Bertualang Lewat Papua Berkisah

Papua Berkisah by Swastika Nohara

Judul : Papua Berkisah
Penulis : Swastika Nohara
Jumlah Halaman : 210 halaman

Telat banget baru review buku ini. Tapi yasudahlah tetep akan gw tulis kok. Hihihi. Kalo sudah pada tahu ya monggo di skip.

Premis:

Perempuan muda yang lahir dan besar di Jakarta, terpaksa harus mengikuti Bapanya kembali ke tanah leluhurnya -Papua- dan menemukan perjalanan sekali seumur hidup yang merubah keseluruhan cara pandang dalam hidupnya.

Gist of the Story:

Eva, keturunan Papua kelahiran Jakarta, pendukung (fanatik?) Persija merupakan gambaran banyak perempuan muda di Jakarta yang mulai mengembangkan mimpi-mimpinya di antara kesibukan Jakarta ketika seuatu ketika sang Bapa, Saulus, memintanya (kalau tak boleh disebut memaksa) untuk menemaninya kembali ke Papua. Keputusan kembali ke tanah kelahirannya diambil setelah Lisa, istri tercinta dan mama Eva meninggal.

Cerita kemudian bergulir di sekitar pergulatan Eva yang anak Jakarta banget harus berusaha mengubur mimpinya akan kehidupan megapolitan dan bergulat dalam perjalanannya dengan Saulus yang seperti terpisah puluhan tahun cara berpikirnya dan di akhir cerita, kedua karakter berkembang dan saling menemukan.

My take on this book:

Buku ini keren banget menurut gw.

Pertama kali kenalan dengan Tika (iye sok ikrib gw) waktu si Jeung Tika ini komen di blog gw. Baru kemudian gw mampir ke blognya si Swastika Nohara ini. Seinget gw gitu. Bokk!! Ternyata desye penulis beneran yang udah nulis film yang diputer nasional di bioskop. Hahaha. Norak ya biarin. Kagum gw.

Tandatangan Penulis

Tulisan-tulisannya enak banget buat diikutin sampe kemudian ada pengumuman pemilihan cover novel ini. Trus cerita kalo novelnya launching dan bisa pesen langsung. Pesen-bayar. Gw pun dapet tandatangannya penulis. 😀

Pas terima bukunya rasanya gak sabar melahap habis. Tau gak apa yang gw rasakan? Kayak lihat film. Menurut gw buku ini naskah film yang dinovelkan.

Udah seriiing banget gw lihat film yang cerita tentang dua karakter yang bertolak belakang road tripping dan akhirnya karakternya berkembang menjadi lebih baik di akhir. Tapi semuanya film-film hollywood dengan segala aksen amriknya. Pas baca buku ini, yang kepikiran sih premisnya udah banyak dipake, tapi sudut pandang, latar belakang tokoh, setting tempat dan ceritanya sendiri Indonesia banget.

Mulai dari latar belakangnya Eva yang anak Jakarta banget, Saulus dan Lisa dengan logat Papuanya yang sempat tinggal di Surabaya sebagai perantauan. Perjalanan Saulus dan Eva dan segala konflik di dalemnya, menurut gw pas banget. Gw bahkan bisa membayangkan kehidupan mereka adalah kehidupan gw. Gak lebay dan gak mengada-ada.

Tapi (iye, masih ada tapinya) sayangnya, banyaknya typo yang bertebaran sepanjang buku seakan jadi kayak kerikil yang kerasa pas kita jalan alus di atas jalan tol mulus halah. Cuman, karena gw bukan orang yang terlalu bermasalah sama typo sih jadi ya menikmati aja.

Apakah buku ini layak beli? So pasti kalo menurut gw. 4 dari 5 bintang gw kasih di review buku Papua Berkisah ini.

Gak sabar buku ini difilmkan. Hihihi..

 

Advertisements

32 Comments

  1. bemzkyyeye
  2. duniaely
  3. Allisa Yustica Krones
  4. Swastika Nohara
  5. Yaumil Akbar Firdaus
  6. Mechta

Rugi loh, habis baca gak komen! #Eh?! ;-P

Ad Blocker Detected

Saya menyajikan blog ini dan segala isinya gratis. Untuk mendukungnya, iklan ditampilkan di blog ini. Mohon dukungannya untuk mendisable ad blocker yang dipakai di bwosernya ya. Terimakasih! (^_^)

Refresh
Translate »
Want to read other posts in English in this blog?Open
+
%d blogger menyukai ini: