6 Pertimbangan Penting Sebelum Buka Kartu Kredit

Apa sih 6 pertimbangan penting sebelum buka kartu kredit yang harus dipikirkan semua orang? Paling tidak wajib banget dipahami sebelum buka kartu kredit?

Gue akan menulis ulang tulisan lama yang sudah dipublish bertahun-tahun lalu ini. Memperbarui dengan informasi yang lebih update.

Semoga tulisan ini bisa membantu manteman dan menghindarkan dari kejebak utang kartu kredit. Sehingga bisa investasi dengan tenang dan nyaman.

Gue sendiri, dari sebelumnya pegang 5-6 kartu kredit, sekarang gue cuma pegang dua kartu saja. Gak tertarik buat nambah lagi. Ihik.

Baca juga tulisan tentang Dilarang Investasi Sebelum Utang Kartu Kredit Lunas!

Seperti biasa, manteman bisa membaca dari awal sampai akhir tulisan ini. Atau bisa juga membaca sesuai topik tulisan di daftar isi ini:

6 Pertimbangan Penting Sebelum Buka Kartu Kredit:

  1. Kecukupan Gaji untuk melayani Kartu Kredit
  2. Pilihan Cara Pembukaan Kartu Kredit
  3. Siapa Penerbit Kartu Kreditnya?
  4. Sistem Pencetakan dan Penagihan kartu Kredit
  5. Bagaimana Pembayaran dan Penghitungan Bunga Kartu Kreditnya
  6. Fitur Pengamanan Kartu Kredit

Kesimpulan: Siapkah Membuka Kartu Kredit?

6 Pertimbangan Penting Sebelum Buka Kartu Kredit

6 Pertimbangan Penting Sebelum Buka Kartu Kredit

1. Gaji Cukup Apa Tidak untuk Melayani Kartu Kredit?

Sebelum mulai apply kartu kredit, coba lihat dulu gaji yang diterima setiap bulan berapa. Apakah gaji itu cukup dipakai untuk membayar kartu kreditnya?

Analis kartu kredit ketika menganalisa aplikasi, akan menghitung kemampuan bayar manteman tiap bulan cuma 30% dari penghasilan. Asumsinya tentu saja kalian akan rutin dan disiplin bayar.

Sekarang coba lihat dulu cashflow yang kalian punya sebelum adanya kartu kredit. Kemudian tanyakan ke diri sendiri beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Sudah ada porsi investasi kah setiap bulannya?
  • Di akhir bulan gue masih ada gak sih duit lebih?
  • Gue kesulitan gak sih bayar cicilan tiap bulan yang sudah ada?
  • Apa gue masih sering minjem ke sodara ato keluarga buat memenuhi kebutuhan hidup?

Kalo kalian jawab gak untuk pertanyaan investasi dan sisa duit, sementara ya untuk pertanyaan lainnya, jangan bikin kartu kredit. Jangan!

Baca juga tulisan tentang Dasar-dasar Pengelolaan Keuangan Pribadi.

Karena percayalah, belanja pake kartu kredit itu enak banget. Gak bakalan kerasa pas makenya. Seolah-olah ada tambahan duit aja.

Padahal, mantra yang harus banget dipegang sebagai salah satu dari 6 pertimbangan buka kartu kredit adalah sebaliknya. Bahwasannya:

Kartu kredit BUKANLAH tambahan uang tunai! Pake kartu kredit SAMA DENGAN nambah kewajiban! Nambah beban! Twitkan ini!

Kembali ke atas

2. Buka Kartu Kreditnya dengan Cara Apa?

Buat yang pertama kali apply kartu kredit, rada tricky untuk bisa diapprove. Kenapa? Yakarena sebenarnya kartu kredit kan pinjaman yang gak pake jaminan sama sekali.

Jadi, pihak bank atau kartu kredit pasti menerapkan banyak banget kriteria untuk bisa kasih kredit ke kalian. Karena begitu ada yang gagal bayar, bisa jadi bagian dari non performing loannya bank.

Malahan, lebih gampang buat apply ke pinjaman online dibandingkan apply kartu kredit saat ini.

Baca juga tulisan tentang 7 Hal yang Belum Banyak Diketahui tentang Pinjaman Online!

Kalo apply kartu kredit lewat jalur umum, paling gak ada beberapa pertimbangannya bank yang gue tahu:

  • Berapa lama kalian sudah kerja di tempat kerja yang sekarang.
  • Gaji tiap bulannya berapa yang kalian terima
  • Ada utang ato gak di bank lain
  • Sudah jadi nasabah di bank atau lembaga group usaha penerbit kartu kreditnya
  • Bagaimana mutasi rekeningnya
  • Kalau misalkan sudah ada kartu kredit sebelumnya, apakah sejarah pembayarannya lancar atau bagaimana

Ribet? Emang! Banget!

Kalo mau lebih gampang, setahu gue bank punya beberapa metode/cara apply kartu kredit lain. Misalkan dengan menggunakan referensi dari pemegang kartu kredit lain yang kinerjanya bagus.

Atau bisa juga dengan menempatkan dana minimal sekian juta di bank penerbit kartunya. Atau kalau tidak ya harus punya kartu kredit dari bank lain dulu.

Tapi ketentuan ini bisa juga kok dioverride – dilewati kalo misalkan si penerbit kartu kredit lagi kerjar target. Ini pernah kejadian juga di salah satu bank pemerintah dulu. Waktu itu, Bapak yang notabene supir angkot dan gak punya slip gaji yang wow bisa dapat kartu kredit.

Jadi, kalo memang pengen banget punya kartu kredit, pertimbangkan matang-matang bagaimana cara kalian applynya.

Kembali ke atas

3. Siapa Penerbit Kartu Kreditnya

Pilih dari bank mana atau perusahaan mana yang terbitkan kartu kreditnya. Karena beda penerbit beda ketentuan dan biaya-biaya.

Kalo gue, penerbit kartu kredit pertama adalah bank tempat gue kerja. Jadi gue cukup beruntung gak harus pusing-pusing milih bank mana.

Baca juga pertimbanganMPertimbangan Memilih Bank untuk Membuka Rekening Tabungan.

Tapi kemudian, setelah beberapa tahun bekerja, kartu kredit itu bahkan gue tutup. Gue cuma pilih dua kartu kredit dengan pertimbangan ini:

  1. Banknya ini adalah bank dengan jaringan merchant transaksi terbanyak
  2. Penerbit kartu kedua gue punya presence global. Ada dimana-mana di seluruh dunia

Siapa penerbit kartu kreditnya ini juga yang menentukan banyak sedikitnya promo menggunakan kartu kredit. Biaya keanggotaan tahunan yang harus dibayar.

Selain itu, beberapa kartu kredit menggunakan sistem poin yang bisa ditukar dengan berbagai macam barang dan rewards points.

Gue sih bakalan pilih yang biaya-biayanya paling murah termasuk bunganya. Karena kalo lupa bayar gak mahal-mahal amat biaya yang harus ditanggung.

Tapi tentu sahaja, jangan sampe kejadian lupa bayar ~

Kembali ke atas

4. Sistem Pencetakan Tagihan dan Penagihan Kartu Kredit

Yes, sebelum kalian memutuskan buka kartu kreditnya, perhatikan banget bagaimana sistem pencetakan tagihan dan penagihan kartu kreditnya. Bahkan, bagian ini adalah salah satu yang paling krusial.

6 Pertimbangan Penting Sebelum Buka Kartu Kredit

Karena tanpa memahami bagaimana sistem pencetakan tagihan dan penagihan kartu kreditnya, kalian bisa kejebak dalam siklus utang. Dengan memahami siklus penagihan, kita bisa perkirakan dengan efektif penggunaan kartu kredit.

Baca juga tulisan tentang Kenalan dengan Kartu Kredit.

Berapa hari dari sejak ditagihkan/dicetak tagihan akan jatuh tempo. Transaksi-transaksi mana saja yang dikenakan bunga dan bagaimana mekanisme pembayaran kartu kreditnya.

Jangan dianggap remeh loh hal ini.

Ketika misalkan kita belanja setelah tanggal cetak tagihan, transaksi tersebut baru akan ditagihkan di pencetakan tagihan berikutnya. Ada tambahan waktu sebulan kemudian.

Tapi sebaliknya, ketika kita melakukan pembayaran di tanggal jatuh tempo melalui bank lain, dikarenakan proses kliring, pembayaran gak bisa diterima di hari yang sama. Karena itu, tagihan kita akan dianggap telat dibayar dan kita bisa kena denda keterlambatan pembayaran.

Pengen tahu detailnya? Coba dicek halaman belakang lembar tagihan kartu kreditnya. Kalau baru mengajukan kartu kredit, silahkan dicek di website penerbit kartu kredit kalian.

Salah satu contohnya ilustrasi kartu kredit Citibank ini. *bukan iklan dan gak terima bayaran dari Citibank ya. Contoh aja biar bisa kalian cek sendiri.

Kembali ke atas

5. Sistem Pembayaran dan Penghitungan Bunga Kartu Kredit

Semoga sih sebelum memutuskan buka kartu kredit kalian sudah tahu bagian ini. Bagian terpenting dari 6 pertimbangan penting sebelum buka kartu kredit.

Bahwasannya pembayaran tagihan kartu kredit itu gak sama untuk setiap jenis transaksi.

Dana pembayaran kartu kredit akan dibayarkan ke transaksi dengan bunga termurah dahulu sampai yang temahal di akhir. Twitkan ini

Sebagai referensi, urutan bunga transaksi dari yang termurah ke yang termahal sebagai berikut (correct me if I’m wrong):

  • Cicilan 0%
  • Transaksi pembayaran tagihan
  • Transaksi belanja umum
  • Tarik tunai di mesin ATM*

Perlu dicatat di sini bahwasannya untuk bunga baru akan ditagihkan ketika ada sisa tagihan yang belum terbayar ketika tagihan jatuh tempo. Kalo sebelum jatuh tempo sudah dibayar lunas semua, maka tidak akan ada tagihan yang dikenakan bunga.

Baca juga tulisan Penting Diketahui Buat yang Punya Banyak Deposito!

Tapi ada tanda * di transaksi tarik tunai di mesin ATM. Tanda bintangnya apa tuh artinya?

Untuk transaksi tarik tunai di mesin ATM, bunga dihitung dari sejak transaksi dilakukan, bukan dari sejak jatuh tempo tagihan. Karena itu, jangan pernah melakukan transaksi ini.

Jadi, kalau ada yang punya kartu kredit dan punya segala jenis transaksi diatas, kalo pembayaran gak penuh maka kalian harus waspada. Begitu ada uang masuk pembayaran, urutan penggunaan duit dibayarkan pada yang bunganya paling rendah.

Jadi ketika duit yang dibayarkan hanya sebagian dari total tagihan yang ada, yakinlah bahwasannya transaksi dengan bunga termahal akan paling lama lunasnya.

Kembali ke atas

6. Fitur Pengamanan Kartu Kredit

Hal terakhir dari 6 pertimbangan penting sebelum buka kartu kredit adalah fitur pengamanan yang diterapkan oleh penerbit kartu kreditnya. Yadong, kalo kartu kredit kita gak aman berabe.

Buat yang pengen punya kartu kredit, ketahui hal ini:

Bank tetap akan menganggap transaksi yang terjadi atas kartu kredit kalian sah, sebelum ada laporan kehilangan dan permintaan blokir terhadap bank! Twitkan ini!

Dengan begitu, kalau kalian gagal mengamankan kartu kredit dan terjadi transaksi sukses maka kalian harus bayar tagihannya. Pengamanan kartu kredit ini yang seperti apa sih?

Kayak misalkan ada gaknya chip di kartunya. Fitur pin instead of cuma tanda tangan. Kemudian ada gak nya fitur OTP ketika melakukan transaksi online. Dan bahkan fitur call center dan juga aplikasi kartu kredit untuk memonitor transaksi yang terjadi.

Jangan sampe buka kartu kredit di penerbit kartu kredit yang tidak punya fitur-fitur dasar pengamanan itu. Kalau memang sudah tertarik banget untuk buka di salah satu penerbit kartu kredit dan mereka gak punya, coba tanyakan lagi ke mereka.

Baca juga tulisan Bagaimana Mengamankan Kartu Kredit.

Kalo misalkan memang tidak ada, diskusikan jelas bagaimana penyelesaian konflik transaksi.

Kembali ke atas

Kesimpulan: Apakah Kamu Siap Membuka Kartu Kredit?

Bagaimana, apakah 6 pertimbangan penting sebelum buka kartu kredit ini sudah dipertimbangkan masak-masak? Sudah bisa menjawab semua pertanyaan yang ada di tulisan ini dengan mantab?

Apakah metode pembukaan kartu sudah yang paling sederhana? Bagaimana strateginya ketika tagihan datang? Apakah akan bayar penuh semuanya atau hanya sebagian?

Kemudian, ketika akhirnya kita sudah harus berjibaku dengan tagihan, apakah masih akan ada dana tersisa? Apakah kita masih akan bisa berinvestasi?

Dan yang terakhir, apakah kita akan memiliki pikiran yang tenang setelah memiliki kartu kredit?

Pertanyaan-pertanyaan ini adalah kesimpulan dari postingan 6 pertimbangan penting sebelum buka kartu kredit. Semoga paling tidak, pertanyaan-pertanyaan ini bisa terlintas di pikiran sebelum akhirnya buka kartu kredit.

Ada yang punya tambahan?

Kalo ada pertanyaan atau ada yang mau didiskusikan, bisa langsung drop komen di bawah. I would love to hear from you all. Atau bisa juga colek gue di media sosial gue ini:

Twitter: @danirachmat
Instagram: @danirachmat

Atau kirim aja email ke halo@danirachmat.com.

Kembali ke atas

78 Comments

          • bemzkyyeye
      • Pungky KD
          • Pungky KD
              • Pungky KD
  1. Sandrine Tungka
  2. Pungky KD
  3. Ira
  4. Gara
  5. Faris
  6. fikacu
  7. Dwi Puspita
  8. ahsanfile
  9. Februari 5, 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ad Blocker Detected

Saya menyajikan blog ini dan segala isinya gratis. Untuk mendukungnya, iklan ditampilkan di blog ini. Mohon dukungannya untuk mendisable ad blocker yang dipakai di bwosernya ya. Terimakasih! (^_^)

Refresh