Kategori
Perencanaan Keuangan

Resolusi Keuangan 2021 yang Paling Pas untuk Freelancer Alias Pengejar Proyek

Sudah bikin resolusi keuangan belum? Yah, klise amat, nanyain resolusi keuangan lagi.

Well yeah, bagi sebagian orang, semacam buat apa sih bikin resolusi kalau nantinya bakal dilupain juga?

Ya, kalau itu sih bukan salah resolusinya. Kita sendiri aja yang memang nggak bisa disiplin. Resolusi–termasuk di dalamnya resolusi keuangan–memang sounds so cliche, tetapi kalau kamu bisa memanfaatkannya dengan baik, resolusi ini bisa menjadi setengah langkah lebih dekat ke mimpi besarmu loh.

Coba yuk, lihat apa pentingnya resolusi keuangan, dan kenapa freelancer wajib punya.

Kenapa Mesti Bikin Resolusi Keuangan Sih?

Taruhlah begini. Kamu punya mimpi untuk bisa jalan ke Eropa 3 tahun lagi. Lalu, bikinlah resolusi keuangan bahwa kamu harus bisa mengumpulkan setengah biaya perjalananmu ke Eropa tahun ini. Dari resolusi ini, kamu lantas membuat rencana, mau gimana nih biar bisa saving sekian banyak setiap bulannya di tahun ini?

See? Resolusi keuangan bisa jadi semacam “breakdown” dari tujuan keuangan, kalau kayak gini.

Makanya, buatlah yang realistis, jadi benar-benar rencana nyata yang doable. Dengan demikian, nggak sekadar janji belaka.

Nah, khusus untuk kali ini, kita akan bahas soal para freelancer alias pekerja lepas. Kebetulan, ini juga akrab banget.

Kembali ke atas

Freelancers Are Special!

Apalagi sekarang. Bagi pekerja muda atau kalangan milenial saat ini, menjadi freelancer atau pekerja lepas menjadi pilihan dan jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Salah satu alasan banyak orang memutuskan untuk menjadi pekerja lepas adalah mempunyai waktu kerja yang fleksibel.

Setiap pekerjaan yang kamu pilih pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan tentunya, begitu juga menjadi pekerja lepas. Salah satu kelebihan atau keuntungan yang kamu miliki yaitu mempunyai waktu yang bisa kamu sesuaikan sendiri, namun menjadi pekerja lepas juga mempunyai sisi lain yang lumayan berisiko juga. Menjadi pekerja lepas jika dilihat dari sisi pendapatan memang tidak menentu setiap bulannya.

Seberapa banyak pekerjaan yang kamu terima setiap bulan, memengaruhi pendapatanmu selama satu bulan. Ketika mempunyai banyak orderan, pendapatan yang kamu peroleh menjadi banyak, begitu juga sebaliknya. Kalau lagi nggak ada ya, nggak ada beneran. Kamu harus bertahan dengan uang tabungan

Seorang pekerja lepas harus cerdas dalam mengelola keuangan. Beda halnya dengan pekerja kantoran yang mendapat asuransi kesehatan, tunjangan, tabungan pensiun, dan lain sebagainya. Freelancer itu menghadapi beberapa ketidakpastian sekaligus; ketidakpastian nominal jumlah penghasilan yang diterima dan ketidakpastian waktu menerima penghasilan.

Maka dari itu, pengelolaan keuangan sangatlah penting untuk kamu, para pekerja lepas. Apalagi di tahun 2020 ini seluruh dunia sedang terdampak pandemi, jadi kamu harus bisa mengelola keuanganmu untuk tahun 2021.

Nah, berikut ini beberapa resolusi keuangan di tahun 2021 bagi pekerja lepas, agar keuanganmu tetap terkontrol dengan baik.

Kembali ke atas

Resolusi Keuangan 2021 untuk Para Pekerja Lepas alias Freelancer

1.Mengalokasikan 50% Pendapatan untuk Kebutuhan Pokok

Resolusi keuangan yang pertama adalah alokasikan 50% pendapatan ke kebutuhan pokok.

Memprioritaskan 50% penghasilanmu untuk kebutuhan pokok seperti biaya makan, listrik, air, membeli peralatan mandi, bayar BPJS, dan asuransi kesehatan. Biaya ini merupakan kebutuhan yang tidak dapat kamu kurangi, dan rutin tiap bulan ada.

Kembali ke atas

2. Dana Darurat

Prioritas resolusi keuanganmu yang paling ideal sebelum kamu memilih menjadi freelancer adalah menyiapkan dana darurat. Dana darurat ini akan sangat bermanfaat untuk kamu menghindari utang ketika datang kebutuhan yang bersifat mendadak.

Walaupun hal ini tetap tergantung pada kondisi kamu saat ini, paling tidak dana daruratmu berjumlah 6 kali dari total biaya kebutuhan rutinmu dalam satu bulan.

3. Memperhatikan Biaya yang Sulit Diprediksi (Unexpected Cost)

Resolusi keuanganmu selanjutnya yaitu memperhatikan biaya yang sulit diprediksi. Misalnya seperti biaya kesehatan.

Biaya kesehatan setiap tahunnya meningkat 10-15%, loh! Hal ini jauh lebih tinggi peningkatannya dibandingkan dengan inflasi tahunan yang tidak pernah mencapai 8% dalam 5 tahun terakhir.

Solusinya adalah kamu bisa memilih BPJS Kesehatan untuk asuransi kesehatanmu dan tetap menjaga kesehatan diri sendiri.

Kembali ke atas

4. Menentukan Penghasilan Freelance

Pasti kamu mempunyai klien regular dan klien yang berbeda-beda bukan?

Nah, untuk membuat resolusi keuanganmu semakin lebih baik, pisahkanlah penghasilan dari kedua klien tersebut dan cobalah untuk memperkirakan pendapatan yang diharapkan setiap bulannya. Jika kamu melakukan hal ini, kamu bisa menentukan pendapatan rata-rata setiap bulannya. Expected income (penghasilan yang diharapkan) ini merupakan patokan untuk pengeluaran kamu.

Kembali ke atas

5. Investasi

Investasi juga penting loh! Masukkan investasi ke dalam resolusi keuanganmu. Nah, selain memahami risiko pekerjaanmu sendiri, kamu juga harus memahami risiko investasi yang akan datang beserta keuntungannya juga.

Risiko investasi itu berupa risiko:

  • Suku bunga
  • Pasar
  • Inflasi
  • Likuiditas
  • Nilai tukar mata uang
  • Negara
  • Reinvestment

Berikut beberapa pilihan investasi untuk 2021 yang bisa kamu pertimbangkan, antara lain:

Reksa dana

Reksa dana adalah himpunan dana investasi dari pemodal, lalu diinvestasikan oleh manajer investasi yang telah dipilih.

Ada beberapa jenis reksa dana yang bisa jadi opsi, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Masing-masing reksa dana mempunyai risiko dan potensi pengembalian yang berbeda-beda. Yang bagus yang mana? Balik lagi ke profil risikomu dan juga kebutuhanmu.

Karena jenis produknya banyak, maka reksa dana menjadi pilihan yang sangat menarik dan bisa kamu beli dengan minimum pembelian Rp100.000 saja. Kamu bisa membelinya via e-commerce seperti Tokopedia dan Bukalapak atau via aplikasi seperti Bibit dan Bareksa.

Peer to Peer (P2P) Lending

P2P lending merupakan investasi yang konsepnya seperti marketplace online, yang menghubungkan pemberi pinjaman dengan individu atau bisnis yang membutuhkan pinjaman.

Aktivitas investasi P2P lending ini diatur dan diawasi oleh OJK seperti di Peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016.

Kamu bisa mulai investasi P2P lending ini mulai Rp 100.000 dengan bunga efektif tahunan yang kompetitif sekitar 15%-21% (sesuai dengan credit scoring pinjaman). P2P lending ini juga memiliki fitur auto purchase yang akan menginvestasikan sejumlah dana secara otomatis sesuai dengan preferensimu.

Kembali ke atas

6. Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Penting dalam resolusi keuanganmu dalam membatasi penggunaan kartu kredit, karena penghasilanmu yang tidak tentu setiap bulannya. Coba hentikan gaya hidup konsumtif. Kamu enggak mau kan, kalau uangmu habis hanya untuk membayar cicilan dan bunganya saja?

Kembali ke atas

Nah, dari keenam resolusi keuangan di atas, mana yang sudah kamu terapkan di tahun ini? Kamu juga bisa menerapkannnya lagi di tahun 2021 mendatang. Selalu evaluasi setiap bulan keuanganmu, jadi kamu tahu arus kas masuk dan keluarmu setiap bulan dengan pasti.

Resolusi keuangan di atas kamu review setiap 3 bulan sekali, agar tujuanmu tercapai. Semoga resolusi keuangan dalam mengelola keuangan bagi freelancer di atas bermanfaat, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *