Kategori
Kredit Kredit Online

Begini Cara Menghapus Data Aplikasi Pinjaman Online

Aplikasi pinjaman online (pinjol) tak jarang menjadi alternatif yang digunakan oleh orang-orang krisis finansial. Namun, saking banyaknya pilihan pinjaman online yang beredar di masyarakat, banyak pula pinjol-pinjol ilegal yang ‘nakal’ karena nekat membuka fintech tanpa perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Yang terbaru, berita tentang perawat yang bunuh diri akibat diteror oleh pinjol. Duh, masih ada saja korbannya, dan fatal pula. Hiks.

Untuk menghindari pinjol ilegal, penting sekali mengetahui bagaimana caranya menghapus data dari fintech nakal seperti itu. Nantinya kamu bisa mengamankan kontak dari pinjaman online dengan beberapa cara. Bisa dengan menghubungi perusahaan pinjol, menghapus data kontak, uninstall aplikasi hingga melaporkannya ke OJK.

Akan tetapi, ingat ya. Upaya menghapus data ini bukannya dilakukan untuk kabur dari pinjaman online dan kewajiban bayar jika sebelumnya telah mengajukan pinjaman, ygy. Memang sih, akar masalahnya adalah pada berutang. Tapi, tampaknya, utang ini memang membudaya. Kadang bahkan dipilih menjadi solusi kalau kurang atau butuh uang. Padahal ya, enggak gitu cara mainnya.

Oh well. Sudah enggak kurang-kurang sih banyaknya edukasi pada masyarakat tentang aplikasi pinjaman online ini. Soal bagaimana mengenali pinjol ilegal, bagaimana cara berutang bertanggung jawab, bagaimana mengelola keuangannya, dan sebagainya. Masih kurang ternyata ya.

Sedih.

Menghapus Data Aplikasi Pinjaman Online

Nah, masalahnya, kadang ya kita sudah membayar lunas, data kita masih tersimpan di aplikasi pinjol yang bersangkutan. Untuk itu, mungkin ada di antara kamu yang pengin mencoba menghapus data tersebut.

Tapi catat, ini bukan hal yang mudah ya. Butuh effort ekstra, karena kamu akan harus ke sana kemari mengurusnya. Berikut langkah-langkahnya.

1. Hubungi Layanan Pelanggan dari Pinjol

Menghubungi layanan pelanggan bisa dilakukan jika kamu sudah melunasi pinjaman sesuai dengan tenor dan jumlah yang ditentukan. Pastikan kamu menerima dan juga menyimpan bukti pembayaran pinjaman, kalau bisa sediakan tempat khusus yang isinya bukti pembayaran dari pinjol tersebut supaya memudahkan kamu jika diminta dokumen pendukung dalam proses penghapusan data. Menghubungi layanan pelanggan dilakukan untuk mendapatkan komunikasi interaktif.

2. Hapus Manual Data dari Cache

Kamu bisa menghapus data kamu dari pinjaman online melalui pengaturan di smartphone kamu. Hanya saja, jika kamu belum melunasi pinjaman cara ini belum tentu menjamin 100% keberhasilannya, karena tetap harus melakukan konfirmasi pelunasan ke pinjol bersangkutan jika ingin menghapus data secara permanen. Data yang dihapus di sini hanya menghilangkan aplikasinya dari smartphone kamu.

Caranya:

  • Buka ‘pengaturan’ di smartphone
  • Pilih bagian ‘aplikasi’
  • Pilih nama aplikasi pinjaman online yang akan dihapus
  • Pilih ‘hapus cache’

3. Uninstall Aplikasi Pinjaman

Cara ini dilakukan bagi pengguna yang sudah mendaftar tapi belum mengajukan pinjaman online. Cara menghapusnya yaitu:

  • Buka menu smartphone
  • Jangan ‘tap’ icon aplikasi online
  • Tahan icon pinjaman online tersebut beberapa saat sampai muncul opsi ‘uninstall’
  • Tap ‘uninstall’

4. Ganti SIM Card

Jika kamu sudah melakukan beberapa opsi di atas tapi tetap tidak berhasil dan masih terus dihubungi, ganti saja SIM card untuk melindungi dari spam SMS penawaran pinjaman online yang pernah kamu gunakan. Cara ini juga ampuh untuk menghindari penawaran spam SMS atau teror yang tidak sesuai dengan etika.

5. Laporkan pada Otoritas Jasa Keuangan

 Jika kamu mengalami teror atau ancaman yang sudah merugikan dan mencemari nama baik, laporkan pinjol ilegal tersebut pada OJK. Apalagi jika kamu sudah melakukan berbagai upaya penghapusan data tapi masih mendapatkan ketidaknyaman dari penyalahgunaan data oleh pinjol ilegal tersebut. Hubungi layanan pelanggan OJK dan sampaikan kronologinya.

Bagaimana Cara Melindungi Data Pribadi?

Data pribadi perlu dilindungi dari aplikasi-aplikasi yang tidak jelas dan tidak bermutu. Kecanggihan teknologi saat ini memungkinkan aplikasi menyimpan data atau bahkan mengambil tanpa izin dari pemiliknya. Maka, saat kamu mencoba untuk menginstal aplikasi disarankan untuk lebih teliti dengan membaca persetujuan akses yang diminta oleh aplikasinya.

Misalnya aplikasi pinjol, pastikan kamu lebih teliti daripada saat menginstal aplikasi yang lainnya. Pinjol ilegal bisa meminta akses ke berbagai fungsi smartphone kamu, padahal pinjol resmi yang diawasi OJK hanya memperbolehkan meminta tiga data smartphone meliputi kamera, microphone, dan juga location.

Lakukan penghapusan aplikasi atau uninstall jika aplikasi meminta data berikut ini:

  • Kontak nomor telepon
  • Panggilan ke nomor telepon tertentu
  • Membaca identitas smartphone
  • Informasi tentang koneksi WiFi
  • Perizinan lain selain kamera, microphone, dan location

Tip Mengamankan Kontak dari Pinjol

  • Pilih pengaturan atau setting di smartphone
  • Cari nama aplikasi pinjaman online yang ingin kamu hindari
  • Ganti opsi izin menjadi nonaktifkan
  • Pakai nomor SIM card yang baru
  • Ganti nomor yang menggunakan WhatsApp
  • Nonaktifkan GPS
  • Jangan gunakan SIM Card baru untuk tersambung dengan aplikasi apa pun

Pentingnya Membaca Kebijakan Privasi

Jika sebelumnya kamu lebih cuek dengan kebijakan privasi dan asal menyetujui, sekarang waktunya untuk lebih teliti dan bijak lagi dalam membaca setiap kebijakan privasi saat menginstall aplikasi, khususnya pinjaman online.

Pinjaman online yang resmi, legal, dan diawasi OJK wajib mencantumkan kebijakan privasi meliputi penggunaan dan perlindungan data pribadi. Isi dari kebijakan privasi biasanya dijelaskan mengenai data apa saja yang akan diambil pinjol dari smartphone yang menginstall aplikasinya.

Sekalipun jika ada kebijakan data pribadi dibagikan pada pihak ketiga, tentu kamu harus tahu seperti apa proses perlindungan datanya agar aman. Komitmen pengembang aplikasi atau perusahaan yang bertanggung jawab perlu diperhatikan penggunanya sebelum menggunakan aplikasi atau memberikan persetujuan terhadap akses pada smartphone milik penggunanya yang menginstal aplikasi.

Jika dirasa kamu tidak setuju dengan kebijakan privasi yang dibuat aplikasi pinjol, sebaiknya segera uninstall dari smartphone kamu.

So, semoga tak ada lagi korban pinjol ilegal ini ya. Meskipun sepertinya sih ini adalah harapan yang sia-sia, tapi mari kita berharap yang terbaik untuk semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten dalam blog ini dilindungi oleh hak cipta
Exit mobile version