Kategori
Blogging Things

Should I post this? 

Suka banget update di soc-med? Perlu gak sih sebenernya semua yang kita (eh gw) upload itu. Infografik dari postingannya Mbak Yo ini bermanfaat banget deh. Kalo ditelusuri satu-satu bisa jadi banyak postingan yang ada di blog, twitter, instagram ato socmed lainnya itu bisa jadi gak perlu malahan. Jadi perlu gak di post?

Semingguan ini kepikiran tentang apa yang perlu diposting dan tidak. Jadi mikir-mikir yang berujung ke malas ngeblog, eh baca postingannya Mbak Yo yang ini.
Jadi mau posting apa kagak?

39 tanggapan untuk “Should I post this? ”

hmm…bener juga yaa.
gue tadinya gitu selalu mikir kalo mau posting sesuatu…tapi makin kesini gue cuek posting aja sesuka hati…ya selama ga ngerugiin orang laen dan ga bertentangan dgn hukum sih, kayaknya show must go on deh ya 😀

Keuntungan blog dikunci: post what I wanna post, hehehe. Tp ya gak sebebas merpati jg sih Dan. Tetep mikir jg: apakah akan crossing my paranoid lines or not such as: will it reveal my real name (or my husband’s), my office or where I live? Krn aku agak strict ya ttg bbrp hal spt yg sdh pernah aku reblog sebelumnya

Iya Mem. Memang. Lah ini aku wis semuamuanya ada euy di blog ini. Mikir lagimikir lagi tambah galau. Blog e njenengan yang diprivate pasti ra metu ndek reader ya. Huhuhu. Galau iki Mem.

sebenarnya sih untuk kamu, bisa dimulai dengan…. apa ya? mengurangi postingan yg reveal informasi pribadi (where u live, nama asli pasangan dan anak, tgl lahir, apalagi nama ibu kandungmu dan mertua)

Nama asli pasangan dan anak serta tanggal lahir wis tak konciin Mem. Nama ibu kandung dan mertua gak oernah seingetku. Eh apa pernah ya. Thanks to you dulu ini ngonciinnya.

Saya termasuk orang yang berhati-hati dengan semua yang saya posting dan saya sebar. Saya ingin dikenal sebagaimana orang yang ingin mengenal saya sesuai dengan keinginan saya (mbulet)
Itulah sebabnya saya jarang sekali unggah foto diri dan keluarga, artisnya kan saya xixixi.

Aku jugak akhir-akhir ini mikir, Bang. Sebisa mungkin ngga cerita yg berbau informasi, kayak aku kerja di mana, tinggalnya bakalan di mana, dll.. 🙁
Abang tau sosmed ask.fm ngga? Katanya sih banyak hacker yang maen di situ. Mereka pura-pura jadi fans seseorang yang dianggap seleb tapi ujung-ujungnya ngebobol tabungan atau cc, melalui pertanyaan pribadi di situ 🙁

jadi inget pernah baca meme atau apa gitu, stop curhat di medsos. sejak itulah mulai membatasi curhat yang nggak begitu jelas hahaha,kalau foto,ya paling gitu2 aja…foto wajah nggak,tapi kaki,tangan,iyes hahaha…jadi curhat

Awal nge-blog sih aku gak pernah cerita ttg hal2 pribadi dan keluarga. Isinya murni kisah2 inspirasi dan motivasi atau humor2 koplak yg spontan. Belakangan setelah rajin BW dan liat postingan yg lain, kok ya jdi terbawa cerita2 private stuffs.

Yang aku posting kadang ngga penting sih bagi orang lain, misal cerita hari2 tapi sejauh ngga ngerugiin ya posting aja, soale penting buat akuu hehe

Memang mesti dipikir-pikir kalau mau mengepos sesuatu ya, Mas.
Doh, ini juga saya galau bacanya :haha. Tapi ya sudahlah, untuk saya sekarang dalam menulis baiknya jangan dibatasi dulu, setelah itu diendapkan di draft, baru waktu detik-detik mau publish dipikirkan betul, ini pantas diterbitkan tidak, kalau sudah silakan publish, kalau belum diubah apa yang harusnya dipantaskan :)).

Mbak Yo itu memang postingannya OK2 ya. Aku banyak belajar tentang ngeblog dari blognya mentor BEC ini. Hmm ada infographic tentang menggali ide untuk postingan gak ya? Hahahhaa lagi buntuu

ane biasa nya sebelum bikin posting di blog, ane cari foto dulu mas. Baru setelah itu kalau udah nemu foto yang bagus, baru deh bikin posting. Kebetulan aku sering nya bikin posting lewat tablet, jadi lebih mudah bikin artikel nya, meskipun cuma 3 paragraf 😀

Menarik itu gambarnya… harus pikir dua kali ya emang kalau mau post sesuatu. Semoga blogku ga ada yang aneh-aneh hahaha… meski agak nyesel post pakai nama asli sih =))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *