Kategori
Inspirasi Office Life

4 Hal Penting yang Diperlukan untuk Kerja di Bank

Simak 4 hal penting yang diperlukan untuk kerja di bank. Simak tulisan ini untuk mencari tahu apa yang diperlukan untuk menyiapkan karir di industri keuangan.

Tulisan kerja di bank ini jadi tulisan paling laris sepanjang masa di blog ini. Gue sekalian update biar tetap terkini yes. Update terakhir ini gue lakukan di masa pandemic corona dimana gue sekeluarga harus stay di rumah berminggu-minggu.

Dan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar, bank adalah salah satu sektor usaha krusial yang MASIH HARUS buka untuk melayani kebutuhan masyarakat bersama dengan 7 sektor lainnya. Jadi, cukup esensial lah. Gosah kuatir berlebihan gitu intinya kalo kerja di bank.

Jadi…

Silahkan menikmati tulisan paling update tentang pengalaman gue kerja di bank. Kali-kali aja ada yang bisa dipelajari jadi pengalaman buat manteman. #sungguh_topik_yang_tak_menarik

Seperti biasa, manteman bisa langsung baca dari atas sampe bawah. Atau bisa juga baca per bagian yang di bawah ini:

Seluk Beluk tentang Kerja di Bank

  1. Kerja di Bank Kuliah Jurusan Apa?
  2. Skill dan Keahlian yang Diperlukan
  3. Penampilan Kerja di Bank
  4. Kelebihan Kerja di Bank
  5. Gak Enaknya Kerja di Bank
    Diatur Ketat
    Target yang Tinggi
    Jam Kerja yang Lama
    Skin Deep Appearance

Kesimpulan: Kerja di Bank? Silahkan!

4 Hal Penting yang Diperlukan untuk Kerja di Bank

Seluk Beluk tentang Kerja di Bank

Kerja di Bank Harus Kuliah Jurusan Apa?

Diantara sekian pembaca blog ini ada yang pengen kerja di bank ga? Ada? Masih sekolah ato udah kuliah?

Beberapa kali gue ikut gathering sama anak muda jaman sekarang, gue gak nemu yang kerja di bank. Jarang banget yang cerita kalo mereka pegawai di bank A ato Bank B.

Apalagi pas gue jadi pembicara di acara yang audiensnya anak SMA. Gak nemu satupun yang bilang mau kerja di bank.

Tapi, kalo ada yang pengen banget kerja di bank dan bingung mau kuliah jurusan apa, lanjutin baca yashhh.

Kalo kalian masih sekolah dan pengen masuk bank, gosah bingung. Kalo pengeeeen banget pilih jurusan teknik ato pertanian, masuk ajah.

Sebagian besar temen angkatan gue jaman ODP di Mandiri dulu, lulusan teknik ato kalo gak ya lulusan pertanian. Sampe-sampe ada seloroh kalo IPB itu Institut Perbankan Bogor.

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Bank

Baca juga: Tes Masuk Officer Development Program Bank Mandiri

Tapi, selain itu jurusan akuntasi, manajemen dan ekonomi juga bisa jadi pilihan. Peluang lebih besar masuk sih ke bank. Pastinyalah!

Jurusan terbanyak di angkatan gue sih dari manajemen dan akuntansi.

Kembali ke atas

Skill dan Keahlian yang Diperlukan untuk Kerja di Bank

Skill dan keahlian yang diperlukan untuk kerja di bank ini sebagian besar bisa didapatkan dari training. Jadi bukan kayak melukis atau menyanyi yang bakat bawaannya berperan besar.

Jadi, skill dan keahlian yang dibutuhkan akan sangat tergantung unit kerja dimana kita ditempatkan nantinya. Jadi gak harus tahu tentang saham dan reksadana dari awal kok. Semua bakalan bisa dipelajari.

Skill yang dibutuhkan untuk kerja di bank beragam, tergantung unit kerjanya

Baca juga: Investasi Reksadana Online di IPOTFUND

Kalo menurut gue yang dari awal karir sampe sekarang kerja di marketing corporate, kemampuan dasar komputer itu penting. Gatek boleh, tapi jangan keterlaluan.

Jangan sampe gak ngerti sama sekali yang namanya Word ama Excel. Kalo bisa sih ngerti sampe ke fungsi-fungsi dan juga shortcut menggunakan keyboard. Bakalan dianggep dewa dah

And You know what? You can climb your way up through dengan pamerin kemampuan berkomputer itu. Tentu saja harus didukung dengan kemampuan kalian mengerjakan pekerjaan utama kalian.

Selain itu Bahasa Inggris dan bahasa major lainnya akan sangat membantu waktu apply kerja di bank. Terutama fresh-grad yang apply di entry point. Apalagi kalau pengennya kerja di bank asing.

Trus satu yang gak kalah pentingnya adalah ketelitian yang mendampingi sifat rajin, konsisten, pandai bergaul, ramah dan baik hati. Paling gak ke nasabah, baik itu eksternal maupun internal. Meskipun banyak banker yang sengit dan nyelekit ke rekan kerjanya. *semacam curcol

Hahaha. Banyak ya tuntutannya.

Kembali ke atas

Penampilan untuk Kerja di Bank

Ada yang bilang kalo orang bank di Indonesia ini terlihat cantik-cantik dan ganteng-ganteng? Lihat aja diriku ini.

GGS, GUE GANTENG SANGAT! *capslock jebol*

Wajar kok. *kemudian disambit mesin ATM*

Penampilan Kerja di Bank

Baca juga: Kehidupan Glamor Banker Jakarta

Gak semua bagian di bank menuntut penampilan, cuma yang berhadapan sama customer. Biasa, rekruitmen menyaratkan penampilan dengan tinggi minimal sekian-sekian.

Tapi nih ya, gak ada kok syarat harus ganteng atau cantik. Persyaratan yang mendampingi umumnyaadalah berpenampilan menarik. Menarik loh ya. Kayak gue gitu. Ehe.

Karena gue dulu applynya di management trainee, penampilan BUKAN salah satu kriteria penilaian. Kalau ternyata turn out gue diterima karena seganteng ini ya gimana yaaa. Gak bisa ngomong apa-apa gue. #DisledingMassal

Jadi, kalo kamu ngerasa gak ganteng ato gak cantik tapi cukup menarik, pede aja buat apply.

Kembali ke atas

Kelebihan Kerja di Bank

Sama seperti kerja di tempat lain, banyak kelebihan

Karena gue ada di corporate banking yang nasabahnya perusahaan-perusahaan (paling) gede di Indonesia, makan di restoran mewah udah jadi hal yang biasa. Karena untuk meeting dengan direksi nasabah pasti top restoran yang dipilih sebagai lokasi.

Those kind of things I get in regular basis.

Tapi kebahagiaan terbesar gue kerja di bank bukanlah itu.

Gue bisa lihat ekspresi lega nasabah gue ketika masalah mereka terselesaikan adalah kenikmatan terbesar yang gue rasakan. Lega karena gue bisa membantu mereka tenang berpikir dan menjalankan usahanya.

Apalagi kalo misalkan mereka mendapatkan keuntungan dari menjalankan apa yang gue sarankan. Kayak nasabah yang untung jutaan rupiah karena beli reksadana dari gue.

You’ll know when someone start to trust you, rasanya aselik luar biasa.

Selain itu, dengan kerja di bank, sedikit banyak gue jadi bisa mempelajari gimana ekonomi negara ini bekerja. Gue jadi tahu beraneka macam investasi.

Tentang reksadana, saham, emas, surat utang negara dan hal-hal lain yang berkaitan dengan perencanaan keuangan.

Silahkan baca postingan-postingan berikut buat ikutan belajar juga tentang apa yng gue dapatkan:

>> 4 Pelajaran yang Harus Diketahui tentang Investasi Emas
>> Investasi Saham Online Berkala Otomatis di Indopremier

Jadi, enaknya kerja di bank itu justru lebih ke bisa ngerti gimana ekonomi negara ini bekerja. 😀

Kembali ke atas

Gak Enaknya Kerja di Bank

Ini sama juga dengan kerjaan lain, banyak kelebihan banyak juga kekurangan. Apa aja?

Rigidly regulated

Karena pertama kali kerja di bank BUMN, hal yang paling gw inget adalah petuah trainer senior dari unit internal audit.

Jangan pernah lupa, ketika kalian sign kontrak kerja dengan bank berarti satu kaki kalian sudah masuk penjara. Pastikan diri kalian sendiri aman untuk memastikan teman dan atasan kalian aman.

~ trainer ODP Mandiri

Like seriously, aturan di bank BUMN itu ketat banget. Apakah diluar bank BUMN lebih longgar?

Ya, tapi tetep banyak banget aturan yang mengikat profesi banker di manapun itu. Karena yang diurusin adalah duitnya orang.

Gak mungkin kan kerja ngurusin duit orang lain, tapi aturan gak ketat. Mulai dari Peraturan Bank Indonesia, Peraturan OJK, aturan Basel untuk risk management, endesbra endebsre lalala lilili.

Daripada pusing harus ikut aturan ini itu, mending gosah apply kerja di bank sekalian dah. Ehe.

Ketatnya aturan bank ini lebih ketat dibanding spandexnya superhero Marvel dah.

Kembali ke atas

Target dan Budget yang Setinggi Cita-cita di Langit

Sekarang ngomongin soal target. Gak ada cerita tuh bisa santai, nyantai kek di pantai.

Dari akhir tahun sekitar bulan November – Desember, omongan soal target tahun depan sudah mulai. Rata-rata sih naik 20% dibanding tahun sebelumnya. Tentu saja sambil membahas bagaimana perolehan tahun itu.

Target buat apa sih? Semuanyaaaa! Termasuk kelakuan kalian di kantor. LoL!!

Kalo marketing kredit ya target keuntungan dari kredit, rata-rata penggunaan kredit sampai ke target spreadnya. Belum lagi tentang target kolaborasi dengan unit lain.

Hahahaha. Ya namapun orang martketing ya.

Baca juga: Orang Marketing

It will be a constant battle on your daily life. And if you’re up for that kind of life, just grab it. Menyenangkan kok!

Kembali ke atas

Jam Kerja di Bank

Nggak sih, gw belom pernah ngerasain kerja two or three days straight. I go home everyday.

Tapi pasti ada saat-saat kudu stay di kantor sampe sekitar jam 8 ato jam 9 malem. Tapi ini di situasi dan kondisi bank swasta. Bukan bank BUMN.

Pas gue dulu di bank BUMN, setiap hari pulang dari kantor rata-rata paling cepet jam 8 malem dan standarnya jam 11 malem. Dua-tiga kali sebulan pulang di atas jam 1 malem. Been there done that.

Masuk di hari Sabtu dan Minggu? Pernah banget lah.

Tapi itu semua tergantung lu sendiri sih. Mau atau gak melakukan itu.. Hihihi. Kalo gak mau ya cari cara untuk bilang gak mau atau malah gak usah kerja di bank sekalian.

Kembali ke atas

Skin Deep Appearance?

Oiyes, satu lagi, jangan ketipu ama penampilannya orang bank. Parlente mentereng belom tentu kok gajinya segede orang-orang di industri lain *iya apa iya? Bahahahaha

Apalagi kalo level lu masih di level cungpret macem gw. Bhahahaha.

Kalo pengalaman gue sih ya gaji gue yang waktu itu masih single masih gak cukup kalo dipake nongkrong di Starbucks. Apalagi kalo harus ngopi cantik tiap weekend dilanjut nonton film terbaru dengan baju trendi masa kini.

Baca juga: Tips Hemat Nongkrong di Starbucks

Baca guidance gaji tahun 2019 di Indonesia dari Kelly Services.

Kembali ke atas

Kesimpulan: Kerja di Bank, Sebuah Profesi yang Menua

Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, kerja di bank tidak seglamor dulu. Bahkan banyak yang bilang profesi banker sedikit demi sedikit dibunuh oleh teknologi.

Banyak fungsi yang dulu hanya bisa ditemukan di bank, saat ini tergantikan oleh teknologi. Seperti misalkan usaha pinjam-meminjam yang digantikan oleh pinjaman online.

Baca juga: 7 Pertimbangan Penting Menjadi Investor Pinjaman Online

Tapi, bagaimanapun juga, gue rasa profesi banker masih akan ada sampai beberapa tahun ke depan. Kerja di bank masih bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan profesi yang menjanjikan.

Karena perkembangan teknologi yang sedang pesat-pesatnya ini masih membutuhkan infrastruktur perbankan. Mereka membutuhkan sistem lalu lintas keuangan ini.

Selain itu, luasnya Indonesia dan masih belum meratanya teknologi juga menjadi salah satu penyebab kenapa bank masih dibutuhkan.

Bagaimanapun, bekerja di bank memberikan banyak keutungan buat gue. Dan gue yakin, untuk banyak orang yang bekerja di bank juga.

Baca juga: Kerja di Bank dan Kejadian Ajaibnya

PS:
– CungPret stands for kaCung kamPret
– Semua cerita di sini inih cerita banking industry di Indonesia loh ya. Setahu gw doang. Kalo ada yang tahu lebih banyak please do let me know.

Tulisan-tulisan terbaru di blog danirachmat.com:

  • Pelajaran Hidup dari Pandemi COVID-19 yang Akan Saya Ingat Selamanya
    Pandemi COVID-19 telah meluluhlantakkan tatanan hidup manusia yang sudah berusia ratusan tahun. Hampir dua tahun, kita sudah berjuang melawan wabah ini. Meski tanpa mengecilkan upaya pemerintah, tapi kita harus melihat realita. Bahwa pagebluk ini belum juga terlihat hilal ujungnya. Diperparah lagi dengan second wave yang sekarang melanda. Ribuan orang harus meninggal dunia setiap hari. Sekali […]
  • Sikap Bijak Berutang: Ini Cara untuk Memilikinya
    Setiap kali saya “window shopping”, saat itu pula saya lihat ada fasilitas membeli dengan pembiayaan kredit. Nama lainnya: berutang. Karena itulah, saya rasa penting banget bagi kita untuk punya sikap bijak berutang. Jadi bayangkan. Belanja online itu gampang banget. Sudahlah barangnya didiskon atau dapat cashback, bisa gratis ongkir, masih bisa tukar poin belanja, masih pula […]
  • Menentukan Prioritas Keuangan supaya Duit Bermanfaat Pas di Kebutuhan
    Yah, namanya juga manusia. Sudah biasa punya banyak mau, sayangnya sumber daya (baca: duit) juga pas-pasan. Mau dikasih penghasilan berapa pun—1 juta, 10 juta, sampai 100 juta—juga tetap saja nggak pernah merasa cukup. Kurang bersyukur? Bisa jadi. Tapi juga ada masalah lain: memang kita diharuskan untuk bisa menentukan prioritas keuangan. Saat pemasukan dan pengeluaran nggak […]
  • Terlambat Investasi? Nggak Apa, Ini yang Saya Lakukan untuk Kejar Ketinggalan
    Idealnya, kita memang seharusnya memulai sejak masih muda. Masih di awal karier, itu lebih baik. Tapi, kalau misalnya kayak saya, yang dulu alergi sama istilah “investasi”, ya bisa mulai investasi di usia 40-an juga nggak apa. Jangan sampai karena merasa terlambat investasi, malah jadi nggak invest sama sekali. Itu namanya mencelakakan diri sendiri. So, kalau […]
  • Menunda Investasi, Ini Beberapa Akibat yang Saya Rasakan Sekarang
    Ya, begitulah. Sukanya mikir terlalu panjang, untuk satu hal penting. Giliran soal belanja flash sale aja, langsung gercep. Hadeh, kadang meskipun sudah di-self pukpuk dan menenangkan diri dengan kalimat, “Nggak papa telat. Yang penting sekarang sudah mulai!” Tapi ya tetep aja, ada rasa menyesal kenapa menunda investasi. Oh well, sebenernya sih ya udahlah ya, yang […]

Dan kalo ngerasa postingan Kerja di Bank ini bisa berguna buat yang lain, feel free to share yak!

Kembali ke atas

309 tanggapan untuk “4 Hal Penting yang Diperlukan untuk Kerja di Bank”

aku ga pernah pengen kerja di bank
gara gara waktu sekolah pernah jadi bendahara kelas
bawaannya sakit ati pegang duit banyak tapi yang ada di dompet isinya gambar prau layar semua… 😀

ga bakat pegang-pegang duit, om…
*apalagi cuma boleh liat angkanya doang… 😀

Entah kenapa dari dulu ga pernah kepengen kerja di bank Dan, pernah disuruh test di bank BUMN krn ada sodara jauuuuuh yg kerja di situ jadi bisa ‘dititipin’, dan eike pun beneran ngerjain soal asal2an dan interview setengah hati biar ga lulus qiqiqiqiqi.

Tapi emang lah ya, tiap pekerjaan mah pasti weeeh ada positif negatifnya, dianggap ibadah aja biar enjoy 😉

😀

sepertinya kalau IT masih nyambung dengan satra. sebab puisi itu ada yang berima maka coding program juga kadang-kadang harus ada ‘rima’ antara pembuka dan penutup perintah

Dr dulu gw ga kepengen kerja di Bank Dan, soalnya dlu kan pikiran nya kalo kerja di Bank mesti kuliah ambil jurusan ekonomi, nah gw pan benci banget tuh sm jurusan itu, ehhh ndilalahhh disuruh ambil akuntansi sm bokap, yaaaa naseebbbb.. tapi tetep ga minat jg kerja di Bank hahahaa

Iya alhamdulillah.. tp sempet kepengen juga sih, soalnya lihat mbak2 yg kerja di Bank Muamalat itu anggun2..cuantik-cuantik, kerudungan pula, jaman teteh mah blm ada itu pegawai Bank selain Bank Muamalat pake kudung, dan Bank ini juga belum lama berdirinya.

Kerja di bank itu imejnya keren banget, Mas Dani. Maklum kan ngurusin duit. Dulu aku jg pengen kerja di bank tapi enggak kesampaian. Gak memenuhi syarat soalnya hehehe.,

ms Dany sbnrnya di BI krjanya di bagian apa ya?? *mudengnya sich marketing :D*
aku beberapa bulan lalu diterima di bank mandiri tp di bagian CLO (marketing kredit makro), tp baru mau trainning sy mundur krna sebelumnya saya juga diterima di bank panin tapi marketing juga -_-
bukannya nolak krjaan sich, tp dr sy kuliah udh prnh krja smbilan dgn krjaan yg selalu masuk ke marketing, (lebih tepatnya mumet dgn target).
smpe2 waktu itu smpe skrg boss di mandiri selalu hubungin saya utk masuk lagi disana, yg sya heranin kenapa setiap masukin lamaran di bank selalu di ksh jatah bgian marketing ya, apa krna pnglaman kali ya, pdhal ppgn bgt sekali2 kerja indoor (meskipuun smua krjaan mmg gk enak).
kalo di BI rekrutment bgian marketingnyaa susah gk ya mas?
lebih ribet dr bank BUMN lainkah?
entah kenapa nhe hati kepanggil lagi pgn terjun ke dunia target -_-!

Halo Mba. Pertama-tama saya kerjanya bukan di BI kok. 😀
Dan iya, saya di marketing. Saya dulunya dari Mandiri. karir berawal dari Mandiri semuanya. 😀
Kayaknya kalo orang marketing pasti akan terpanggil lagi deh kesana. Suasana kerjanya yang dinamis mungkin ya Mba yang menjadikan kerjaan marketing itu ngangenin. 😀

kalo petuah senior mas dani satu kaki masuk penjara, kalo aku kerja di lembaga sosial keagamaan gini, petuahnya lebih sadis lagi ” sebelah kaki ada di neraka” maka kudu ati2 banget .

Kalo buka konsultasi reksadana, boleh dong kaka tanya2 hihihi

Bukan gw banget…
kalo kata suami: “lah ngitung uang kembalian dari abang2 jualan aja suka keder!” 😀

btw, dari dulu gw bayangin cewe2 di bank itu musti pake stcking and hig heels sambil tetep senyum dan mata tajam menghitung uang

Yg dulu pernah bersumpah gak akan kerja di dunia perbankan, sekarang gue cinta banget dengan dinamika perbankan dan payment system-nya, meski gue gak pernah terjun langsung ya di industri perbankan, hanya pekerja dari jauh sana :), Btw gue sebenarnya sebal dg image orang bank, jadi orang gak percaya kalau gue bilang gue lagi bokek ya beneran lagi bokek hahahaha. Atau pernah ada sopir taksi bilang: mbak kan gak mungkin gak kaya kerja di situ, kalau uang habis kan tinggal ambil di gudang uang mbak atau nyetak sendiri hahahahaha, gubrak.

#mmmm…maap pak yang ganteng itu aaqil 🙂 xixixi…
kerja di bank? alhamdulillah gak pengen, gak jago juga sih ama angka-angka berderet, lebih jago ngabisin saldo. titik. Dan kemudian stress.. Hahahaha

Gue termasuk yang selalu silau dengan penampilan CS-CS bank. Apa lagi bank capek antre. Dari ubun-ubun sampe ujung kukunya, mengkilap banget. Cantik-cantik-harum gitu. Kalo CS cowok malah jarang yang ganteng deh, Dan.
Gue dulu pengin kerja di bank. Tapi ya itu tadi, telitinya gk dapet, wkwkwkwkwk..

Gw juga dulu pernah ngerasain kerja di bank, mas. Enak-enak yang disebutin diatas bener banget, cuma satu yang bikin gw gak betah: mesti tampil kinclong aja ke kantor. Asli males banget deh mesti dandan tiap hari :). Cemen banget deh alasan gue ogah kerja di bank lagi. Tapi si Mbul sih masih, betah tuuuh dia sampe sekarang kerja di bank, malah kata dia enak kerja tuh ada target ketat kayak di bank, jadi berasa beneran kerja *gw pengen noyor pas dia bilang begini deh :lol:*

Iya, beneran si Mbul udah kelamaan kerja di bank kayaknya. Buat dia kerja gak seru kalo gak ada target. Stress sih kalo gak achieve tapi dia sih banyakan enjoy nya tuh. Aneh emang.
Ho’oh kaaaan, males banget kalo meti rapi kinclong gitu ke kantor, kalo di bank kan mesti, harus mau gak mau mesti rapi.

Bener-bener gak pernah kebayang si mau kerja di Bank,.. ditambah kuliah juga di bahasa 😀 hahahaha…
Tapi masalah gak yambung saya setuju: kuliah di bahasa, kerja di kontraktor pertambangan… bener2 gak nyambung kan ? 🙂

Nambahin : ngga enaknya kerja di bank, kalo mau lebaran dititipin sama sodara, rekan, temen atau yang mengaku temen untuk tukar uang recehan bergepok gepok, untuk dibagikan saat lebaran -pengalaman gue yang sering ngerepotin temen ato sodara yang kerja di bank-

Wah Teh, saya mah malah seneng kalo dititipin duit. Dulu di cabang pas pulang bisa bawa banyak banget duit tukeran. Hihihihi. Rasa seneng ngelihat tetangga/sodara yang dititipin itu loh. Memuaskan banget

Kalau aku lihat para CS bank di tanah air seneng, kinclong baik pria dan wanita. Entah kenapa di negara tempat tinggalku saat ini para CS nya biasa deh, kecuali marketingnya (pernah ketemz sekali) baru agak keren.
Adikku kerja di bank asing, kadang ga percaya klo dia cerita targetnya harus sekian M pertahun, tiap tahun target naik, ngebayangin diri sendiri ga bakalan sanggup deh 😀 .

repot juga ya -,-

tapi ini serius ya ‘Gw bisa ngelihat ekspresi lega dan tenang dari nasabah gw. Lega karena duit yang mereka hasilkan susah payah aman dan tenang disimpen di bank gw. Lebih-lebih kalau dananya nambah dalam jumlah yang signifikan karena nurutin saran gw (misal beli reksadana instead of ditaroh di deposito) dan yang terpenting gw mendapatkan kepercayaan dari orang-orang itu.”

Aku dulu pengen banget (ampe sekarang sih) kerja di bank, jadi CSnya…abisnya booo’ cantiiik cantik dan rapi2 bo’….apa daya tinggi badan ga mengizinkan…tiap liat mbak CS dan Tellernya kagum bangun. Udah cantik, sopan2 pulak… 🙂

Aku pernah wawancara calon2 teller sebuah bank bumn besar di Indonesia, dan salah satu kriteria penilaiannya adalah ‘good looking’, secara mereka tiap hari ketemu nasabah mulu yah 😀

Iyaa pernah jadi interviewer mas, tapi dari pihak HR Consultantnya, bukan dari HR banknya 😀 Iya, tapi ‘good looking’ yang dimaksud bukan hanya cantik/ganteng loh ya, yang penting enak dilihat, jadi pas interview aku selalu menghayati kalo aku jadi nasabah bakal nyaman ga kalo dilayani sama ybs hehehe.. 😀

Naaaah bener kan ya. Yang enak dilihat. Bukan melulu ganteng/cantik standar fisik. Hihihi.. Karena beberapa kali ketemu yang sebenernya gak cantik/ganteng tapi ngenakin buat diajak ngobrol/transaksi

kalo boleh tempe , kerja di bank gaji’y berapa sih gan ??? ane pengen tempe bgd ,…. trus kebanyakan suka atau duka’y kerja di bank ?? hehehe … kasih tau gan, ane penasaran bgd soal’y . dijawab jujur ya gan … hehehe

oia satu lagi gan , klo mau kerja di bank , enak’y kerja dibank mana yaa ??

sorry gan klo bANYak tanya … hahaha .

tulisannya keren,,,ada bakat jadi penulis,, ditunggu bukunya,, hehe,,,
dulu ambil jurusan perbankan syariah,,, sekarang nyangkutnya di bidang pendidikan jadi akunting,, masih nyambung lah dikit,, hehe,,,
dengerin curcolan kawan2 lama yg kerja di dunia perbankan,, ko mayoritas banyak yg stress stadium tiga ya?? hehe

Kak, aku masih kelas 2 SMA, tapi aku udah ikutin bedah kampus dan udah mulai mikirin kuliah. Aku masih bingung sih mau ambil jurusan apa, soalnya aku pengen tau dulu prospek kerja setiap jurusan nantinya jadi apa (walaupun itu masih jauh bangettt). Aku tertarik banget kerja kantoran, termasuk kerja di bank, apalagi setelah baca blog ini. Untuk kerja di bank ada syarat tertentunya nggak sih kak? Terus kalo mata minus bisa diterima di bank nggak kak? terimakasih

Syarat tertentu gak ada kok, coba applynya jadi management trainee aja, biasanya cuman ke test-test umum. Kalo teller ama customer service bakalan ada persyaratan mata tidak boleh minus itu..

Besok saya mau bikin postingan tandingan deh : Balada Istri Bankir 😀 wkwkkwkwkwkwk
kalo suami sih di divisi mikro, penampilan mah gak penting amat tapi teteup penting lah ya di depan nasabah *macam apa juga kalimat ini* ihihih
Jangan lupa baca The Banker mas *aih matih disambit mesin atm dobel* hihhihihi *piss*

Tapi, pada intinya semua pekerjaan itu menyenangkan ya jika dijalani dengan tulus *tsah*, tapi jadi murah jika atasannya nggg ya-yu-know-lah 😀

Kakak dulu lulusan univ mana? Dan jurusan apa? apa kerja di bank harus lulusan akuntansi? #maafkepo

kayaknya seru kerja di bank ya. pengen kerja di bank tapi kuliah mau ambil kimia -,-

Gw gatahu Rik untuk level penerimaan regional tiap bank untuk posisi teller ato customer service, tapi kalo management trainee sih mintanya S1. Coba aja apply buat posisi CS dan Teller aja Rik ke bank-bank di daerah. Bisa coba ke bank mandiri misalkan tapi kantor regionalnya aja.

SY pernah punya impian di Bank, spesifiknya Bank Syariah. Alasannya prestis-nya nampak tinggi dan kalau denger cerita tantangan2 targetnya bener2 sangat menantang. Tapi cita2 itu makin lama makin hilang seiring melihat kenyataan di sekitar dr kawan2 yg kerja di Bank waktu luang-nya susah. Sementara gw penginnya abis kerja pengin terlibat dlm kegiatan2 lainnya.

Klo kerja di Bank (Konven), Big No. 🙂

Kunjungan perdana 🙂
Enaknya manggilnya kak/om ya?
Kebetulan kedua orangtua saya kerja di bank (ibu sdh pensiun)
Menurut saya, enaknya memang banyak, gak enaknya sih kalo orangtua pulangnya malem, atau ada kerjaan di weekend hiks ._.
Enaknya sih waktu kecil sering diajak ke kantor abis itu tulis tulis slip haha

cara kerja dibank gimana sih? klw lulusan SMA/SMK bisa gak? , hehehe atau harus jadi sarjana dulu ?

Ini berdasar penjelasan yang gw terima sepuluh tahun lalu ya, sekarang mungkin beda, kalo untuk daftar management traineenya agak susah, tapi masih ada kemungkinan. Coba aja 😀

Gan… adek gue masih kuliah.. tp keitung telat sih.. skrg udah 23.. baru semester 3.. bisa ga sambil kuliah kerja di bank.. jadi teller atai cs gitu..?

Hai om apa kabar? Hehe om aku baru ja lulus nih jurusan pebdidikan bhsa dan sastra indonesia, lg nyoba masukin lamaran ke bank bank di indonesia om khususnya frontline cs n teller. Kira kira jurusanku ni untuk diterima di bank tu susah ga ya om? Heheee oya om biasanya bank itu nyeleksinya brdasarkan apa nya ya om? Mksh om infonya hehee bagus bgt postingan om nya. Hehee

Hmmm.. Maaf Mbak Desi baru dibalas. Jadi bagaimana Mbak, sudah ada kabarkah untuk lamaran di banknya? Kalau belom ada respon coba masukkan ke bank-bank asing. Biasanya lebih terbuka deh.

Balas

mas mau tanya-tanya gak? kalau kerja di bank bagian funding officer atau manager tentang kredit nya orang nasabah besar itu gimana? sosmednya mas dani ada gak? mau tanya-tanya lebih lanjut nih. minat mau kerja di bank, bingung milih jurusan mana, masih duduk di bangku sma.

hallo mas, sebelumnya saya tertarik banget sama perbankan hehe, kalo boleh tau dulu kuliahnya jurusan apa ya? saya kelas 12 dan pengen kerja perbankan tapi bingung mau fakultas apa nantinya? hehe makasih sebelumnya

Hallo Mbak Riska, Saya dulu kuliah jurusan Teknik Informatika. Jaman saya masuk dulu sih dicari justru orang-orang dari teknik dan pertanian. Tapi kalo memang niat masuk perbankan bisa masuk ke jurusan ekonomi ato sekolah yang memang khusus perbankan. 😀

Gw kan baru kelar nih om kliah,pengen nyobak apply di bank,ane ngambil akuntnsi tp gak pinter2 sih wkwk,saran om posisi yg cocok buat freshgraduate tuh apaan,yg prospek karirnya bagus hehe

waktu SMK jurusan manajemen pernah magang di bank sekitar 6 bulan, sekarang pengen nya kerja di bank cuma bingung kuliah nya jurusan apa

Hahaa..gw ngerasain jg nih skrg. Dr awal mpe 8 taun di divisi operasional tb2 skrg gw nyemplung bak terjun payung ke divisi bisnis cari nasabah.skrg cm bs nyengirrr aja deh tiap akhir bln hahaaa..

Loh kalo udah ada yang bantuin buat masuk kenapa jadi gak pede? Yang penting tetep pede dan kerjakan yang terbaik! 😀

Balas

Aku sekarang lagi diklat intern buat suatu bank setelah kelar diklat dari LPPI. Seminggu lagi penempatan, dan aku deg degan sekali buat hari pertama kerja nanti. Can you give any advice? ?

Waktu sudah di tempat dinas, keep humble dan berusaha kenal teman-teman di sana dengan santun aja. Kadang resistensi terbesar dari teman-teman di kantor baru karena belom kenal sama kita 😀

Mamaku sih ngotot mintanya ak krja dibank… tp fellingku blng medeni, doain ya bang biar cita2ku buat mama kenyataan heheheh. Medeni bgt gak sih?

Nggak kok, gak nakutin sama sekali. Well, kalo di cabang dan dimanapun sih kudu kuat basic bankingnya dan teliti dan rajin aja biar gak ada kelolosan transaksi yang maksudnya mau ngebobol bank. 😀 Semoga sukses ya Shinta 🙂

Om kira2 gimana ya saya kan jurusan Teknik Elektro dan udah keterima di Bank Mandiri sbg BackOffice tinggal ttd kontrak aja. Nah itu kan beda bgt jurusan saya kira2 jenjang karirnya gimana ya kedepannya?
Misalnya kalo kita mau masuk ke perusahaan lain selain perbankan kaya PLN atau yg berhubungan dgn teknik lah ya. Kira2 pengalaman kita di bank itu di perhitungkan ga sih? Kepake atau engga kalo nglamar di perusahaan lain? Secara kan beda bidang dari bank ke teknik.
Disini saya bener2 baru yg ngalamin galau buat ambil keputusan buat ambil kerjaan itu atau engga.
Yg saya takutin jenjang karirnya aja gmn kedepannya, berarti nanti saya kedepannya harus ngelamar kerjaan di bank lagi atau gimana.
Hehe makasih om sorry kepanjangan.

Di back officenya di mananya Mas Firman?
Kalau pengalaman di bank pasti masih akan diperhitungkan, tapi sebatas pengalaman bekerja, bukan pengalaman teknisnya.
Kalau memang nantinya mau ke dunia kerja teknis better ke yang berhubungan saja. Tapi kalau di back officenya masih bersesuaian dengan bidang keilmuan sih ambil saja 😀

BackOffice MKA mas Micro Kredit Analyst.
Kira2 gmn ya mas? Bagus ga ya buat jenjang karir saya kdepannya kalo MKA?
Denger2 sih katanya lama kalo MKA jnjang karirnya.
Dan kalo mau jadi staff harus ikut SDP yg setara kaya ODP tp minimal 5 tahun kerja dulu dan itu pun blm tentu direkomendasiin.
Duh kan parah lama bgt itu )’:
Apa mending buat batu loncatan aja yg mas? Tp jatuhnya pasti hrs ke mikro atau ke perkreditan lg ga ya?
Kalo boleh jujur sih saya kurang suka perkreditan kalo di bank mas. Hehe maaf kepanjangan.

Kalo emang kurang suka dan memang gak ada minat di situ sih mending memang cari ke yang lain. Bener banget soal yang mending coba jalur management trainee lewat ODP/MDPnya. Karena yes, jalur lewat internal promotion n mikro juga panjang.

Mas Dani mau nanya, kalo misalnya kerja di bank as a new branch manager bank per***a yg tdnya kerja di bank asing, memang susah kah menyesuaikannya? Jam kerjanya pegimanah ya? Advice please… makasiiii sblmnyaa ^^

Jam kerja di cabang sih menyesuaikan sama jadwal operasional banknya aja Mbak Febry. Palingan paling susahnya menyesuaikan sama kerjaan perintilan detail transaksi aja. Dua tiga bulan bisalah lancar. Asalkan menjalin hubungan baik dengan staffnya aja Mbak 🙂

Bg saya mau nanya, kalo kuliah jurusan ilmu perpustakaan bisa gak kerja di bank? Kayaknya gak nyambung ya bg hahaha?

Mas Dani, gw lg galau nih jadi ceritanya gw udah hampir diterima di development program salah satu bank swasta, tapi gw sama sekali ga pede sama skill marketing gw, nihil banget lah pokonya. Menurut lo gw bakal bisa survive dengan skill yg bakal gw dapet selama pendidikan aja ga ya? Thanks berat!

Gak usah galau Aulia… Pede aja. Semua yang jadi ahli juga awalnya belajar kok. Dan percayalah, marketingnya bank itu warbiyasak banget! Hihihi 😀 Seru abis kok bakalan 😀

Wah luar biasa fast respon bgt mas haha, oke deh kayanya bakal gw ambil.. Sukses terus mas!

Yah telat mas soalnya saya udah taken kontrak ini, udah seminggu kerja. Hehe
Nah itu dia mslhnya mas IPK saya ga ckup kalo hrs ikut ODP soalnya cuma 2.91. )’:
Bisa ga ya mas kalo nanti saya ke bank lain tp bkn ke bagian perkreditannya? Atau keperusahaan lain selain bank kira2 yg pas bagian apa ya mas?

Kalau itu tergantung kinerja Firman yang sekarang. Yang pasti kalo memang sekarang sudah kerja, diniatkan untuk yang terbaik saja. Gak usah bingung mikir ke depannya gimana. Nah nanti kalo misalkan muncul kesempatan, jangan takut mencoba dan jangan sampai kejebak di zona nyaman. 😀 Pengalaman kerja yang sekarang bisa jadi sangat berharga banget kok 🙂

Bang dani,mw nnya nih
Kalo mau krja di bank gmn cara lihat bank tsb buka lowongan apa ga ny y?
Kalo via web ny lngsng kdng2 ga ada buka dan kalo ada juga proses ny ribet
Apakah bisa saya lngsng tlp ke bank trs dan tny ada buka lowongan apa ga?
Aneh ga bang kalo melalui via tlp
Hehe
Bagi
Saran dong bang

Langsung kirim aplikasinya aja Mbak ke alamat hrdnya atau ke alamat kantor pusatnya. Misal: HRD bank xxx
D/a Jl. Alamat kantor pusat

Pasti akan diteruskan ke kantor pusat dan kalau profil cocok akan dipanggil. Jado tidak usah menunggu bukaan. 😀

Paling enak ya kerja di pajak gan, gajinya mantap, BUMN pada kalah, yg penting ente pada kerja bener, jujur n giat

Ahahahaha. Bank mah standar aja Mas. Standar bank. Apalagi dulu saya startnya di bank BUMN juga. Tapi emang yang paling penting adalah kejujuran, giat dan bener-bener kerja

Balas

Waduh, itu tergantung banknya dan kebutuhannya di waktu-waktu penerimaannya Mbak Dinda. Bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Saya juga kurang mengerti sih Mbak, bisa dicoba mungkin untuk apply ke bagian regional banknya

Balas

hallo aku bingung nih mama aku nawarin kerja di bca jadi teller sama temennya gitu tapi aku bingung mau aku ambil/ enggaknya dia ngotot banget aku kerja di bca, katanya gampang gapake test ikut wawancara langsung diterima tapi aku kan baru mau lulus sma aku mau kuliah dulu tapi dia bilang nanti dikuliahin d3nya sama bca s1 lanjut sendiri, emg bener ya ada kaya gitu? aku jg nanya dong aku lebih bagus pilih mana ya?

Saranku sih mending kuliah dulu aja Mbak. Ambil kerjanya yang part time aja. Karena begitu sudah masuk jadi teller bakalan susah buat kuliah dan capek loh kerjanya. Kalo kuliah dulu dan beres, bisa apply buat management traineenya. 🙂

Balas

Pak saya di tawarin kerja di bank mandiri bagian marketing suruh bayar 10jt. Gimna tuh ?

mas dan mau tanya, ane ada ngelamar di ODP BSM dan udah dapat panggilan tes smpai tahap psikotes eh ane malah ditawarin masuk di bagian asisten analisis mikro 😀
nah ane tetap lanjutin tesnya smpai tahap akhir yaitu wawancara user smpai saat ini masih tunggu nasib aja gan kudu ceritanya 😀
pertanyaannya mnurut gan asisten analis mikro itu gimana ya kerjanya ? apa jenjang karirnya cepat kan sama2 divisi marketing hehe
terus apa itu termasuk ODP ya ? terima kasih mas dan hehe

Mas, klo lulusan IPA jurusan Teknik Informatika kea saya bisa lgsg menyesuaikan ga klo kerja di dunia perbankan?
Jujur kemampuan saya di bidang eksak seperti matematika dan analisa, saya sudah lupa bener tentang pembukuan. cry
Kalau dr fisik sih tinggi saya 165 keatas, dgn berat ideal sekitar 50 kurang.
Kata teman saya kalau dr wajah termasuk menarik aamiin..
Mereka klo lihat saya pasti mikir lebih ke frontliner karena kebetulan saya suka berdandan n jaga penampilan bgt klo di depan umum,
Tp saya kurang pede klo harus kerja di bagian frontliner, soalnya saya lbh jago di depan komputer., jadi galau gitu..
Kira2 saya cocok dibagian mana ya mas? Tanggal 11 Juli ini saya dah mau nyerahin lamarannya n lgsg tes fisik ama ortu saudara saya yg kebetulan HRD di situ..

Belajar yang rajin aja Mbak Widya, trus masuk ke jurusan teknik atau ekonomi manajemen. Jangan ambil jurusan spesifik keprofesian waktu kuliah seperti kedokteran atau guru. Trus kuliah dan dapatkan IP yang bagus, lalu daftar ke management traineenya bank 🙂

Balas

hallo mas dani, kalo jurusan komputerisasi akuntansi bisa ga ya kerja dibank, kira2 gimana sih cara nya biar bisa kerja dibank, apakah harus cantik, dan menarik dulu baru bisa kerja di bank dari SMA sampe Kuliah yg udah semester akhir inipun aku masih pengen kerja dibank , berhrap setelah wisuda bisa bergabung dengan pegawai2 bank aminnnn >,<

Bisa-bisa aja Miftah. Asalkan nilai memenuhi nilai IPK minimal dan lolos tes seleksinya. Yang susah masuk ke bank pas jaman gw masuk sih jurusan-jurusan kayak kedokteran dan keguruan 😀

Balas

Mas Dani, seru juga nih blognya. Awalnya dari googling nyari info pengalaman kerja di Bank, nemu blog ini eh malah jadi keasyikan baca ini-itu tentang perbankan disini lumayan banyak juga 🙂

Mau tanya nih mas Dan, saya skrg lagi ikut proses rekrutmen di dua bank. Duaduanya program MT. ODP Mandiri dan OMDP BTPN. Kalau BTPN udah sampai tahap final interview sih, nah yang mandiri ini masih di tahap awal.

Ada saran gak saya lebih baik pilih yang mana? (Dengan asumsi dua-duanya lolos) pertimbangan saya selain THP, jenjang karir dan kesempatan belajarnya sih mas. Soalnya saya agak gampang bosan dengan kerjaan clerical yang kurang dinamis. Makanya ini dari awal juga meskipun apply ke bank, pengennya di marketing.

Satu lagi mas, ada saran harus baca buku atau e-book tentang perbankan gak mas? Yang basic dulu aja, saya pengen sambil belajar dikit-dikit sebelum mulai masa pelatihan dan OJT, biar ada bekal gitu lah. Hehehe

FYI, saya kuliah adm bisnis di kampus Unpad Jatinangor, meskipun kuliah bisnis dan cukup banyak belajar marketing, saya buta banget perbankan:)

Halo Mas Azhar, kalo jawab pertanyaannya sih saya lihat dari size banknya… Mending milih ODP Mandiri dengan asumsi lolos ya Mas. Karena denga skala yang jauh lebih besar, pengembangan diri yang didapat dengan bekerja di Mandiri akan jauh lebih luas. Dilihat dari segi jenis transaksi, skala organisasi dan juga human relationshipnya. Kalo baca buku sih terus terang saya nggak but it will be a great value added.

Balas

mas dani saya minat banget kerja dibank BUMN (bag MT/ODP) mas..tapi basic saya Pendidikan Guru SD (PGSD) .KLO misal daftar jadi odp BUMN kemungkinan bakal ketrima gak ya mas??

usaha” untuk memperbaiki diri dg ikut” organisasi(supaya isi CV nya menarik 🙂 (eh)toefl.kursus dan soal psikotes jg mulai saya pelajari mas.

ada solusi lagi nggk mas biar bank bisa merekrut saya juga yg backgroundnya bukan ekonomi dan sejenisnya..biar mereka tidak melihat dari lulusan ttp apa yg saya dapat berikan untuk lembaga tsb
trimakasih tlg dijawab ya mas 🙂

Kalau itu benar-benar tergantung dari pihak penyeleksinya sih Mbak Riska. Kalau jaman saya diinformasikan kalau mereka tidak bisa menampung lulusan jurusan Keguruan atau profesi seperti dokter. Tapi jangan pernah patah semangat Mbak. Kan bank banyak sekali dan percayalah, bank ini butuh banyak banget tenaga kerja. Asalkan persiapan baik, percayalah kesempatan akan datang.
Kalau misalkan mau menambah bagus CV, coba cari kerja sebelum benar-benar diterima di bank di pekerjaan yang berhubungan dengan keuangan Mbak. Lumayan bisa menambah bagus CVnya 🙂

Balas

Jika Anda yang sedang mencari pekerjaan, pasti akan menemui tahap psikotes dalam setiap rekrutmen perusahaan. Ingatlah karena psikotes mau tidak mau akan menyebabkan otak cukup lelah, beristirahatlah sehari sebelum Anda melaksanakan psikotes. (maaf link saya hapus)

kak, kerja di bank harus tinggi?min. tinggi badan berapa ya? terus apakah benar mata tidak boleh minus? ohya istilah “magang bakti ” tuh apaan sih kak? terus apakah d3 sekertaris bisa kerja di bank? thanks kak semoga di jawab ya:))

Biasanya sih akan disyaratkan minimum tinggi 165cm Mbak Resi. Kalau mata minus nggak juga sih. Banyak kok teman saya pakai kacamata. Nah saya belom pernah tahu istilah magang bakti. Sori ya. Trus syarat minimum pendidikan rata-rata S1 biasanya Mbak Resi.. 🙂

Balas

Minggu depan aku mulai training frontliner slama 6 bln di salah satu bank swasta di jkt, lg cari info ttg proses training+ojt di bank tsb tp blm nemu, malah jd deg2an nih soalny sama skali ga ad basic ttg perbankan, aku lulusan fkip b.inggris ?

