Menyusun FIRE target sejak usia 20-an dan 30-an mungkin terdengar berat, tapi sebenarnya justru waktu terbaik untuk memulainya. Di usia ini, energi masih penuh, penghasilan mulai stabil, dan waktu masih panjang untuk menyiapkan semuanya.
Banyak yang belum sadar bahwa menentukan FIRE target enggak perlu angka besar. Justru prinsipnya ada pada rencana hidup; kamu mau menjalani hidup kayak gimana di masa depan?
Nah, rencanamu ini semakin cepat disusun, semakin ringan langkahnya nanti.
Menyusun FIRE Target di Usia 20 dan 30-an
Banyak orang tertarik dengan konsep pensiun dini tapi bingung harus mulai dari mana. Wajar sih, karena perencanaannya memang perlu dipikirkan matang. Apalagi kalau belum punya gambaran jelas tentang gaya hidup saat pensiun.
So, di sinilah pentingnya memetakan tujuan dengan cara yang sederhana dan praktis. Dengan begitu, prosesnya terasa lebih ringan dan realistis untuk dijalani.
Buat kamu yang mau mulai menyusun FIRE target sementara usiamu masih 20 dan 30-an tahun, ini adalah langkah yang tepat! Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan.
1. Pahami Dulu Apa Itu FIRE dan Tujuan Pribadimu
Banyak orang ikut-ikutan pengin FIRE tanpa benar-benar paham maksudnya. Padahal, tujuan setiap orang beda-beda.
FIRE = pensiun cepat? Sebenarnya, enggak berhenti di situ juga. Prinsipnya adalah gimana caranya hidup nyaman tanpa bergantung pada gaji.
So, di sini penting untuk menentukan dulu seperti apa hidup yang kamu inginkan saat berhenti kerja. Misalnya, apakah cukup dengan gaya hidup sederhana atau ingin tetap bisa jalan-jalan dan makan di restoran mahal?
Bayangkan dulu situasi idealmu supaya FIRE target realistis. Jangan sampai nanti sudah capek nabung bertahun-tahun, ternyata hasilnya nggak bikin puas. Pahami juga bahwa FIRE butuh disiplin tinggi, jadi pastikan niatmu kuat. Dengan punya tujuan yang jelas, perencanaan jadi lebih mudah dijalankan.
Baca juga: Pentingnya Menyusun Bujet Harian untuk Memaksimalkan Tabungan FIRE
2. Hitung Biaya Hidup Ideal saat Pensiun
Setelah tahu mau hidup seperti apa, sekarang saatnya hitung biaya FIRE target. Mulailah dengan mencatat pengeluaran sekarang, lalu perkirakan kebutuhan di masa depan. Jangan lupa masukkan inflasi, karena harga-harga akan naik dari waktu ke waktu.
Misalnya sekarang butuh 10 juta per bulan, mungkin nanti butuh 20 juta supaya standar hidup tetap sama. Kamu bisa hitung dengan kalkulator inflasi yang banyak ditemukan di internet. Tambahkan juga biaya yang sering terlupa, seperti kesehatan, liburan, atau renovasi rumah.
Pro tips: Jangan terlalu pelit saat menghitung, supaya nanti nggak kaget kalau ternyata butuh lebih. Lebih baik overestimate daripada kurang. Dengan angka ini, kamu jadi punya patokan berapa yang harus disiapkan.
3. Tentukan Angka FIRE Target
Setelah tahu biaya hidup tahunan, tinggal dikalikan dengan 25 untuk dapat FIRE target aset. Ini karena ada aturan praktis yang namanya rule of 25. Jadi kalau butuh 180 juta per tahun, berarti target total sekitar 4,5 miliar.
Gimana? Banyak ya? Udah takut belum? Udah stres belum? Jangan.
Perlu kamu tahu, angka ini bukan untuk ditakuti, tapi ini adalah patokan kamu. Kalau merasa berat, jangan buru-buru menyerah. Ingat bahwa ini memang bukanlah sesuatu yang kudu dicapai dalam setahun dua tahun.
Angka ini juga bisa diubah sesuai kemampuan. Kalau ternyata gaya hidupmu lebih sederhana, FIRE target bisa lebih rendah. Yang penting ada hitungan yang jelas, bukan sekadar tebak-tebakan.
4. Cek Kondisi Keuangan Saat Ini
Jangan langsung pasang FIRE target besar tanpa tahu posisi sekarang. Coba hitung dulu semua aset yang sudah dimiliki. Termasuk tabungan, investasi, bahkan aset seperti rumah atau kendaraan. Catat juga utang kalau ada. Lalu lihat berapa penghasilan bulanan dan berapa yang bisa disisihkan untuk ditabung.
Dengan angka-angka ini, kamu bisa melihat apakah FIRE target kamu masuk akal atau perlu disesuaikan. Jangan lupa cek juga apakah gaya hidup saat ini sudah mendukung tujuan itu atau malah boros. Dari sini kamu bisa mulai menyusun strategi yang lebih realistis.
5. Mulai Investasi Sedini Mungkin
Waktu adalah teman terbaik kalau mau capai FIRE target. Semakin cepat mulai, semakin ringan bebanmu. Karena ada yang namanya efek compounding, ketika hasil investasi akan menghasilkan keuntungan lagi.
So, segera mulailah dari nominal kecil kalau memang belum mampu besar. Yang penting konsisten. Pilih instrumen yang tepat untuk jangka panjang, misalnya saham, reksa dana saham, atau indeks.
Jangan taruh semua di tabungan karena bunganya kecil. Pastikan juga punya dana darurat dan asuransi supaya rencana nggak terganggu kalau ada hal tak terduga.
Investasi nggak harus ribet, yang penting mulai dulu.
6. Tekan Pengeluaran dan Tingkatkan Pendapatan
Kalau mau cepat sampai tujuan, ada dua cara. Pertama, kurangi pengeluaran. Kedua, tambah penghasilan.
Cek lagi pengeluaranmu, mana yang sebenarnya bisa dihemat. Misalnya langganan yang jarang dipakai, makan di luar terlalu sering, atau beli barang yang nggak penting. Uang yang bisa dihemat ini bisa dialihkan untuk investasi.
Di sisi lain, cari cara untuk nambah penghasilan. Bisa dari kerja sampingan, bisnis kecil-kecilan, atau belajar skill baru yang bikin gaji naik.
Jangan terlalu nyaman dengan satu sumber penghasilan saja. Semakin banyak yang bisa ditabung, semakin cepat juga target tercapai.
7. Evaluasi Secara Berkala
Rencana yang bagus tetap harus dievaluasi. Karena hidup selalu berubah. Mungkin pengeluaran bertambah karena menikah atau punya anak. Atau kondisi ekonomi bikin imbal hasil investasi nggak sesuai harapan.
Makanya, setidaknya setahun sekali duduk sebentar untuk cek lagi semua rencana. Lihat apakah masih di jalur yang benar atau perlu diubah. Kalau ternyata kurang, masih ada waktu untuk memperbaiki.
Jangan malas buat menyesuaikan strategi kalau memang situasinya berubah. Dengan begitu, FIRE target tetap realistis dan tetap bisa dikejar.
Baca juga: 7 Pertanyaan tentang Dana Pensiun yang Paling Banyak Ditanyakan Orang-Orang
Menyusun FIRE target di usia 20-an dan 30-an memang butuh komitmen, tapi bukan berarti mustahil. Dengan langkah yang tepat dan konsisten, semua bisa diraih sedikit demi sedikit. Yang penting tetap sabar, realistis, dan mau menyesuaikan rencana saat dibutuhkan.
Pelan-pelan saja, asal terus jalan, FIRE target akan terasa semakin dekat.
Mau tahu bagaimana merencanakan FIRE dan membangun aset 300 kali gaji dengan lebih detail? Kamu harus banget punya buku ini. Kamu bisa baca dan belajar secara fleksibel, dan dapatkan insight lebih detail mengenai konsep FIRE.
Sudah bisa dibeli di toko-toko buku di kota-kota besar di Indonesia! Get your copy now!
Jangan lupa untuk follow akun Instagram Dani Rachmat ya, untuk berbagai tip keuangan dan investasi yang praktis dan bisa dipraktikkan sendiri. Juga berlangganan newsletter dengan melakukan registrasi di sini, yang akan dikirimkan setiap bulan berisi berbagai update dan tren di dunia keuangan. Jangan sampai ketinggalan berita!
