Kebutuhan setelah berhenti bekerja akan berbeda. Karena itu, cara mengatur uangnya juga enggak sama. Di masa-masa awal, bisa jadi kamu akan butuh “bantuan”, dan aplikasi keuangan bisa jadi alat bantu yang cukup praktis.
Pemasukan harus dipastikan, sementara pengeluaran tetap berjalan setiap hari, dari kebutuhan dapur sampai biaya kesehatan. Tanpa pencatatan yang rapi, uang bisa keluar tanpa terasa arahnya.
Hal seperti ini sering baru disadari saat saldo mulai menipis, padahal kebutuhan terus ada. Karena itu, mencatat bukan lagi sekadar kebiasaan tambahan, tapi bagian dari menjaga kestabilan hidup sehari-hari.
Rekomendasi Aplikasi Keuangan Setelah Pensiun
Enggak semua orang nyaman dengan sistem yang rumit atau penuh fitur. Apalagi buat pensiunan—termasuk pensiunan FIRE. Biasanya kita akan cenderung mencari yang lebih simpel, gak ribet, mudah dibuka, dan langsung bisa dipakai tanpa harus belajar lama.
Aplikasi keuangan yang tepat biasanya bukan yang paling lengkap, tapi yang bisa dipakai konsisten setiap hari. Karena, dari catatan kecil itu, pola pengeluaran mulai terlihat dan keputusan jadi lebih terarah. Jadi, ini dia rekomendasinya.
1. Money Manager
Kalau belum pernah pakai aplikasi keuangan sebelumnya, Money Manager bisa jadi pilihan yang paling nyaman. Tampilan awalnya simpel, enggak bikin bingung karena menu yang ditampilkan hanya yang penting saja.
Saat membuka aplikasi, kamu langsung diarahkan ke pencatatan pemasukan dan pengeluaran tanpa perlu setting panjang. Misalnya, uang pensiun bulanan bisa langsung dicatat sebagai pemasukan, lalu pengeluaran harian tinggal dipilih dari kategori yang sudah tersedia. Ada grafik sederhana yang menunjukkan uang habis di bagian mana, jadi kamu enggak perlu menghitung sendiri.
Fitur laporan bulanan juga membantu melihat apakah pengeluaran masih aman atau mulai melebar. Hal kecil seperti proteksi PIN juga berguna supaya data enggak sembarangan dibuka orang lain. Aplikasi ini cocok untuk dipakai rutin tanpa harus belajar fitur tambahan yang rumit.
Baca juga: Aplikasi Dana Pensiun untuk Membantu Menyiapkan Hari Tua
2. Money Lover
Kalau sudah terbiasa mencatat, biasanya kebutuhan berikutnya adalah mengatur batas pengeluaran. Di sini Money Lover terasa lebih terstruktur karena kamu bisa menentukan anggaran tiap kategori sejak awal.
Misalnya, kamu bisa menetapkan batas belanja bulanan, biaya makan, atau kebutuhan kesehatan. Saat pengeluaran mulai mendekati batas, aplikasi akan memberi notifikasi, jadi kamu bisa langsung menyesuaikan.
Fitur pengingat tagihan cukup membantu supaya enggak lupa bayar listrik atau air, terutama kalau sudah tidak bekerja lagi dan ritme hari berbeda. Grafiknya juga lebih detail dibanding aplikasi lain, tapi masih mudah dibaca tanpa perlu penjelasan teknis.
Semua catatan tersusun rapi sehingga tidak perlu bolak-balik cek manual. Penggunaannya tetap terasa ringan meski fiturnya lebih lengkap. Cocok untuk yang ingin keuangan lebih terkontrol tanpa terasa ribet.
3. Monefy
Enggak semua orang nyaman mencatat panjang setiap hari. Monefy dibuat untuk kondisi seperti itu, di mana proses input dibuat sesingkat mungkin.
Saat membuka aplikasi keuangan ini, kamu cukup tekan ikon kategori, masukkan nominal, lalu selesai. Enggak ada banyak menu yang harus dipahami dulu, jadi bisa langsung dipakai sejak pertama kali instal.
Tampilan grafik berbentuk lingkaran memberi gambaran cepat ke mana uang paling banyak keluar. Cocok dipakai harian, terutama kalau kamu hanya ingin tahu pola pengeluaran tanpa analisis mendalam.
Aplikasi ini enggak “memaksa” kamu mengatur anggaran atau target tertentu. Fokusnya hanya mencatat dan menampilkan hasilnya secara visual. Karena sederhana, risiko malas pakai jadi lebih kecil. Pilihan ini biasanya cocok untuk yang ingin praktis dan enggak ingin terlalu lama berhadapan dengan layar.
4. Wallet BudgetBakers
Kalau kebutuhan sudah mulai berkembang, misalnya ingin mengatur dana pensiun sekaligus tabungan dan rencana jangka panjang, Wallet bisa jadi pilihan yang lebih lengkap. Aplikasi keuangan ini memungkinkan kamu membuat beberapa tujuan keuangan sekaligus dalam satu tempat. Misalnya, memisahkan dana kebutuhan harian dengan dana cadangan atau rencana perjalanan.
Ada fitur sinkronisasi rekening yang bisa membantu melihat posisi keuangan tanpa input manual, meskipun ini opsional. Tampilan laporan cukup detail, tapi tetap disusun rapi sehingga enggak membingungkan.
Kamu juga bisa membagikan akses ke pasangan atau keluarga agar pengeluaran bisa dipantau bersama. Ini membantu kalau pengelolaan keuangan enggak hanya dilakukan sendiri. Meski fiturnya banyak, penggunaannya masih bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Jadi enggak harus memakai semuanya sekaligus sejak awal.
5. Sribuu
Aplikasi keuangan ini cukup menarik karena dibuat dengan konteks pengguna Indonesia. Bahasa yang digunakan langsung mudah dipahami tanpa istilah yang membingungkan.
Sribuu juga bisa terhubung dengan rekening bank dan e-wallet yang umum dipakai, jadi pencatatan bisa lebih otomatis. Ada fitur perencanaan keuangan yang membantu kamu melihat apakah dana pensiun cukup untuk kebutuhan jangka panjang.
Selain itu, tersedia juga layanan konsultasi yang bisa dimanfaatkan kalau butuh pandangan tambahan. Tampilan aplikasinya bersih dan enggak terlalu padat, jadi tetap nyaman dipakai harian. Cocok untuk yang ingin sesuatu yang terasa lebih dekat dengan kondisi finansial di Indonesia.
Penggunaannya enggak terasa berat meskipun fiturnya cukup lengkap. Pilihan ini biasanya dipakai oleh yang ingin lebih serius mengelola keuangan, tapi tetap ingin bahasa yang familier.
6. Dompetku
Dompetku ini adalah aplikasi keuangan lokal yang dirancang ringan dan bisa berjalan tanpa koneksi internet. Fungsinya fokus pada pencatatan dasar tanpa tambahan fitur yang berlebihan. Ini membuat proses belajar jadi lebih cepat karena enggak banyak menu yang perlu dipahami. Cocok dipakai untuk mencatat pengeluaran harian seperti belanja, transportasi, atau kebutuhan kecil lainnya.
Karena tidak tergantung internet, kamu tetap bisa mencatat kapan saja tanpa khawatir koneksi. Tampilan dibuat sederhana agar mudah dibaca, bahkan untuk pengguna yang enggak terbiasa dengan teknologi.
Aplikasi seperti ini sering jadi pilihan bagi yang ingin stabil dan konsisten tanpa gangguan fitur tambahan. Selama digunakan rutin, hasilnya tetap bisa membantu mengontrol pengeluaran dengan baik.
Baca juga: 6 Jenis Aplikasi Smartphone dan Alat Digital yang Dapat Membantu Mencapai FIRE
Memilih aplikasi keuangan yang pas membantu menjaga pengeluaran tetap rapi tanpa harus memikirkan hal teknis yang rumit setiap hari. Dengan pencatatan yang konsisten, kondisi keuangan jadi lebih mudah dipantau dan keputusan bisa diambil dengan lebih tenang.
Mau tahu bagaimana merencanakan FIRE dan membangun aset 300 kali gaji dengan lebih detail? Kamu harus banget punya buku ini. Kamu bisa baca dan belajar secara fleksibel, dan dapatkan insight lebih detail mengenai konsep FIRE.
Sudah bisa dibeli di toko-toko buku di kota-kota besar di Indonesia! Get your copy now!
Jangan lupa untuk follow akun Instagram Dani Rachmat ya, untuk berbagai tip keuangan dan investasi yang praktis dan bisa dipraktikkan sendiri. Juga berlangganan newsletter dengan melakukan registrasi di sini, yang akan dikirimkan setiap bulan berisi berbagai update dan tren di dunia keuangan. Jangan sampai ketinggalan berita!
