Menyiapkan Dana Pendidikan: Pilih Instrumen yang Mana?

Bingung gak sih kalian, pas menyiapkan dana pendidikanย harus memilih instrumen yang mana?

Tulisan ini awalnya ditulis lebih dari setahun yang lalu. Berawal dari dengerin siarannya SmartFM tentangย bagaimana menyiapkan dana pendidikan. Satu hal yang bikin jerih para orang tua, hawong udah nyiapin aja masih kuatir ย bakalan cukup apa kagak.

Para orang tua mana suaranyaaaa???

Apakah Pendidikan Bagus Selalu Berbanding Lurus dengan Biaya Mahal?

Gue gak tahu ya di negara lain, tapi kok rasa-rasanya sering denger cerita kalo di negara dengan sistem pendidikan yang paling bagus, biaya sekolah gak semahal yang di sini ya. Apa emang karena Indonesianya yang belum beres sistem pendidikan nasionalnya?

Udah sering denger kan kalo temen yang itu bayar sekian belas juta buat masukin anaknya ke TK, atau yang ono bayar tigapuluh sekian juta rupiah demi anaknya bisa masuk sekolah SD. Dan yang gilanya lagi, sekolah kayak JIS itu, bayar sekolah setahunnya bisa sampe lebih dari satu harga rumah standar di daerah Serpong sini.

Apalagi kenaikan biaya pendidikan di Indonesia bisa sampe 20% setahun! Click To Tweet

Ini kemarin gue ama Bul jalan kan nyari-nyari sekolah untuk A. Di luar fakta bahwasannya most of the schools yang bilang umur di umur 4.5, A seharusnya tahun depan sudah masuk SD (yang mana langsung kami coret dari daftar), biaya sekolahnya bikin kami bereaksi kek gini:

Gilingan tralala, buat anak TK aja sekarang uang pangkalnya sudah Rp. 13.5 juta! Rata-rata! Ini bukan sekolah yang uwaw banget dengan segudang prestasi yang mentereng teng-teng-teng ya. Hahaha. Jadi kebayang kan SD dan lain-lainnya gimana?

Nah lho, trus kalo gitu, milih produk investasi apa buat siapin dana pendidikannya?

Bagaimana Menyiapkan Dana Pendidikan Anak dan Buah Hati Tercinta?

Mejret kan lihat dana pendidikan jaman sekarang ini ya. Jadi sebagai orang tua, selain kudu pinter-pinter milah dan milih sekolah yang bagus dengan harga terjangkau, juga kudu pinter milih instrumen investasi buat siapin dana pendidikan anak.

Apa aja sih langkahnya?

1. Pilih Sekolah dan Target Biaya

Yes, bagian paling penting dari semuanya adalah menentukan pola dan model pendidikan yang bagaimana yang diinginkan buat anak sampai dia kuliah nanti. Karena ini bakalan menentukan jalur jenjang pendidikan mereka.

Dari seminarnya Supermom dua tahun lalu, pakar pendidikan yang juga anak (apa mantu ya) Bu Elly Risman bilang:

Pendidikan yang sesuai jalur akan memudahkan anak dalam belajar. Click To Tweet

Sesuai jalur gimana? Jangan karena ortunya sok mampu pas anak kecil dikuliahin di sekolah internasional yang pake kurikulum adopsi dari negara lain, tapi giliran usia SMA dan kuliah dimasukkan ke sekolah SMA dengan kurikulum nasional dengan target masuk perguruan tinggi negeri. Kasihan anaknya harus adaptasi di tahap akhir pendidikannya.

Pun sebaliknya.

Pilihan sekolah ini akan menentukan target biaya yang kudu dikumpulkan sama orang tua. Click To Tweet

Ya gak sih? Kalo memang targetnya anak kuliah di luar negeri, yadari sekarang kalo bisa sekolah pake kurikulum internasional. Jadi sudah ada bayangan target biaya sekolahnya kan. Yakalo ngomong lihat ntar aja anak sekolahnya gimana, susah atuh nentuin targetnya.

Tapi-tapi-tapi, semuanya balik lagi gimana orang tua menyiapkan anaknya. Toh pendidikan dasar dan terbesar mestinya ada di rumah kan? ๐Ÿ˜›

2. Hitung Jangka Waktu yang Ada

Kalo sudah tahu mau sekolah di mana dan biayanya berapa, sekarang coba lihat jangka waktu yang ada berapa lama dari umur anak kita sekarang sampe ke usia sekolah yang dituju?

Misalkan anak gue sekarang umur 4,5 tahun. Mau masuk SD umur 7 tahun kan berarti masih ada 2,5 tahun atau 30 bulan.

Nah kalo misalkan biaya sekolah masuk SD sekarang Rp. 25 juta dengan asumsi inflasi biaya pendidikan 20% per tahun, berarti 2,5 tahun lagi bakalan sekitar Rp. 26 jutaan. Dan kalau misalkan itu dibagi 30 bulan, berarti gue harus nabung dengan return 0% setiap bulannya sebesar Rp. 870ribu.

Inget ya:

Menyiapkan dana pendidikan itu harus berdasarkan hitungan biaya di masa depan setelah menghitungโ€ฆ Click To Tweet

Ada yang salah hitung? Buahahaha.

Trus buat ngalahin inflasi tadi, instrumen apa dong yang cocok dipilih?

Pilihan Instrumen Investasi untuk Menyiapkan dana Pendidikan

Sekarang ini sih buanyakkk buanget pilihan instrumen buat investasi menyiapkan biaya pendidikan. Mulai dari pake tabungan rencana, investasi emas, reksadana, asuransi pendidikan sampe siapin dana pendidikan dengan beli saham dan masuk ke pasar modal. Apakah ada yang salah di antara pilihan-pillihan itu?

Menghitung keuntungan investasi

Menghitung keuntungan investasi

Oh tentu saja tidak ada yang salah. Gini deh, sebelum lanjut, coba baca dulu postingan-postingan gue ini biar ngeh ama kerangka berpikir gue kalo sebenernya ga ada pilihan yang salah.

Gue berasumsi setiap orang sudah tahu profil risiko masing-masing yes? Nah coba baca postingan tentang investasi di reksadana dan atau saham di pasar modal.ย Ngerasa gak nyaman investasi di saham dan pasar modal dan lebih memilih emas? Coba baca dulu apa yang gue pelajari waktu investasi di emas.

Nah balik lagi, kenapa gue bilang gak ada yang salah dari pilihan-pilihan investasi atau tabungan yang dipake?

Karena semua disesuaikan denganย profil risiko masing-masing dan juga disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu dana pendidikan yang mau dicapai, ya berarti gak ada yang salah kan?

Semuanya tergantung hitungan masing-masing.

Contohnya begini deh… Ada Ibu muda yang baru punya anak umur 9 bulan. Diaย bercita-cita nyekolahin anaknya di SMP unggulan dengan biaya sekarang Rp 120 juta uang masuknya. Karena masih ada waktu sekitar 12 – 13 tahun, dia rutin nabung di tabungan rencana karena gak percaya investasi di pasar modal dan sejenisnya, mungkin gak ย tercapai dana Rp. 120 juta itu dengan nabung sejuta sebulan di masa anaknya nanti sekolah? Mungkin kan?

Apakah salah si Ibu tadi? Nggak dong, kan udah tercapai itu dananya dalam 12 tahun.

Peningkatan harga sebagai salah satu alasan investasi saham

Peningkatan harga sebagai salah satu alasan investasi saham

Tapi mungkin perkembangan dananya gak optimal aja. Beda kalo misalkan diinvestasikan di reksadana atau saham, mungkin dalam 12 tahun si Ibu bisa juga nyiapin dana buat investasi masuk SMAnya sekalian.

Selain itu ada juga instrumen lain seperti asuransi pendidikan yang bisa memberikan sejumlah uang pada periode-periode sekolah anak. Nah kalo penasaran apa sih bedaย Tabungan Rencana, Reksadana dan Unitlinknya Bancasurance, klik aja langsung ya :D.

Gue ada infografis dikit nih soal menyiapkan biaya pendidikan anak:

infografis menyiapkan dana pendidikan

infografis menyiapkan dana pendidikan

Lebih Cepat Lebih Baik! Waktu Adalah Teman dalam Menyiapkan Dana Pendidikan

Iye, ini slogan kampanyenya si bapak jaman dulu itu, tapi relevan banget kok dipake buat investasi.

Aset paling berharga buat investor kan ya waktu. Apalagi buat para orang tua yang mau nyiapin dana pendidikan anaknya. Semakin cepet dimulai, semakin dana kita memiliki waktu untuk berkembang.

Ini menurut data historis yang sudah kejadian loh, bukan ramalan bola kristal yang cuman janji-janji tanpa bukti.

Yakalo sudah punya usaha sendiri sih bisa jadi adalah bentuk investasi yang paling moncer karena kalo usaha kan kita sendiri yang nentuin keuntungan ya.

Tapi apa ada alternatif lain buat biayain sekolah anak? Adaaaa. Yang pasti jangan sampe kejebak hutang kek gambar di atas ya.

Kan sekarang sekolah-sekolah pemerintah ada yang gratis tuh ya. Bisa masukin anak ke situ. Atau kalau memang anaknya mau masuk ke sekolah swasta bergengsi yang gak gratis, kasih dorongan dia buat kejar beasiswa. Ya kan?

Ini ada data risetnya HSBC tentang dana pendidikan di beberapa negara di dunia.

Sebenernya gue mau masukin homeschooling sebagai salah satu alternatif menyiasati biaya sekolah, cuman belom konfirmasi sama ahlinya euy.

======

Kali aja ada yang mauย didiskusikan, ditanya ato ada saran masukan silahkeun di kolom komen ya.ย Kalau dirasa artikel ini bisa berguna buat temen, saya berterimakasih banget loh kalau dishare-kan ๐Ÿ˜€

credit image gifsL giphy.com; infografis: buatan sendiri menggunakan picktochart.com

Advertisements

86 Comments

  1. Gara
  2. Nia Haryanto
  3. Twindya
  4. mux
  5. Rahmah Yulis
  6. Dzulfikar

Rugi loh, habis baca gak komen! #Eh?! ;-P

Ad Blocker Detected

Saya menyajikan blog ini dan segala isinya gratis. Untuk mendukungnya, iklan ditampilkan di blog ini. Mohon dukungannya untuk mendisable ad blocker yang dipakai di bwosernya ya. Terimakasih! (^_^)

Refresh
Translate ยป
Ingin membaca artikel perencanaan keuangan lainnya? Buka
+
%d blogger menyukai ini: