Blog Perencanaan Keuangan

Menu
  • FIRE
    • Dana Pensiun
  • Perencanaan Keuangan
    • Kredit
      • Kredit Umum
      • KPR
      • Kartu Kredit
      • Kredit Online
    • Asuransi
    • Dana Darurat
    • Dana Pendidikan
    • Tips Hemat
  • Investasi
    • Emas
    • Business
    • Crypto
    • ORI-SukRi
    • Reksadana
    • Saham
    • P2P Lending
  • Kamus Keuangan
  • Stories
    • Keluarga
    • Buku
    • Film
    • Musik dan CD
    • Office Life
    • Di Balik Blog
    • Inspirasi
  • About Me
    • Site Map danirachmat.com
    • Contact
    • Paid Post
    • Postingan Tamu
    • Disclaimer
Home
Investasi
Saham
9 Tips Mulai Investasi Saham dengan Benar, Supaya Keuntungan Cepat Didapat
Investasi

9 Tips Mulai Investasi Saham dengan Benar, Supaya Keuntungan Cepat Didapat

penuliskonten 19/04/2022

Hayok, siapa nih yang masih saja ragu untuk mulai investasi saham? Apa sih yang jadi keraguanmu?

Faktanya, berinvestasi jadi satu kegiatan keuangan yang semakin diminati masyarakat saat ini, khususnya investasi saham. Didorong kemajuan teknologi, untuk mulai investasi saham kini tidak serumit yang kamu pikirkan lagi loh!

Kamu bisa melakukan pembelian saham dengan mudah melalui pialang saham tepercaya. Meski begitu, kamu perlu banget meluangkan waktu untuk melakukan riset dan mempelajari seluk beluk investasi saham sebelum terjun langsung membelinya. Terutama, cara investasi saham yang benar—yang bukan sekadar FOMO, atau karena penasaran doang, atau gara-gara diendorse oleh influencer.

Soal modal untuk memulai investasi, kamu juga tak perlu khawatir. Karena kini kamu bisa mulai investasi saham mulai dari Rp100.000 saja, yaitu dari reksa dana saham. Tentu ini hal yang baik bagi investor pemula sehingga bisa sedikit demi sedikit menyisihkan uang untuk investasi sambil terus mempelajarinya.

Berikut ini cara untuk mulai investasi saham untuk pemula dengan benar agar kamu terhindar dari risiko yang besar dan cepat dapat untung.

[toc]

Mulai Investasi Saham dengan Benar, Supaya Keuntungan Cepat Didapat
Daftar Isi
  1. Step by Step Mulai Investasi Saham untuk Pemula dengan Benar
    1. Sisihkan waktu untuk belajar investasi saham
    2. Tentukan tujuan investasi
    3. Pilih perusahaan sekuritas terpercaya dan terjamin
    4. Lakukan riset saham terbaik
    5. Pahami cara baca grafik saham
    6. Beli saham blue chip
    7. Diversifikasi saham
    8. Perhatikan kondisi ekonomi dan politik saat ini
    9. Lakukan evaluasi kinerja investasi

Step by Step Mulai Investasi Saham untuk Pemula dengan Benar

Sisihkan waktu untuk belajar investasi saham

Untuk mulai investasi saham, kamu tentu harus tahu pengertian dan cara kerjanya? Investasi saham adalah kegiatan penanaman modal dalam bentuk pembelian saham (surat berharga) suatu perusahaan. Membeli saham di perusahaan artinya kamu jadi memegang sebagian kepemilikan perusahaan tersebut.

Selain itu, kamu juga perlu memahami tentang indeks saham. Apa itu indeks saham? Indeks saham merupakan ukuran statistik yang menunjukkan secara keseluruhan pergerakan harga pada sejumlah saham yang dipilih sesuai kriteria dan metodologi tertentu yang melalui proses evaluasi rutin.

Bagi pemula, kamu bisa mencoba mulai investasi saham yang ada dalam indeks LQ45 dan IDX30 karena nilai likuiditas saham cukup tinggi. Jadi kamu bisa main saham dengan risiko yang relatif minim.

Tentukan tujuan investasi

Jika kamu sudah memahami aktivitas investasi secara umum, kamu perlu membuat perencanaan, target, atau tujuan kamu berinvestasi. Apa yang ingin kamu capai lewat investasi saham?

Kebanyakan orang mulai investasi saham dengan niat untuk menciptakan kekayaan di masa mendatang. Tapi, kamu perlu tujuan yang spesifik, misalnya untuk dana pensiun, pendidikan anak, beli rumah, dan lainnya.

Jadi, jangan sampai kamu asal taruh duit untuk investasi. Ingat loh, itu duit yang kamu dapatkan dengan susah payah. Kalau hilang, ya kamu yang harus tanggung jawab sendiri, bukan orang lain. Kan, kalau dapat untung, juga semua keuntungan buat kamu sendiri. Inilah yang dinamakan dewasa dalam berinvestasi.

Nah, tujuan yang spesifik ini penting, karena akan membantumu untuk membuat rencana investasi yang lebih komprehensif. Kamu bisa menggunakan investasi saham jangka pendek atau jangka panjang untuk mencapai tujuanmu. Misalnya dalam 5 tahun kamu ingin mengumpulkan biaya pernikahan sebesar Rp50.000.000, dengan angka spesifik kamu jadi lebih maksimal untuk berinvestasi.

Pilih perusahaan sekuritas terpercaya dan terjamin

Jika sudah yakin dengan untuk mulai investasi saham dan tujuanmu, langkah selanjutnya yaitu mencari perusahaan sekuritas atau pialang saham terbaik dan tepercaya. Di Indonesia banyak sekali sekuritas yang hadir. Sayangnya, enggak semua legit. Apalagi sekarang, banyak banget modus penipuan atas nama investasi, dengan mencatut berbagai perusahaan pula. So, kamu harus lebih berhati-hati dan tidak asal memilih. Pastikan hanya yang sudah menjadi anggota Bursa Efek Indonesia ya.

Pelajari ketentuan pembelian dan penjualan saham di sekuritas tersebut, bandingkan biaya transaksi di tiap-tiap pialang. Pilih sekuritas yang memberikan pelayanan berkualitas dengan track record yang terjamin dan sesuai dengan kebutuhan aktivitas investasi kamu.

Mulai Investasi Saham dengan Benar, Supaya Keuntungan Cepat Didapat

Lakukan riset saham terbaik

Bagi pemula disarankan untuk mulai investasi saham dengan yang sudah dikenal latar belakang perusahaannya. Mulai dari siapa pemilik, bagaimana kredibilitas dan track record perusahaan. Jadi, cari tahu kondisi keuangan, termasuk laba rugi, arus kas, valuasi, hingga prospek di masa mendatang.

Kegiatan riset saham dengan mencermati kondisi keuangan perusahaan ini dikenal dengan analisis fundamental. Selain faktor internal perusahaan, kamu juga harus mempertimbangkan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi nilai saham, misalnya dari isu politik atau ekonomi yang bisa membuat nilai saham turun drastis.

Pahami cara baca grafik saham

Setelah melakukan analisis fundamental yaitu dengan memahami laporan keuangan perusahaan, kamu perlu juga mempelajari cara baca grafik saham. Hal ini agar kamu dapat mengetahui pergerakan nilai saham dalam rentang waktu tertentu.

Misalnya membaca fluktuasi harga saham hingga informasi tentang titik tertinggi hingga terendah pada saham tersebut. Sebagai investor, membaca grafik membantu untuk pengambilan keputusan kapan waktunya membeli, menjual, atau hold suatu saham.

Inilah teknik analisis saham selain analisis fundamental seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya. Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa menggabungkan kedua teknik ini. Namun, tak perlu khawatir, ini bisa dipelajari sambil kamu mulai investasi saham. Yang penting sekarang, cobalah kenali sahamnya dulu.

Beli saham blue chip

Apa itu saham blue chip? Saham blue chip adalah sekumpulan saham dari perusahaan yang baik dan memiliki reputasi tinggi, memimpin pasar modal dalam industrinya, mencetak pendapatan stabil, dan rajin berbagi dividen.

Memilih saham blue chip menjadi awal yang tepat buat kamu yang baru mulai investasi saham, karena relatif akan lebih nyaman untuk dijalani, serta lebih relatif tahan terhadap fluktuasi. Di Indonesia beberapa saham blue chip yang menjanjikan misalnya saham BCA (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), Astra (ASII), BRI (BBRI), dan Indofood (INDF).

Penting untuk diketahui, baiknya kamu alokasikan 10%-30% dari pendapatan kamu untuk berinvestasi, lalu alokasikan sebagian pada saham. Gunakan uang untuk investasi yang tidak akan mengganggu kebutuhan kamu.

Diversifikasi saham

Secara bertahap setelah mulai investasi saham, kamu perlu mengembangkan portofolio saham yang kamu miliki dengan menambah instrumen investasi atau diversifikasi. Tapi ingat, bertahap ya. Jika kamu sudah mulai terbiasa dengan pola investasi sebelumnya, diversifikasi merupakan langkah selanjutnya.

Perhatikan juga profil risiko kamu, seberapa besar tingkat manajemen risiko yang kamu miliki? Jika di awal kamu masih konservatif dan memilih main aman, perlahan kamu mulai memahami cara kerja dan berani meningkatkan instrumen lain untuk mendapat imbal hasil lebih besar.

Diversifikasi saham dilakukan, selain untuk menambah keuntungan, juga untuk berjaga-jaga jika salah satu saham terlihat merosot turun nilainya.

