Kategori
Emas Investasi Uncategorized

Cara Investasi Emas yang Legit dan Menguntungkan di Zaman Susah

Cara investasi emas yang benar akan memberikan keuntungan optimal. Percaya nggak?

Maksudnya gimana? Investasi ya pastinya untung dong?

Ya, enggak gitu juga sih. Mana ada investasi yang pasti untung? Begini.

Sumber: logammulia.com

Saat artikel ini ditulis, harga emas PT Aneka Tambang ada di posisi Rp1.010.000 per gram, menurut website logammulia.com. Harga ini turun, mengingat harga emas sempat menembus Rp1.036.000 per gram di pekan yang sama kemarin. Semua gara-gara kekhawatiran yang muncul sebagai akibat dari perang Rusia dan Ukraina.

Biasalah. Kalau lagi krisis, investor mana pun pasti akan lari ke emas.

So, kalau melihat penurunan harga ini, apa yang terpikirkan? Harga emas pasti naik?

Enggak kan, Ferguso?

Emas bisa turun. Turunnya lumayan lagi, Rp26.000 sendiri. Kalau kamu punya 10 gram saja, itu artinya kamu berpotensi rugi Rp260.000. Kalau kamu punya 100 gram, itu artinya kamu berpotensi rugi Rp2.600.000. Banyak dong ya? Iya.

Karena itu, kamu perlu tahu cara investasi emas yang legit. Supaya apa? Supaya kamu enggak beli saat harga emas to the moon, dan malah jual saat lagi anjlok.

Emas Masih Jadi Instrumen Menjanjikan (?)

Yes, kamu pasti juga sudah tahu, kalau logam mulia atau emas nggak hanya dipandang sebagai perhiasan saja, melainkan sebuah aset yang dapat memberikan keuntungan.

Faktanya, investasi emas sudah dimulai sejak lama. Menguntungkan? Iya, karena mari kita lihat orang-orang zaman dulu. Cara investasi emas mereka terbukti bisa membuahkan hasil; ada yang mampu bangun rumah, ada yang bisa menyekolahkan anak sampai setinggi-tingginya. Semua karena simpanan emas mereka.

Konon, emas pasti menguntungkan dan tidak dipengaruhi oleh perubahan zaman. Selain itu, emas konon juga memiliki harga yang cenderung selalu naik, dan jarang mengalami penurunan dalam jumlah signifikan. Betul, tapi dengan catatan: jika disimpan dalam waktu lama.

Emas sebagai Pelindung Nilai

Maksudnya apa ya?

Begini. Mari kita lihat orang tua kita lagi. Sebenarnya, buat apa sih mereka menyimpan emas sejak dulu?

Pastinya, bukan buat dipamerin di media sosial. Mereka menyimpan emas untuk melindungi nilai harta mereka sebagai bentuk antisipasi terhadap kesulitan keuangan di masa depan. Disimpan, kalau nanti butuh uang.

Secara naluriah (?), mereka telah melakukan hedging, atau tindakan melindungi nilai, meskipun pola pikir mereka masih sangat sederhana. Tahukah kamu, bahwa perilaku hedging ini juga dilakukan oleh para investor besar, termasuk para manajer hedge fund?

Emas memang sudah lama dianggap sebagai aset yang mampu menahan inflasi. Karena itu, biasanya para pemain besar pasar akan melakukan rebalancing—atau pemindahan portofolio—secara masif ke emas, ketika ada indikasi kenaikan inflasi yang signifikan, atau jika dirasa ekonomi akan tumbuh melambat.

Inilah yang kemudian membentuk harga emas—yang naik di saat krisis, dan turun kalau kondisi sudah membaik. Pasalnya, jual beli emas juga terpengaruh oleh hukum ekonomi pada umumnya, yaitu supply vs demand. Ketika supply lebih banyak daripada demand, maka harga akan turun. Begitu juga sebaliknya, kalau demand lebih banyak daripada supply, maka harga naik.

Maka, mari kita berbicara tentang keuntungan emas.

Keuntungan Emas

Selain mampu menahan inflasi, ada beberapa keuntungan emas yang juga menjadikannya sebagai instrumen yang masih menjanjikan hingga saat ini.

  • Memiliki wujud fisik, dan ini sangat penting sebagai pegangan ketika krisis
  • Daya belinya konsisten dari waktu ke waktu. Ada penurunan, tetapi dibandingkan grafik kenaikannya, tidak signifikan.
  • Tak terpengaruh oleh kebijakan pemerintah mana pun. Perubahan suku bunga tidak akan memengaruhi nilai emas.

Karena hal-hal di atas, maka emas disebut sebagai safe haven, karena nggak ada yang bisa memengaruhi harga emas, selain karena hukum ekonomi supply vs demand. Ketika portofolio lain negatif, emas punya historis data sendiri.

Kapan Waktu yang Tepat Beli Emas?

Sekarang mari kita lihat kondisi saat ini. Pandemi COVID-19 belum juga teratasi, perang Rusia Ukraina pecah. Rasanya, kayak sudah jatuh tertimpa tangga.

Jadi, wajar rasanya kalau harga emas to the moon. Banyak yang mengkhawatirkan keadaan yang memburuk, sehingga memindahkan portofolio ke emas. Akibatnya, demand meningkat, yang tidak diikuti oleh peningkatan supply. Harga pun naik.

Penurunan harga emas bisa jadi merupakan sinyal, bahwa banyak investor besar yang mulai mengalihkan dananya lagi ke instrumen lain—artinya, ini bisa jadi sinyal baik juga.

Lalu, sebaiknya gimana nih, buat kamu yang pengin juga investasi emas? Kapan sebaiknya kamu mulai beli emas? Saat harga turun atau naik?

Cara investasi emas yang legit adalah kamu tak perlu menunggu harga emas naik atau turun. Belilah saat kamu punya dana yang cukup, dan kemudian simpan emas untuk jangka waktu yang panjang. Menurut data historis, kenaikan harga emas secara signifikan terjadi dalam rentang waktu lebih dari 5 tahun.

Belilah secara konsisten, dengan sistem ‘menabung’ emas. Kamu bahkan bisa menabung dari gramasi kecil, sesuai kemampuan kamu. Dengan demikian, hasilnya nanti akan optimal dan stabil.

Cara Investasi Emas yang Legit

Investor pemula yang ingin mencoba berinvestasi emas tapi tidak paham dengan cara berinvestasi emas, wajib mengetahui cara investasi emas yang benar agar kamu nggak mengalami kerugian. Bisa saja kamu membeli justru di saat harganya tinggi, dan karena strateginya kurang tepat, tiba-tiba butuh duit jadi jual deh pas harganya anjlok. Atau, lebih parah lagi, kena tipu investasi emas abal-abal.

So, ini dia beberapa langkah cara investasi emas yang bisa kamu lakukan di zaman susah seperti ini.

Tentukan tujuan investasimu

Langkah pertama cara investasi emas yang wajib dilakukan adalah kamu harus menemukan tujuan.

Mau investasi emas buat apa? Karena apa?

Misalnya, kamu ingin berinvestasi emas untuk mempersiapkan tabungan pernikahan, pendidikan, atau investasi di hari tua. Cara investasi emas dengan menentukan tujuan terlebih dulu seperti ini akan dapat membantumu untuk mengetahui kebutuhan besaran emas yang harus diinvestasikan setiap bulannya.

Cek harga emas secara berkala

Langkah cara investasi emas selanjutnya, cek harga ketika akan membeli emas.

Coba bandingkan harga di setiap tempat penjualan emas dan periksalah berita ekonomi karena harga emas dalam negeri biasanya dipengaruhi oleh harga emas dunia. Naik dan turunnya harga emas itu lazim banget terjadi. Akan ada baiknya, untuk keputusan menjual atau membeli, dikembalikan pada tujuanmu berinvestasi.

Butuh uang, atau mampu beli, atau tidak?

Membeli emas di tempat yang tepercaya

Cara investasi emas selanjutnya adalah sangat penting bagi kamu untuk membeli emas di tempat yang tepercaya.

Ada beberapa tempat yang menjual emas batangan. Namun, kamu harus waspada dan hanya membeli pada tempat penjualan resmi dan tepercaya. Kamu harus mengetahui apakah tempat penjualan emas tersebut memiliki sertifikasi atau surat-surat resmi karena banyak penjual emas palsu.

Kamu bisa membeli emas langsung di gerai ANTAM, atau e-commerce yang menjual emas produksi ANTAM secara resmi. Selain itu, kamu juga bisa membeli dan membuka rekening tabungan emas di PT Pegadaian.

Kenapa kedua tempat ini direkomendasikan? Karena keduanya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehingga emas yang dijual sudah pasti legit dan legal.

Investasi emas melalui aplikasi resmi

Cara investasi emas ini dikhususkan bagi kamu yang akan melakukan investasi emas online.

Seiring perkembangan teknologi maka semakin banyak platform atau aplikasi online yang menawarkan investasi emas. Dengan aplikasi ini, kamu bisa menjual dan membeli emas dengan fleksibel dan efektif.

Seperti langkah sebelumnya, aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk berinvestasi emas melalui online, kamu bisa menggunakan platform resmi dari PT Antam Logam Mulia dan PT Pegadaian. Ketika kamu akan melakukan secara online, kamu bisa mengunduh aplikasi terpercaya kemudian simpan dokumen verifikasi. Setelah itu, kamu bisa mulai langkah-langkah cara investasi emas seperti yang disarankan.

Memiliki tempat penyimpanan emas yang aman

Cara investasi emas yang selanjutnya adalah kamu sebagai investor pemula harus memiliki tempat penyimpanan yang sangat aman.

Misalnya, menyimpan emas di rumah sendiri dan memiliki brankas yang aman. Atau, bisa juga disimpan di bank, seperti Safe Deposit Box (SDB). Namun perlu diingat, biasanya jika menyimpan di bank, akan dikenakan biaya tambahan.

Fokus dengan masa depanmu

Langkah cara investasi emas yang terakhir adalah kamu harus fokus dengan masa depan.

Berinvestasi tidak hanya sekadar membeli dan menjual kembali emas, tapi kamu juga harus memahami bahwa investasi ini adalah tabungan untuk masa depan dengan jangka 10 hingga 15 tahun ke depan.

Ketika kamu memutuskan untuk berinvestasi dengan segala instrumennya, termasuk investasi emas, maka kamu harus sabar untuk bisa melihat hasilnya. Oleh sebab itu, kamu harus fokus dengan tujuan yang sudah dibuat di awal dan masa depan kamu.

Investasi memanglah menyenangkan dan menggiurkan keuntungannya, tapi tanpa strategi yang tepat, kerugian bisa didapatkan.

Pastikan sebelum melakukannya, kamu tahu betul cara investasinya dengan benar, termasukcara investasi emas. Tetap waspada dengan tawaran yang menggiurkan tetapi mencurigakan karena imbasnya tidak ringan. Bisa-bisa kamu harus kehilangan aset berharga yang sudah kamu miliki.

Nah, semoga cara investasi emas yang sudah diberikan di atas bisa membantu ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dalam blog ini dilindungi oleh hak cipta
Exit mobile version