Kategori
Investasi Saham

Trading Tanpa Biaya di Pasar Amerika! Untuk Kamu yang Ingin Investasi Berkelas Dunia

Buat kamu yang penasaran gimana caranya investasi saham luar negeri, baca tulisan gue kali ini. Pengalaman pake salah satu broker saham internasional.

Dan kenapa sampe gue tulis ini? Karena terjangkau! Cukup bermodal USD 200 atau sekitar Rp 3 juta rupiah sahaja! Kalo nilai segini masuk ke dalam range penerimaan risiko lu, baca sampe selesai ya! 😀

Terutama buat teman-teman yang duitnya segitu-segitunya aja kayak gue, modal segini cukup terjangkau kan? Dan selama 2 bulan ini, gue udah menghasilkan 16% profit dari trading.

Watchlist gue di eToro

Disclaimer: Investasi saham adalah investasi pada perusahaan nyata dan memiliki volatilitas yang cukup tinggi. Oleh karena itu cari tahu selengkap mungkin informasi sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Sesuaikan investasi dengan profil risiko pribadi. Segala keputusan terkait pembukaan rekening, pembelian saham dan segala risikonya adalah tanggung jawab masing-masing pribadi dan di luar tanggung penulis blog ini.

Seperti biasa, manteman bisa baca tulisan ini dari awal sampai habis, atau bisa juga per bagian sesuai daftar isi yang ada di bawah ini:

eToro – Investasi Saham Luar Negeri

Cara Berinvestasi dengan Pasar di Luar Negeri Menggunakan eToro

1. Kenalan dengan eToro & Opening Account di Broker Saham Internasional

Investasi Saham Luar Negeri

Baca juga: Alasan-alasan Investasi Saham

Pertama kali gue kenalan dengan eToro ini dari akun instagramnya Ryan Filbert (I bet you already know him). Blio posting di akun instagramnya dengan photo caption: “Investasi Saham di Luar Negeri”.

Gue udah lama penasaran sama investasi saham di luar negeri ini. Aslik. Dah nyari sana sini gimana caranya biar bisa beli sahamnya AAPL atau MCD kan.

Stumbled upon beberapa info opening account di broker yang bisa melayani transaksi pembelian saham di luar negeri. Tapi kok ya pada discouraging. Terutama pas baca bagian setoran awal ribuan dollar atau puluhan juta rupiah.

Wkwkwkwk. Sebagai sobat misqueen akupun terhempas.

Sampe baca info tentang eToro tadi, gue pun langsung ngebuka link ke halaman websitenya eToro. Gak pake lama, gue pun ngedaftar. Aslik proses pendaftarannya cepet. Semuanya serba online. Ini gue belom sampe ke bagian setoran ya.

Eh ternyata jumlah follower Instagram yang di atas 10K di Instagram jadi bikin gue harus melalui proses Due Diligence tambahan. Gue diminta ngisi beberapa dokumen tambahan gitu. Bahahaha. Rada ribet buat gue di sini doang sih.

Setelah form gue isi digitally dan submit, account gue langsung kebuka. Habis itu gue lihatlah besaran setoran awal di eToro ini. Ternyata cuma USD 200 cuy! Bisa lah gue! #congkak

(Buat gue yang selalu penasaran sama nitty gritty perijinan platform tempat invest sebelum putting in money, gue baca halaman regulation-licensenya eToro ini (kudu dibuka pake VPN). Trus lihat daftarnya FINRA ini juga.)

Kembali ke atas

2. Setoran Pembukaan Rekening eToro

Setelah lihat setoran awal yang masih terjangkau banget itu, gue pun memutuskan buat mulai setor. Cuma 200 dollar ini cuy.

Pertanyaannya adalah apakah cukup duit segitu dipake buat beli saham di Amrik? Meskipun beli saham di pasar Amerika bisa mulai dari 1 lembar saham, tapi apakah harga selembar sahamnya lebih kecil dari USD 200?

Gue akan jelaskan ini nanti. Mau cerita soal setorannya dulu ya cuy. 😛

Nah USD 200 tadi bisa disetorkan dengan berbagai macam cara. Salah satunya lewat Paypal. Kalo klean sudah aktif di Paypal, bisa langsung pilih deposit dengan Paypalnya.

Tapi gue gak pake cara itu. Gue pilihnya setor local online banking.

Karena eToronya belom punya badan hukum di Indonesia, pembayaran dilakukan melalui jasa transfer pihak ketiga. Ini yang sempat bikin gue ragu-ragu karena setelah gue pilih bank tempat transfernya.

Ternyata nama yang keluar adalah nama perorangan.

Kalo misalkan gue pilih BNI, yang keluar sebagai berikut:

Detail transfer bisa berubah ketika actual transfer mengikuti sistem yang berjalan

Awalnya gue emang ragu karena nama yang muncul adalah nama perorangan. Cuma ini memang sistem dari si payment partnernya eToro.

Tak lupa sambal mengucap bismillaah, gue pun transfer setorannya dan sistemnya langsung update. Di dalam account gue udah kecatet top up sebesar nilai yang gue transfer.

Kembali ke atas

3. Peluang Investasi Saham Luar Negeri Bebas Biaya!

Pengalaman pertama gue transaksi saham luar negeri gak pernah terlupakan. Ihik. Inget gak di bagian pertama tadi gue sebut, apakah setoran awal gue bisa langsung beli satu lembar saham?

Setoran tadi berapa? USD 200 alias “cuma” dua ratus dollar. Terus kemudian gue ditampar kenyataan kalo harga selembar sahamnya semahal itu sampe setoran awal gue aja kurang.

Iya bener selembar. Selembar!

AAPL yang memproduksi iPhone, iPad dan MacBook Air yang gue pake, ketika postingan ini ditulis, selembarnya USD 388,19. Ya kurang 188,19 dollar! Bahahahaha! Trus gak bisa dong gue beli sahamnya?

Oya gak juga. Masih bisa tetep beli. Ihik.

Baca juga: Investasi Saham untuk Pemula: Menemukan Saham Pilihan untuk Investasi

eToro memfasilitasi pembelian saham in fraction. Dalam pecahan dari satu lembar saham yang dijual. Jadi ya kalo gue beli USD 200 dollar, gue dapet 51,5% bagian (fraction) dari satu lembar saham. Dan itu udah atas nama gue di sistemnya eToro.

Gimana nanti kalo AAPL bagi deviden? Y ague akan dapat 51,5% dari deviden per lembar sahamnya.

Karena transaksinya di pasar Amerika, eToro gak ngenain biaya sama sekali! GRATIS!

Transaksi fraction yang langsung atas nama kita ini cuma buat saham-saham di pasar Amerika ya. Inget kan kalo eToro ini adalah broker saham internasional? Yes, kita bisa beli juga saham di market lain.

Gue pernah coba beli saham Tencent. Nah kalo saham selain di market Amrik, kita dapetnya CFD (Contract for Difference). Dan ini adalah produk derivative yang risikonya lebih tinggi dibandingkan beli saham langsung.

Jadi, dengan setoran yang menurut gue masih terjangkau itu gue udah bisa ikutan investasi di saham perusahaan di Amerika. Gue dah bisa ikutan punya AAPL! Gak Cuma beli handphonenya doang yang mahal gak ketulungan. Bahahahaha!

Kembali ke atas

4. Trading VS Investing

Niat awal gue kan emang mau investasi. Pilih-pilih trus beli gitu aja kan ya. Etapi kok ya jam buka marketnya itu dari jam 9 malem WIB. Gue punya waktu di malam hari buat lebih detail nganalisa chartnya.

Dan yes, gak lengkap dong broker saham kalo gak ada fasilitas live chartnya. Ini yang gue lakukan di malam hari: mantengin chart saham-saham yang mau dibeli!

Karena gue punya waktu sampe gue ngantuk dan tertidur, gue pun akhirnya memutuskan buat trading. Ihik. Dengan modal sedikit gue jual beli saham-saham perusahaan ini.

Mayan lah, so far udah untung belasan persen hanya dalam waktu beberapa bulan. Kemaren sempat loss juga. Kale aja kemaren keputusan gue gak terlalu emosional gue dah bisa kantongin dua puluhan persen profit. Wkwkwkwk.

Beberapa perusahaan udah gue coba tradingin. McD, NFLX, KO. Hihihihi. Emang beda banget sih ya psikologinya orang trading sama orang investing.

Karena gue punya waktu analisa, lebih selo dan lebih gak emosional di malam hari gue putuskan untuk trading di eToro ini. Tapi tetep ya, sebelum gue tradingin saham yang mau ditradingin, gue yakinkan dulu kalo gue kenal sama perusahaannya.

Penutup: Peluang Berinvestasi Saham Luar Negeri di Broker Saham Internasional

Buat gue yang punya kerjaan di siang hari, trading saham rada burdensome. Pas kenal eToro ini, akhirnya gue bisa pilihan untuk bisa make money dari trading.

Tapi, buat yang pengen investasi, pake eToro juga difasilitasi untuk sedikit demi sedikit akumulasi kekayaan di saham-saham terkemuka dunia. Kalo di Indonesia kita kenal TLKM, EXCL, ISAT dan FREN sebagai perusahaan telekomunikasinya dan mungkin punya saham salah satu perusahaannya, kenapa gak sekalian beli gadgetnya.

Gue yang sekarang resmi jadi Apple fanboy, jadi bisa ikutan akumulasi sahamnya AAPL. Dari yang sebelumnya Cuma bisa ngiler dan nabung beli iPhonenya (kalo urgent ya nyicil). Wkwkwkwkwk.

Yang every other weekend beli McD, sekarang juga bisa ikutan beli sahamnya. Meskipun gak pengen banyak orang kena penyakit gula, gue juga ikutan pegang KO yang produksi minuman paling populer di seluruh penjuru dunia ini.

Jadi, peluang investasi saham luar negeri di broker saham internasional inipun langsung gue tangkap. Hihihi.

Gimana, manteman ada yang mau ikutan? Kalo ada bisa langsung buka account di eToro ya. Ihik. 😀

Tulisan terbaru di blog danirachmat.com:

  • Perencanaan Bisnis: Pengertian dan Komponen yang Harus Diketahui
    Bagi sebagian orang menjadi pengusaha sukses adalah cita-cita yang diidam-idamkan, termasuk bagi orang yang saat ini tertarik untuk terjun dalam dunia bisnis. Karena itu, perencanaan bisnis yang matang jadi kunci. Yes, inilah yang kadang masih belum maksimal. Padahal, saat menjalankannya, punya perencanaan bisnis yang komprehensif—seperti halnya punya perencanaan keuangan untuk mencapai tujuan finansial—itu enggak saja […]
  • Website dan Aplikasi Simulasi Investasi Saham yang Bisa Dicoba
    Saham adalah salah satu instrumen yang banyak dipilih karena peluang keuntungan besar yang ditawarkan. Karena itu, banyak yang pengin ikut menikmati cuan. Tapi sayangnya, enggak banyak yang mau belajar investasi saham dulu. Apalagi mau simulasi investasi saham. Padahal ya, kalau memang tertarik untuk mulai investasi—yang adalah hal bagus—tetapi masih belum tahu gimana atau dari mana […]
  • Kena PHK Karyawan, Apa yang Harus Dilakukan?
    Baru saja baca berita kalau si marketplace oren Shopee beneran PHK karyawan, jadi ikut autolemes. Apalagi baca yang curhat di LinkedIn. Katanya, hari itu dapat email dari HRD, dan hari itu pula dia harus pamitan. Padahal beberapa waktu yang lalu, ketika ada badai PHK beberapa startup lain, si pihak manajemen marketplace oren ini mengatakan kalau […]
  • NFT Platform dengan Biaya Minting Kurang dari $5
    Bagi kamu yang tertarik dengan dunia NFT, pasti sudah tak asing lagi dengan istilah biaya minting yang dikenakan oleh NFT platform. Nah, kadang biaya minting ini yang sering dikeluhkan mahal. Minting NFT merupakan proses dari pengubahan dan pencetakan karya menjadi NFT atau proses memasukkannya ke dalam blockchain. Biaya minting ini pada dasarnya merupakan gas fee […]
  • Begini Cara Menghapus Data Aplikasi Pinjaman Online
    Aplikasi pinjaman online (pinjol) tak jarang menjadi alternatif yang digunakan oleh orang-orang krisis finansial. Namun, saking banyaknya pilihan pinjaman online yang beredar di masyarakat, banyak pula pinjol-pinjol ilegal yang ‘nakal’ karena nekat membuka fintech tanpa perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan. Yang terbaru, berita tentang perawat yang bunuh diri akibat diteror oleh pinjol. Duh, masih ada […]

Kalo ada yang mau didiskusikan bisa langsung komen atau bisa juga kirim gue email di halo@danirachmat.com.

10 tanggapan untuk “Trading Tanpa Biaya di Pasar Amerika! Untuk Kamu yang Ingin Investasi Berkelas Dunia”

Saya lama nih nyari2 info biar bisa invest saham.luar negeri dengan mudah. Selama ini saya masih terbatas di pasar saham Indonesia saja, pake BNI. Kayaknya pasar luar lebih dinamis ya. Terima kasih Pak infonya. Meluncur dicoba nih.

Sam-sama Mas Adi. Pasar luar lebih dinamis dan banyak pilihan memang 🙂

Balas

Udah coba buat buka rekening di eToro nih, tapi statusnya masih pensing verification. Jadi ragu buat setor depositnya. Atau memang harus setor dulu ya biar terverifikasi?

Jual belinya mudah kok. Kalau mau narik uangnya juga mudah. Kemarin saya coba narik ke paypal bisa langsung jalan.

Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten dalam blog ini dilindungi oleh hak cipta
Exit mobile version