…hehehehe 🙂

Aku blogger gado-gado ya , enak ada timun, emping, kentang, tahu, tempe, bumbu pecel .. lho kok? dilempar klepon 😀

Aku dari blogger personal ke blogger campur sari plus blogger suka ikut GA, hihi…

wah… saya sepertinya masuk yang personal campur-campur tapi ngga ber-sari 🙂
Secara kalau mau di khususkan bingung belum punya skils khusus,,, Mau dibilang blog afliasi … ah kayanya terdengar keren sekali… siapa juga yg mau berafiliasi dengan blog saya….. 🙂

Heaaa kayaknya aku termasuk blogger abal abal fakir koneksi internet hahahaha…
Blog aku mah bebas, kadang curhatan, kadang review abal abal, kadang cuma mumbling ga jelas 🙂

hadeuh, saya dominan tipe 1, kadang kadang tipe 3 nih.. nulis apa ajalah, yg penting gak stress dan gak tergolong #HateSpeech wkwk

Yes, punya niche blog itu emang ngasih tantangan sendiri. Tipsnya mungkin pilih niche yg sesuai keseharian kita, jd gak pusing-pusing amat.
Tp saya malah lbh suka baca blog gado-gado krn gak mbosenin 🙂

hahaha, blog campursari,, mungkin saya terlalu galau atau males usaha buat punya satu niche aja!
alasan utama sih, males bikin blog terpisah2 karena males ngafalin password!! hahahahhaha 😀
jadi wae si blog dklasifikasikan dengan label-label besar. gitu sih kalau saya 🙂

Paling enak memang gado-gado gan,,, sama sperti makan sayur kangkung trs bosan makanya ganti – ganti asal bukan istri yg ganti-ganti,,,,hehehehe,,, kumbalnya ya gan blog baru buat sepi gak ada teman,,

saya awal ngeblog tuh yang pertama, lalu akhirnnya punya satu tujuan jadilah yang kedua, eh karena banyaknya tujuan yang numpuk berubahlah ketiga hahahahahaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *