Kategori
Business Investasi

Mau Bisnis, Ini Dia 6 Sumber Modal Usaha yang Bisa Dicoba

Saat ini banyak masyarakat Indonesia yang lebih tertarik untuk membuka bisnis atau usaha sendiri dibanding berkerja di kantor. Alasannya adalah untuk menghasilkan pendapatan jangka panjang yang lebih dari bekerja di kantor. Sayangnya nih, keinginan tersebut sering kandas karena adanya keterbatasan modal usaha.

Tapi ya emang sih. Untuk membuka dan membangun bisnis, tentunya membutuhkan modal usaha yang nggak sedikit. Tapi, sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan kok untuk mendapatkan modal usaha.

Berikut cara mendapatkan modal usaha untuk membuka bisnis di tahun 2021

6 Sumber Modal Usaha

1. Menggadaikan Aset

Untuk memperoleh modal usaha, kamu bisa menjaminkan aset pribadimu. Cara ini pada umumnya di lakukan kalau kita butuh modal bisnis berupa uang tunai.

Apa saja sih aset pribadi yang bisa digadaikan? Bisa berupa gadget, surat tanah, emas perhiasan, emas batangan, BPKP kendaraan bermotor, dan barang berharga lainnya.

Pinjaman modal usaha yang bisa didapatkan mulai Rp1 juta hingga Rp400 juta, sedangkan tenornya bisa sampai 48 bulan. FYI, ada biaya administrasi ya, yaitu sebesar 1% dari pinjaman.

Alternatif ini bisa kamu gunakan, karena prosesnya yang terbilang cukup cepat. Pencairan dananya sekitar 3 hari kerja. Enggak hanya itu juga, menggadaikan aset pribadimu memiliki plafon yang rendah, dan jaminan yang akan diminta juga fleksibel.

Selain itu juga, ada yang pembayarannya menggunakan metode lumpsum. Metode lumpsum ini di mana kamu bisa membayar tagihan di akhir masa pinjaman, biasanya digunakan di gadai syariah.

Yang paling penting juga, kamu wajib memastikan tempat pegadaian asetmu sudah mengantongi izin dan diawasi oleh OJK, ya.

Ada 2 jenis gadai yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber modal usaha, yaitu gadai konvesional dan syariah.

Syarat gadai

  • FC (fotokopi) KTP atau kartu identitas lainnya.
  • Memiliki usaha atau bisnis minimal 1 tahun, dan mempunyai legalitas usaha  seperti SIUP/SITU/Surat Keterangan Usaha.
  • Ada barang jaminan yang sah dengan kondisi baik.
  • Memiliki surat barang jaminan yang jelas dan juga lengkap.
  • Besarnya jumlah pencairan pinjaman modal usage ini akan ditentukan oleh pihak pemberi utang, sesuai dengan jaminan yang dapat diberikan. Biasanya pinjaman modal usaha sebesar  75 – 90% dari nilai jaminan.
  • Pinjaman harus dikembalikan sesuai dengan tenor dan ketentuan yang berlaku.
  • Barang jaminan yang kamu miliki akan dikembalikan jika pinjaman telah dikembalikan sesuai dengan tenor yang telah ditentukan.
  • Surat perjanjian harus ditandatangani kedua belah pihak sesuai dengan kesepatakan yang telah disepakati bersama.
  • Pihak kedua wajib memelihara barang jaminan dan tidak diperbolehkan mendapatkan keuntungan selama masa tenor berlangsung.
  • Barang yang digadaikan bukan barang-barang curian.

Nah, kalau barang jaminannya BPKB kendaraan bermotor, ada syarat tambahannya:

  • Sepeda motor, merupakan milik pemohon pinjaman atau atas nama pemohon, usia sepeda motor maksimal 15 tahun, dan memiliki surat-surat lengkap;
  • Mobil, merupakan milik pemohon pinjaman atau atas nama, usia mobil maksimal 20 tahun, dan memiliki surat-surat lengkap.

Kembali ke atas

.

2. Pinjaman Bank

Berbeda halnya dengan gadai aset, bank jarang meminjamkan modal usaha pada bisnis baru. Bank akan mengutamakan peminjaman modal usaha kepada bisnis yang sudah berjalan.

Mengapa? Karena dengan meminjam modal usaha di bank, kamu harus memberikan bukti kesehatan keuangan dari usaha yang telah kamu bangun, agar bank dapat memastikan kesanggupanmu dalam membayar cicilan pinjaman.

Bank punya kredit multiguna, yaitu pinjaman dengan jaminan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber modal usaha. Syaratnya, ada jaminan. Ini wajib, walaupun di dalam laporan keuangan usaha, di atas kertas kamu sanggup membayar cicilan.

Namun ada juga bank yang menyediakan kredit mikro yang tidak mewajibkan adanya agunan. Namanya KTA (Kredit Tanpa Agunan). Nah, karena tanpa agunan, maka bunga dan biaya yang ditawarkan biasanya sangatlah tinggi, sebagai ganti risiko keuangan yang  besar.

