Kategori
Kredit Kredit Online

Pinjaman Online Bunga Rendah? Cek Dulu Legalitasnya!

Pernahkah kamu menerima pesan singkat atau panggilan telepon yang menawarkan pinjaman online bunga rendah? Belakangan, praktik jasa pinjaman online seperti ini di Indonesia semakin marak digunakan masyarakat. Para penyedia jasa pinjol atau fintech lending ini menggunakan banyak cara untuk menggaet nasabah peminjam dana.

Dengan cara apa pun!

Salah satunya itu tadi, penawaran lewat pesan singkat atau panggilan telepon. Padahal ini adalah salah satu cara yang dilarang untuk dilakukan oleh penyelenggara pinjol oleh Otoritas Jasa Keuangan loh!

Sementara di satu sisi, hadirnya financial technology (fintech lending) ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses produk keuangan dan proses transaksi yang sederhana. Pasalnya, operasionalnya didukung oleh teknologi terbaru yang mudah diakses siapa pun.

Layanan pinjaman online ini juga bisa menjadi jalan pintas bagi masyarakat untuk mencapai tujuan finansial masing-masing, baik untuk mencukupi kebutuhan yang mendesak ataupun sebagai dana modal usaha.

Umumnya, untuk mengajukan pinjaman online kamu hanya perlu mengunduh aplikasi pinjaman online, mendaftarkan diri dengan menyertakan dokumen berupa KTP, NPWP dan nomor telepon aktif. Hanya dengan beberapa syarat berkas tersebut, pinjaman dana bisa langsung cair ke rekening kamu.

Tapi ya gitu, selalu saja ada yang pengin memanfaatkan sesuatu yang sebenarnya positif buat banyak orang. Jadi, jangan sekadar buta terhadap pinjaman online bunga rendah pencairan cepat saja. Kamu harus menggali informasi lebih dalam, terutama tentang apa yang ada di balik tawaran yang sangat menggiurkan itu.

Tawaran Pinjaman Online Bunga Rendah Bisa Datang dari Pinjol Ilegal!

Ya, sayangnya, di sisi lain maraknya penggunaan pinjol disalahgunakan oleh oknum yang membuka jasa pinjol ilegal. Terlebih dengan desakan kebutuhan ekonomi masyarakat, kurangnya pemahaman, dan penawaran menarik membuat tak sedikit orang jadi korban pinjol ilegal.

Dilansir CNBC Indonesia, sejak tahun 2018 hingga Februari 2022 sudah ada 3.784 pinjol ilegal yang ditutup operasionalnya oleh OJK. Mereka gencar melakukan berbagai penawaran menarik, seperti pinjaman online bunga rendah, pencairan dalam waktu beberapa menit, tenor pinjaman yang ringkas, dan syarat dokumen yang mudah.

Nah, salah satu indikator paling jelas dari pinjol ilegal adalah kebanyakan dari mereka banyak yang tidak transparan terkait biaya administrasi. Hal ini membuat nasabah berisiko melunasi utang dengan jumlah yang lebih besar dari kesepakatan di awal. Agar kamu tidak terjerat pinjaman online ilegal, beriming-iming suku bunga rendah, pencairan cepat endebre endebre ini, kenali beberapa modus yang sering digunakan untuk menjerat masyarakat.

Dengan mengetahui sejumlah modus berikut ini, kamu bisa lebih berhati-hati dan segera ambil tindakan ketika mendapati kasus yang serupa.

Kembali ke atas

Penawaran dan Pengajuan Pinjaman Tak Masuk Akal

Berbagai tawaran yang diberi pinjol ilegal sering kali tidak masuk akal, misalnya syarat yang diminta sangat mudah, tanpa verifikasi, tanpa BI Checking, dana lebih cepat cair dari biasanya, termasuk iming-iming pinjaman online bunga rendah, hingga ada juga yang menawarkan bonus!

Siapa yang enggak tertarik coba ya, udah dapet duit “gratisan”, masih dapat bonus! Ckckck.

Tapi ya gitu, ntar ditagihnya bikin jantung berhenti mendadak.

Untuk menghindarinya, kamu perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu seperti identitas penyedia pinjol, alamat kantor, cari tahu informasi bunga, denda, dan status legalitasnya di OJK.

Meniru Pinjol Resmi

Untuk menarik minat konsumen, banyak pinjol ilegal mengelabui dengan meniru pinjol resmi. Dengan kata lain, mereka mereplikasi identitas pinjol resmi misalnya dengan menggunakan nama dan logo yang sama.

Jika dilihat akun media sosialnya terdapat perbedaan pada penggunaan huruf, penambahan simbol, dan sebagainya.

Modus Sniffing

Apa itu modus sniffing?

Modus sniffing adalah modus yang memungkinkan para pelaku penipuan oleh pinjol ilegal mengelabui (calon) korban dengan membuat aplikasi online abal-abal. Mereka membuatnya untuk melancarkan aksi dan membuat korban mengajukan pinjaman lewat aplikasi seperti platform pinjol bunga rendah pada umumnya.

Hal ini berdampak buruk bagi korban. Pasalnya, dengan begitu, okum pinjol ilegal ini juga dapat dengan mudah mengakses data korban yang ada di smartphone mereka. Biasanya data yang diincar berupa kontak telepon untuk target penipuan selanjutnya, data rekening bank korban, atau data pribadi lainnya.

Pharming Handphone

Kamu mungkin pernah tiba-tiba mendapat pesan lewat WA atau SMS dari nomor tak dikenal yang mengatakan bahwa kamu mendapat dana pinjaman senilai Rp10 juta, misalnya. Kemudian pesan tersebut mengarahkan kamu ke link, yang jika kamu klik maka akan membawamu ke situs web palsu.

Modus inilah yang dikenal dengan sebutan Pharming Handphone. Oknum pinjol ilegal membuat link abal-abal atau entri domain name system (DNS) yang jika diklik akan tersimpan dalam bentuk cache. Dengan begitu, pinjol ilegal dapat mengakses perangkat korban yang telah dipasang virus malware.

Mendadak Ditagih Utang

Modul lainnya yang sering ditemui belakangan ini yaitu pesan tagihan pelunasan secara tiba-tiba dari nomor tak dikenal. Mereka mengatasnamakan pinjol resmi lewat kontak pribadi kemudian menggencarkan modus dengan menagih bayaran utang yang sebenarnya tidak ada.

Money Mule

Modus money mule dilakukan oknum dengan meminta korban untuk menerima sejumlah uang di rekening untuk kemudian ditransfer kembali ke rekening orang lain. Money mule lebih dikenal sebagai kejahatan yang memungkinkan oknum memindahkan uang hasil kejahatannya dari satu bank ke bank lain. Korban yang menerima akan mendapat komisi sebagian kecil dari uang yang ditransfer tersebut.

Social Engineering

Modus oknum pinjol ilegal ini mengelabui korban secara psikologis. Mereka memanipulasi korban agar memberikan data-data pribadi, misalnya akun m-banking, password atau OTP, dan sebagainya.

Kembali ke atas

Cara Cek Legalitas Pinjaman Online

Lah, ngeri-ngeri ya modusnya, dan macem-macem banget! Nggak cuma iming-iming pinjaman online bunga rendah atau pencairan cepat doang memang ya. Bahkan, ke depannya sih enggak heran kalau berkembang berbagai modus baru lagi.

So, tinggal kita-kita saja yang memang kudu pinter dan bijak.

Jika kamu menemukan indikasi terjadi tindak pidana penipuan seperti ini, baik dengan modus klasuk seperti penawaran pinjaman online bunga rendah, cepat cair, tanpa syarat, tanpa jaminan, dan ba bi  bu lainnya, segera saja lapor pada pihak yang berwenang.

Cara I – Telepon OJK

Kamu bisa cek legalitas pinjaman online dengan melakukan panggilan ke nomor telepon OJK Konsumen yaitu 157.

Cara II – Email OJK

OJK juga membuka layanan pemeriksaan status legalitas pinjaman online dengan cara mengirim pesan ke e-mail OJK yaitu konsumen@ojk.go.id

Cara III –  WhatsApp OJK

  • Nomor resmi Whatsapp OJK adalah 081157157157. Untuk mengirim pesan lewat WA, simpan nomor kontak tersebut terlebih dahulu
  • Buka aplikasi Whatsapp, cari kontak OJK yang kamu simpan untuk mengirim pesan
  • Buatlah pesan dengan memasukkan nama pinjol yang ingin di cek, lalu kirim
  • Tunggu beberapa saat, OJK akan memberi jawaban otomatis terkait status legalitas pinjol yang kamu kirim sebelumnya.

Cara IV – Situs OJK

  • Buka browser internet lewat smartphone, laptop, atau gadget lainnya
  • Kunjungi laman resmi OJK
  • Klik menu IKNB (Industri Keuangan Non-Bank), lalu pilih opsi “Fintech”
  • Setelah itu akan muncul daftar pinjol legal berizin OJK dalam bentuk dokumen PDF yang dapat kamu unduh
  • Untuk memeriksa daftar pinjol ilegal, kunjungi laman https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id, lalu pilih opsi “Daftar Entitas Dihentikan”
  • Setelah itu muncul daftar aplikasi pinjol yang berstatus ilegal

Kembali ke atas

Dengan perkembangan fintech saat ini, masyarakat memang jadi lebih mudah untuk mengakses berbagai produk keuangan. Namun, kita juga perlu berhati-hati agar tidak terjebak skema pinjaman online. Apa pun penawarannya, baik itu pinjaman online bunga rendah atau tanpa agunan sekalipun, sebaiknya kita melakukan pengecekan legalitas pinjol tersebut terlebih dahulu.

Akan jauh lebih baik jika kamu tidak perlu harus berhubungan dengan pinjaman online. Utanglah untuk sesuatu yang produktif, yang nantinya bisa menjadi aset yang menambah kekayaan bersihmu. Untuk berbagai kebutuhan konsumtif—apalagi kebutuhan esensial—lebih baik kamu mengandalkan cash flow yang positif dan sehat.

Bagaimana cara membangun cash flow yang positif dan sehat? Semua rahasianya ada di buku ini.

Ebook Kemerdekaan Finansial Level #1: Arus Kas Positif & Budgeting, termasuk alat cek kesehatan keuangan & budgeting + contoh pengisian. Hanya Rp47.770, cara belinya tinggal klik saja button di bawah ini, dan ikuti petunjuk berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Exit mobile version