Kategori
Asuransi Perencanaan Keuangan

Asuransi Adalah Manajemen Risiko yang Sangat Penting: Mitos?

Kehidupan dan harta benda seseorang selalu diintai oleh berbagai risiko. Entah itu kematian, cacat, atau kehancuran. Risiko ini dapat mengakibatkan kerugian finansial. Asuransi adalah cara yang tepat untuk dapat mengalihkan risiko keuangan yang terjadi.

Sayangnya, saat ini masih banyak orang yang belum begitu melek akan pentingnya memiliki asuransi. Masyarakat perlu banyak informasi terkait manfaat adanya proteksi ini bagi kehidupan mereka.

Misalnya sudah punya asuransi pun, ternyata nggak baca polisnya! Terus ya, komplain. Tanpa ngeh, kalau komplainnya justru membuatnya terlihat buta akan pengetahuan proteksi dan nggak baca polis.

Hadeh, sedih deh.

Literasi keuangan itu enggak cuma soal ngerti investasi doang ya. Tapi juga termasuk pengetahuan secara keseluruhan tentang keuangan. Percuma juga sih punya status sosial tinggi, ngaku berliterasi keuangan yang baik, ternyata nggak baca polis saat membelinya. Namanya kan beli sesuatu yang kita enggak paham cara kerjanya. Iya apa iya?

Duh, kok nyinyir?

So, mari kita mundur sejenak, dan mengenal dulu pengertian dan mengapa asuransi adalah hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh seseorang yang pengin punya perencanaan keuangan yang baik.

[toc]

Asuransi Adalah Bagian Penting dalam Perencanaan Keuangan

Asuransi adalah kontrak perjanjian hukum antara dua pihak, yaitu pihak perusahaan sebagai “penanggung” dan individu yang terdaftar sebagai pihak “tertanggung”.

Dalam hal ini, perusahaan akan mengganti kerugian tertanggung atas terjadinya peristiwa ataupun masalah yang mengakibatkan kerugian finansial, sesuai kesepakatan yang ada dalam polis, seperti kematian atau kerusakan.

Untuk itu, orang yang hendak menjadi pihak tertanggung perlu membayar premi sebagai iurannya, atas janji yang dibuat oleh penanggung. Biaya yang dapat diberikan akan berbeda, tergantung pada jenis yang dipilih sesuai aset yang dilindungi. Misalnya, seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau asuransi properti. Itu juga tergantung pada hasil analisis dari pihak perusahaan terkait.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Penanggung dan tertanggung memiliki ikatan dalam bentuk kontrak hukum yang dikenal sebagai polis asuransi. Polis ini berisikan tentang kondisi dan keadaan ketika pihak perusahaan akan membayar jumlah kepada pihak tertanggung ketika mengalami kerugian.

Asuransi adalah salah satu cara untuk melindungi diri kamu dan keluarga dari kerugian finansial. Umumnya, premi untuk pertanggungan yang besarnya jauh lebih rendah dari uang yang dibayarkan.

Inilah sebabnya mengapa kamu mendapatkan asuransi untuk jumlah besar dengan harga murah. Setiap individu atau perusahaan dapat mencari proteksi  berdasarkan kebutuhan masing-masing, tetapi keputusan untuk memberikan asuransi adalah kebijakan dari perusahaan asuransi.

Setelah kamu membeli asuransi, perusahaan asuransi akan mengecek aplikasi klaim untuk mengambil keputusan. Biasanya, perusahaan akan menolak untuk memberikan asuransi kepada pelamar berisiko tinggi.

Jenis Proteksi yang Paling Dibutuhkan

Membeli jenis dengan besar premi yang tepat selalu ditentukan oleh situasi spesifik yang (akan) kamu hadapi. Faktor-faktor seperti usia, gaya hidup, dan tunjangan pekerjaan berperan dalam hal ini.

Ada empat jenis asuransi yang sangat disarankan oleh sebagian besar pakar keuangan untuk kita semua yaitu perlindungan terhadap jiwa, kesehatan, mobil, dan cacat jangka panjang. Berikut gambarannya masing-masing.

Asuransi jiwa

Asuransi jiwa bertujuan untuk menutupi biaya pemakaman dan memberikan sejumlah dana untuk orang yang ditinggalkan. Tentunya ini penting jika kamu memiliki keluarga yang bergantung dengan pendapatan kamu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Misalnya, amit-amit nih ya, kita harus “pergi” padahal kita adalah pencari nafkah utama dalam keluarga. Dengan adanya asji, dan santunan yang diberikan, keluarga yang kita tinggalkan dapat survive sementara waktu dengan memakai uang santuan tersebut sebagai biaya hidup, sementara mencari solusi untuk mendapatkan penghasilan kembali.

Asuransi Kesehatan

Musibah bisa datang kepada siapa saja, termasuk yang berkaitan dengn kesehatan tubuh. Asuransi kesehatan akan memberikan kamu perlindungan finansial ketika kamu harus menjalani perawatan atau program penyembuhan terkait kesehatan tubuh kamu. Misalnya untuk biaya dokter, obat, rawat inap, atau operasi.

Dengan adanya askes ini, biaya rumah sakit—terutama rawat inap—akan menjadi lebih ringan.

Asuransi Cacat Jangka Panjang

Ini mungkin jenis asuransi yang menurutmu tidak akan dibutuhkan. Namun, dalam melakukan pekerjaan dan menjalani kehidupan, kamu bisa saja melalui banyak hal yang akan terjadi.

Terutama jika kamu melakukan pekerjaan berisiko tinggi, jenis perlindungan ini penting untuk dimiliki. Bukan hanya askes saja, karena ini adalah jenis asuransi yang berbeda.

Askes akan membayar tagihan rawat inap dan pengobatan, sementara proteksi terhadap cacat jangka panjang membiayai kebutuhan harian yang biasanya ditanggung oleh penghasilan kamu.

Asuransi Mobil

Ini merupakan perlindungan finansial jika kamumengalami kecelakaan mobil dan merusak kendaraan orang lain atau melukai mereka. Proteksi ini juga dapat melindungi kendaraan kamu dari kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan atau bahaya lain yang ditanggung, seperti benda jatuh, kebakaran, atau pencurian.

Asuransi adalah Manajemen Risiko, Maksudnya Apa?

Perlindungan terhadap aset sangat penting dalam menunjang manajemen risiko dalam perencanaan keuangan. Sebelum mengenali arti pernyataan tersebut, mari pahami pengertian dasar dari manajemen risiko terlebih dahulu.

Manajemen risiko adalah tahapan proses mulai dari identifikasi, analisis, dan teknik pengendalian risiko yang dapat mengancam perolehan hasil usaha.

Kamu harus memahami beberapa hal sebelum melakukan proses dalam manajemen risiko yaitu:

  • Sebelum mengukur, identifikasi risiko terlebih dahulu
  • Kendalikan risiko dengan ekonomis
  • Perhatikan manajemen risiko terkait aspek kemanusiaan, bukan hanya aset harta benda saja
  • Manajemen risiko bukan kegiatan usaha harta atau benda melainkan jasa personal

Manajemen risiko ini erat kaitannya dengan asuransi. Penggunaan asuransi diibaratkan seperti membawa payung sebelum hujan, atau mengunci pintu rumah agar tidak kemalingan.

Ini tentunya menjadi upaya penting untuk menghindari kamu dan keluarga dari kerugian aset.

Kamu bisa membeli polis secara offline maupun online melalui aplikasi yang tersedia. Sama seperti ada agen yang akan membantu kamu membeli polis, ada juga situs web untuk membeli polis.

So, dari uraian di atas, jadi dapat gambaran ya. Asuransi adalah manajemen risiko yang penting untuk dipertimbangkan demi meminimalkan kerugian finansial yang bisa terjadi. Ingat, sebelum mendaftar asuransi, pastikan kamu telah melakukan riset sebelum memilih dan bacalah polis asuransinya dengan saksama. Take your time.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version