Investasi Saham Online untuk Pemula: Ini Cara Paling Mudah dan Triknya

Perhatikan kondisi ekonomi dan politik saat ini

Sebelumnya sempat disebutkan bahwa faktor eksternal ini juga berpengaruh terhadap naik turunnya saham. Kondisi politik dan ekonomi memang dapat memberikan efek pada pergerakan saham meski tidak langsung. Kenapa harus memperhatikan faktor eksternal ini saat mulai investasi saham?

Hal tersebut dapat membantu kamu untuk mengambil keputusan. Misalnya begini. Ketika harga turun, investor biasanya cenderung menghindari saham tersebut. Namun, jika fundamental perusahaannya bagus, justru kondisi penurunan harga ini bisa jadi waktu yang tepat bagi kamu untuk membelinya. Meski turun, saham itu dapat kembali naik dengan nilai normal bahkan ke melonjak ke harga tertinggi.

Lakukan evaluasi kinerja investasi

Setelah mulai investasi saham, pastikan kamu rutin mengevaluasi kinerja produk yang kamu beli dari waktu ke waktu. Caranya dengan membandingkan harga saham saat ini dengan harga saat pertama kali kamu beli. Apakah ada kenaikan atau penurunan?

Selain itu kamu juga dapat membandingkan harga saham tersebut dengan harga acuan pasar atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Evaluasi membantu kamu membuat strategi yang sesuai dengan kondisi kinerja investasi.

Jangan lupa untuk memilih sekuritas dan aset yang legal, aman, dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mulai investasi saham dengan baik dan benar supaya dapat hasil untung maksimal!

Jangan lupa untuk menyehatkan keuanganmu dulu sebelum mulai investasi saham ya. Coba baca ebook ini yuk! Bisa bantu kamu untuk memastikan cash flow kamu positif, sebelum memutuskan berinvestasi.

kemerdekaan finansial

Ebook Kemerdekaan Finansial Level #1: Arus Kas Positif & Budgeting, termasuk alat cek kesehatan keuangan & budgeting + contoh pengisian. Hanya Rp47.770, cara belinya tinggal klik saja button di bawah ini, dan ikuti petunjuk berikutnya.

Beli e-book!
Share
Tweet
Email
Prev Article
Next Article

Related Articles

MITRATEL: Prospek Perusahaan Setelah IPO
Bagaimana analisa kinerja Mitratel per Desember 2021? Setelah IPO, Mitratel …

MITRATEL: Prospek Perusahaan Setelah IPO

Dapat Bonus 25 Juta Investasi Dimana? Coba Investasi SBN di Aplikasi Bibit
Kalau dapat uang bonus, tambahan naik gaji atau income-income sampingan, …

Dapat Bonus 25 Juta Investasi Dimana? Coba Investasi SBN di Aplikasi Bibit

About The Author

penuliskonten

Write. Write. Write. We just write, and write away! IG @penuliskonten.id

Leave a Reply Cancel Reply

Beli e-book Kebebasan Finansial Level 1

Podcast

Postingan Terbaru

  • Cara Menghindari Inflasi Gaya Hidup Setelah FIRE agar Dana Tetap Awet
    Cara Menghindari Inflasi Gaya Hidup Setelah FIRE …
  • 10 Investasi Dana Pensiun Terbaik untuk Menghadapi Inflasi Jangka Panjang 
    10 Investasi Dana Pensiun Terbaik untuk Menghadapi …
  • Sudah Mencapai FIRE, tapi Bagaimana jika Umur Lebih Panjang dari Perkiraan?
    Sudah Mencapai FIRE, tapi Bagaimana jika Umur …
  • FIRE untuk Freelancer: Tidak Ada HRD yang Mengurus Masa Depanmu
    FIRE untuk Freelancer: Tidak Ada HRD yang …
  • Investasi Apa yang Cocok untuk Mendukung Perencanaan Keuangan FIRE?
    Investasi Apa yang Cocok untuk Mendukung Perencanaan …

Postingan Paling Populer

  • Contoh Perusahaan Dana Pensiun di Indonesia dan Cara Kerjanya
    Contoh Perusahaan Dana Pensiun di Indonesia dan …
  • Cara Menghitung Kebutuhan Dana Pensiun bagi Freelancer dan Pekerja Mandiri
    Cara Menghitung Kebutuhan Dana Pensiun bagi Freelancer …
  • Mengenal Sifat Harta: Tetap, Lancar, Tak Berwujud, dan Lainnya
    Mengenal Sifat Harta: Tetap, Lancar, Tak Berwujud, …
  • Cara Menghindari Inflasi Gaya Hidup Setelah FIRE agar Dana Tetap Awet
    Cara Menghindari Inflasi Gaya Hidup Setelah FIRE …
  • Mengenal Reksa Dana Pasar Uang Syariah dan Cara Kerjanya
    Mengenal Reksa Dana Pasar Uang Syariah dan …

Blog Perencanaan Keuangan

Copyright © 2026 Blog Perencanaan Keuangan
Design by Mamat

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
Go to mobile version