Kembali ke atas

3. Peer to Peer (P2P) Lending

Teknologi zaman now sudah sangat maju, maka ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan modal usaha. Salah satunya dengan memanfaatkan P2P Lending.

P2P Lending merupakan cara yang bisa dilakukan untuk memberikan pinjaman uang kepada individu ataupun bisnis dan juga sebaliknya. Intinya nih, P2P Lending akan menghubungkan pemberi pinjaman dan peminjam secara online. Iya secara online, kamu tak perlu bertatap muka dalam melakukan peminjaman modal bisnismu.

Bagaimana cara kerja P2P lending ini?

Jika kamu sebagai peminjam modal, yang wajib kamu lakukan adalah mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman usaha secara online. Dokumen ini berisi laporan keuangan dalam jangka waktu tertentu, informasi legal, dan juga identitasmu.

Pengajuan permohonan pinjamanmu bisa diterima atau ditolak juga, tergantung dari beragam faktor.

Kelebihan P2P Lending

  • Suku bunga relatif rendah (tentu saja pastikan P2P-nya legal dan ikut aturan)
  • Prosesnya lebih cepat dan mudah
  • Sistem online
  • Plafon pinjaman lumayan

Satu hal hard limit dari P2P Lending adalah, pastikan kamu hanya meminjam dari platform yang legal ya. Jangan pernah tergoda untuk pinjam dari pinjol yang tak terdaftar di OJK. Jangan.

Kembali ke atas

4. Koperasi

Koperasi merupakan sebuah organisasi di bidang ekonomi yang dijalankan untuk kepentingan bersama. Basis kegiatan koperasi adalah menjalankan segala kegiatan simpan-pinjam berdasarkan asas kekeluargaan.

Pinjaman di koperasi memang hanya ditujukan khusus untuk para anggotanya saja. Namun, jika kamu ingin pinjam modal usaha ke koperasi, kamu bisa kok mengurusnya dengan mudah. Kamu wajib mendaftar menjadi anggotanya dulu saja.

Kembali ke atas

5. Pinjaman Pemerintah

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan sebuah layanan kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk masyarakat. Pembiayaan ini bekerja sama dengan perbankan dan ditujukan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah, Koperasi, dan UMKMK.

KUR sendiri meliputi berbagai macam bentuk usaha, apalagi bidang usaha yan bergerak di bidang pertanian, perikanan, kehutanan sampai usaha jasa simpan pinjam. KUR menawarkan bunga paling rendah lho, karena disubsidi oleh pemerintah.

Apa tujuan dari KUR ini?

Tujuan KUR untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi UMKM sehingga memberantas kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah juga menerbitkan berbagai kebijakan dalam pengembangan dan pemberdayaan. Hal ini untuk meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKMK.

Beberapa kebijakan pemerintah yang dimaksudkan di atas adalah sebagai berikut:

  • Pengembangan kewirausahaan
  • Peningkatan akses pada sumber pembiayaan
  • Peningkatan pasar produk UMKMK
  • Reformasi regulasi dari UMKMK

Kelebihan KUR

  • Memiliki bunga yang rendah. Di tahun 2020 lalu, besaran bunga KUR turun mencapai 6%
  • Tidak memerlukan agunan. Untuk pinjaman di bawah Rp25 juta biasanya tidak memerlukan agunan. Syarat ini sebaiknya kamu tanyakan kembali ke pihak bank, karena setiap bank memiliki ketentuan yang berbeda.

Kekurangan KUR

  • Penilaian selektif. KUR memiliki penilaian yang sangat ketat. Badan usaha yang berdirinya kurang dari satu tahun biasanya akan kesulitan mendapatkan pinjaman modal usaha. Pihak bank juga akan melihat data kreditmu dari sistem, apakah ada kredit macet, jika ada maka kamu akan sulit mendapatkan pinjaman modal usaha ini. 

Kembali ke atas

6. Self Financing atau Modal Usaha Dana Pribadi

Memilih sumber modal usaha dari dana pribadi memiliki keuntungan, yaitu kamu tidak harus memikirkan pinjaman yang wajib kamu bayar setiap bulannya.

Kelebihan self financing

  • Kamu dapat bebas membuat keputusan bisnis
  • Sedikit lebih selow untuk mencapai keuntungan
  • Tidak tergantung pada banyak orang (investor)

Kelemahan self financing

  • Sulit mencapai jumlah modal yang diinginkan, jika nominalnya terlalu besar
  • Beban biaya usaha ditanggung sendiri

Kembali ke atas

Kesimpulan

Nah, itulah beberapa cara mendapatkan modal usaha yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.

Semoga, kamu bisa menemukan pinjaman modal usaha yang cocok untuk membuat usahamu berkembang, ya!

Satu tanggapan untuk “Mau Bisnis, Ini Dia 6 Sumber Modal Usaha yang Bisa Dicoba”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *