Kategori
Asuransi Perencanaan Keuangan

Asuransi All Risk Mobil: Pengertian, Syarat, dan Cara Klaim

Adalah menjadi bentuk tanggung jawab ketika kita melakukan upaya untuk melindungi sesuatu yang penting dalam hidup kita, termasuk di dalamnya mobil. Sudah tahu kan, bahwa asuransi ada banyak jenisnya? Salah satunya adalah asuransi all risk mobil.

Yap, penjualan mobil dilaporkan melonjak di bulan Juni 2022 sebesar 60.09% jika dibandingkan bulan sebelumnya, menurut laporan Databoks. Sementara, jika secara YoY, penjualan di bulan Juni tersebut juga meningkat 8.87%. Hal ini bisa menjadi bukti bahwa mobil semakin dibutuhkan, terutama sebagai alat transportasi pribadi. Bagi sebagian orang, bahkan mobil sudah bukan barang tersier atau mewah lagi, tetapi bergeser ke kebutuhan yang lebih penting. Misalnya, bagi mereka yang bertempat tinggal jauh dari lokasi kerja.

So, mari kita bahas asuransi all risk mobil ini dalam artikel kita kali ini, supaya kamu tahu pengertiannya, juga mengapa asuransi ini penting untuk dimiliki.

Apa Itu Asuransi All Risk Mobil?

Seperti yang bisa dilihat dari namanya, asuransi all risk mobil—atau kadang disebut juga asuransi komprehensif—adalah produk asuransi yang akan memberikan perlindungan terhadap mobil dari segala risiko yang bukan disengaja.

Apa saja yang dicover dalam asuransi all risk mobil? Di antaranya kecelakaan, termasuk benturan, tergelincir, terperosok, terbalik, hingga tabrakan; pencurian dan segala akibat dari perbuatan jahat orang lain; tersambar petir dan kebakaran; semua risiko yang muncul saat melakukan penyeberangan laut; kerusakan roda, biaya derek sampai ke bengkel, dan sebagainya.

Semua bentuk perlindungan tersebut seharusnya ada dan dijelaskan secara detail dalam polis asuransi all risk mobil, sehingga ada baiknya kamu memang mempelajari dokumen tersebut dengan saksama.

Kembali ke atas

Mengapa Asuransi Mobil Penting untuk Dimiliki?

Seperti yang sudah sempat disinggung di atas, bahwa bagi sebagian orang, mobil sudah menjadi kebutuhan utama. Mobil bukan lagi barang tersier, yang kalau enggak ada, hidup kita lancar-lancar saja. Bagi sebagian orang, enggak punya mobil artinya bakalan mengalami kesulitan mobilitas. Bisa jadi karena memang akses lokasi tempat tinggalnya yang masih sulit atau jauh dari kota, ataupun sebab yang lainnya.

Ya, kalau misalnya keluarganya terdiri atas banyak anak, ya kalau memang mampu, punya mobil akan lebih praktis kan?

Sementara, biaya perawatan mobil sendiri tidaklah murah. Biaya servis rutin, pajak tahunan, apalagi kalau sampai kenapa-kenapa … wah, bisa bikin tabungan jebol. Belum lagi nih, kalau misalnya serempetan dengan mobil lain, dan kita harus bertanggung jawab. Jadi pengeluaran dobel kan?

Asuransi mobil bisa menjadi solusi yang baik untuk mengalihkan semua risiko keuangan yang berpeluang terjadi itu. Karena ada iuran premi yang kita setorkan secara teratur, manfaatnya bisa didapatkan secara optimal. Pihak perusahaan asuransi akan menanggung segala risiko yang bisa terjadi, tentu saja sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah ada.

Asuransi mobil sebenarnya ada beberapa jenis, kamu bisa membaca artikel yang sudah ditautkan untuk mendapatkan penjelasan lebih detail. Dan, asuransi all risk mobil ini adalah asuransi yang paling lengkap perlindungannya, dibandingkan jenis asuransi yang lain. Dengan begitu, pastinya kamu akan lebih tenang saat mengendarai mobil.

Kembali ke atas

Harga Premi Asuransi All Risk Mobil

Harga premi asuransi all risk mobil memang lebih mahal ketimbang jenis asuransi mobil lainnya. Namun, mengingat cakupan perlindungannya yang lebih menyeluruh, rasanya hal adalah hal yang wajar.

Sesuai dengan surat edaran no.6/SEOJK.05/2017 yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, premi asuransi all risk mobil dibagi dalam 5 kategori dan 3 wilayah, dengan batas atas dan bawah yang berbeda.

Sumber: Qoala

Tabel di atas adalah tabel perhitungan acuan untuk menghitung premi untuk tahun 2020 hingga 2022. Lalu, bagaimana cara menghitungnya?

Misalnya kamu tinggal di area Jabodetabek. Kamu membeli mobil baru dengan harga Rp300 juta. Mengacu pada tabel di atas, berarti mobil kamu termasuk dalam kategori 3, dengan besaran premi maksimal 2.29%.

Ini artinya, premi yang harus dibayarkan setiap tahun adalah =

2.29% x Rp300.000.000

= Rp6.870.000

Biaya tersebut belum termasuk biaya administrasi dan yang lainnya ya.

Kembali ke atas

Cara Klaim Asuransi All Risk Mobil

Nah, masalahnya, banyak orang sampai dengan saat ini masih enggan untuk membeli polis asuransi mobil—apa pun jenisnya—karena sering mendengar bahwa klaim asuransi itu sulit. Ruwet. Rumit.

Padahal sebenarnya, asal semua syaratnya sudah terpenuhi, cara klaim asuransi mobil ya sama saja dengan prosedur klaim asuransi yang lain.

So, untuk memastikan klaim kamu tidak akan ditolak, lengkapilah dokumennya. Di antaranya:

  • Dokumen polis asuransi
  • SIM dan STNK kendaraan
  • Bukti laporan kepolisian, misalnya jika penyebab klaim adalah kecelakaan atau pencurian
  • Formulir klaim yang sudah diisi lengkap dengan tanda tangan
  • Foto-foto bukti kerusakan yang akan diklaimkan

Selain dokumen di atas, untuk kasus tertentu—misalnya kecelakaan yang melibatkan pihak lain—kamu perlu juga membuat kronologis peristiwa, data pribadi seperti KTP, SIM, dan STNK kendaraan pihak ketiga, surat tuntutan ganti rugi dengan materai, dan surat pernyataan bahwa pihak ketiga tersebut tidak memiliki asuransi.

Jika semua syarat dokumen sudah lengkap, lakukan prosedur klaim asuransi all risk mobil sesuai peraturan. Biasanya, kamu hanya perlu mendatangi bengkel mobil yang sudah menjadi partner perusahaan asuransinya, dan menghubungi agen asuransi. Nantinya, kamu akan diminta untuk mengisi formulir klaim, dan mobil pun akan diperbaiki jika perusahaan asuransi terkait sudah mengonfirmasi klai tersebut.

Bisa jadi prosedur di atas akan berbeda antara perusahaan asuransi mobil satu dengan yang lain, tetapi pada prinsipnya mirip. Kamu bisa mencari informasi mengenai prosedurnya secara lengkap saat menerima penawaran polis.

Biasanya, proses klaim ini tidak akan terlalu lama jika semua syarat sudah dipenuhi, meskipun tetap kembali ke kebijakan perusahaan asuransi masing-masing. Semakin sedikit jumlah klaim, biasanya prosesnya juga lebih cepat.

Kembali ke atas

Cara Memilih Asuransi All Risk Mobil yang Sesuai

Untuk bisa mendapatkan manfaat yang optimal, berikut cara memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Pilih perusahaan yang kredibel

Akhir-akhir ini memang cukup banyak masalah menghampiri sejumlah perusahaan asuransi, ya kan? Mau enggak mau, hal ini pasti juga memengaruhi tingkat kepercayaan kita sebagai nasabah.

Untuk itu, memilih perusahaan asuransi yang kredibel ini bisa jadi PR yang besar buat kita. Yang pasti sih, pastikan bahwa perusahaan yang bersangkutan legal. Kalaupun pernah terjadi kasus, semoga enggak terlalu serius. Kamu bisa menelusuri rekam jejak digital mereka untuk mengamati lebih lanjut. Kalau ada sharing dari orang-orang yang pernah jadi nasabahnya akan lebih bagus.

Minta penjelasan menyeluruh

Kamu bisa mendapatkan gambaran cara kerja asuransi all risk mobil dari penjelasan yang diberikan oleh agen. Karena itu, mintalah informasi yang lengkap dari agen. Jangan enggan untuk bertanya sampai sedetail-detailnya.

Manfaatkan masa tenggang polis untuk membaca dan mempelajari isinya hingga benar-benar paham. Segera tanyakan hal-hal yang kurang jelas. Adalah tugas agen untuk memberi informasi yang selengkap-lengkapnya pada nasabah, jadi tak perlu merasa sungkan.

Sesuaikan dengan kemampuan

Ya, maunya sih pastinya kita bisa mendapatkan manfaat yang semaksimal mungkin ya. Tetapi, kadang kemampuannya nih yang perlu dipertimbangkan.

Sekali lagi, harga premi asuransi all risk mobil itu cukup mahal, mengingat memang manfaatnya yang lebih menyeluruh. Bandingkan antara harga dan manfaat ini, agar kamu bisa mempertimbangkan dengan baik tak hanya sekadar murah atau mahal.

Namun, juga jangan sampai, kamu malah mengalami kesulitan keuangan nantinya karena harus membayar premi yang besar.

Baca polis dengan saksama

Nah, ini nih yang sering menjadi kesalahan pembeli polis asuransi pemula atau awam. Memang sih, bahasa polis itu bahasa hukum yang kadang sulit dipahami. Namun, ini seharusnya bukan alasan untuk kemudian malas membacanya.

Sebenarnya kalau kita mau duduk dan kemudian berniat baca dengan sungguh-sungguh, kita bisa menemukan banyak informasi penting dalam polis itu yang memang wajib untuk diketahui sebelum polis ditandatangani. Misalnya seperti biaya own risk, juga jika ada pengecualian yang berisi risiko apa saja yang tidak ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi.

Tanpa mau membaca dan mempelajari polis dengan saksama, informasi-informasi seperti ini akan terlewatkan, sehingga nantinya bisa jadi masalah loh. Misalnya, klaim jadi ditolak, dan sebagainya.

Pilih produk yang manfaatnya paling optimal

Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda, termasuk untuk perlindungan kendaraan yang dimiliki.

Salah satunya soal rekanan bengkel dan perusahaan asuransi. Pasalnya, jaringan yang luas sudah pasti akan lebih baik.

Juga soal prosedur klaim. Zaman sekarang, banyak asuransi yang bisa klaim secara online melalui aplikasi loh. Prosedur seperti ini seharusnya dapat membantu proses klaim menjadi lebih praktis, alih-alih kudu datang ke kantor asuransi dan harus memproses semuanya secara manual. So, pastikan bahwa perusahaan asuransimu memiliki aplikasi yang mudah digunakan ya.

Kembali ke atas

Nah, itu dia seluk-beluk asuransi all risk mobil yang perlu untuk diketahui. Bagaimana? Semoga sudah cukup jelas dan dapat gambaran yang pas ya.

Selamat berburu asuransi all risk mobil, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten dalam blog ini dilindungi oleh hak cipta
Exit mobile version