Kak, kalo mau melamar di bank apakah IP menjadi hal yang sangat berpengaruh? Kalo ipk kurang dari 3.0 peluangnya gimana kak?
Thanks
Semoga dijawab

Halo Mbak Indri…
Iya Mbak, sayangnya IPK masih jadi salah satu pertimbangan utama. IPK akan kurang berpengaruh kalau Mbak Indri sudah memiliki pengalaman sebelumnya.

Jujur saya tidak tahu peluang IPK di bawah 3, tapi sekarang ini banyak sekali pelamar lowongan di bank yang IPKnya di atas 3 Mbak. Kalau mau tetep dicoba dan terus berdoa Mbak Indri 🙂

Balas

Kak kalau lulusan Sistem informasi atau S. Kom kak biasa nya di tarohh dimana kalau kerja dibank itu kak? Trims

Halo Made, kalau mau kerja di bank, saya sarankan sih ambil program management trainee banknya, jangan di tellernya. Nah kuliahnya jurusan apa? Bisa apa saja kok mulai dari Bahasa Jepang sampai ke Teknik Informatika 😀

Balas

Mas dan, saya mau nanya. Saya berniat bgt kerja di bank. Gaktau kenapa ada daya tariknya (padahal saya kurang srek bekerja dengan target). Yang mau saya tanyakan, apakah ada nilai + buat yang punya pengalaman kerja tapi bukan di industri perbankan? Saya masih bekerja dirumah sakit sebagai staf front office yg jobdesknya berhubungan dengan administrasi pasien dan kasir juga. Nyambil kuliah juga di jurusan manajemen (kira-kira lulus sekitar akhir 2018 atau pertengahan 2019).

mas kalo ngambil MT/ODP di bank yang di persayaratannya ngga ada tinggi badan, terus kenapa pas isi formulir disuruh isi ya?? soalnya tinggi saya ngga nyampe 150cm mas…. apa itu berpengaruh jika apply walau di persyaratannya ga ada minimal tinggi?

terus terang saya ga tahu Cynthia akan pengaruh atau tidak. Karena semuanya tergantung kebutuhan si banknya waktu buka aplikasinya. Terus berdoa dan berjuan saja Cynthia. Ada kok temenku yang kurang dari 150 cm dan tetep lolos 🙂

Balas

Haloo mas dani. Makasih udah sharing pengalaman kerjanya. Tulisannya bagus.
saya baru diterima kerja juga di bank mega syariah, bagian marketing. sejujurnya saya ga punya basic perbankan dsb, dan ga tertarik, walaupun kuliah jurusan ekonomi, yaa itu juga kuliah kecebur (salah jurusan). Saya gatau dan tibatiba ga yakin bisa atau gak kerja di bank, menjelaskan kpd nasabah, mencapai target. Tapi mau menolak juga rasanya kemarin gaenak, seperti menolak rezeki. Dan skrg saya udah ttd kontrak kerja. Dipikir pikir yaa cari pengalaman juga lah karna saya fresh graduate. Tapi ini perasaan takut gabisa bekerja dgn baik kok makin parah. Gimana ya mas?:(

Saran saya, kalau bercita-cita ingin kerja di bank itu bagus dan ga salah. Akan tetapi sebaiknya hindari yang namanya micro banking atau perbankan mikro, khususnya bekerja sebagai sales, AO atau AOM, karena salah tempat untuk orang-orang yang ingin bekerja, melainkan merupakan tempat untuk orang-orang yang membutuhkan pekerjaan.

Mas mau nanya .. Lowongan di bank yg seleksi berdasarkan tinggi dan berat bada tuh posisi apa aja? Kalo trade service ngaruh gak tinggi ma bb?

Halo Mbak Dyna, mohon maaf saya baru balas komennya.

Untuk lowongan di bank dengan seleksi tinggi dan berat badan biasanya yang ada di front office seperti teller/customer service. Kalau trade service seharusnya tidak. Secara garis besarnya, untuk pekerjaan yang menyaratkan beberapa ukuran fisik biasanya yang berhubungan langsung dengan nasabah.

Semoga membantu.

Balas

siang. misalnya kalau lulusan sma itu apa bisa langsung kerja di bank di bidang akuntansi?atau harus kuliah dulu minim s1?
terimakasih.

Halo Mba Risma,

Setahu saya untuk bank-bank berskala nasional sekarang minmal requirementnya adalah S1 untuk bisa apply kerjanya dan masuk ke persyaratan administratifnya. saya kurang tahu untuk bank-bank daerah ya Mbak…

Semoga menjawab 🙂

Balas

assalamualaikum mas, saya mau bertanya, apakah mau daftar kerja di bank harus ada minimal akreditasi jurusannya juga ?? seperti jurusan teknik informatika minimal akreditasi b gitu mas? apa tidak ada persyaratan seperti itu , trimakasih

Waalaikum salam,

Tidak ada syarat tertulis Mbak Rizky, tapi akreditasi ini bisa jadi penentu ketika banyak applicant berasal dari jurusan yang sama. Jadi better memang mencari kampus dengan akreditasi yang bagus.

Balas

Assalammu’alaikum Ka
Punten saya mau nanya,
1. Kata Kaka, kebanyakan bank akan menerima lulusan dari S1, kalo D3 Politeknik peluangnya gede ga Ka untuk lolos?
2. Biasanya kalo kita kerja di bank, posisi kita di bank, akan disesuaikan dengan lowongan atau dari level bawah Ka?
3. Level jabatan di bank bisa naik kan Ka? Caranya? Hehe
Terimakasih

Waalaikum salam Mbak Parasmita Wulandari.

Saya menjawab sepanjang pengetahuan saya ya Mbak. Jadi bisa saja kenyatannya berbeda dan jangan pernah menyerah untuk mencoba hanya berdasarkan jawaban saya.
1. Mostly untuk management trainee, bank akan mencari lulusan S1 dan dari jurusan yang sesuai/skill-set yang memang dicari. Seperti bank tempat saya bekerja sekarang, manajemen bahkan sampai terbang ke Jepang untuk merekrut lulusan S1 yang orang Indonesia dan kuliah di sana. Karena itu perhatikan baik-baik syarat dan ketentuan lowongan yang dibuka.
2. Akan disesuaikan dengan lowongan yang dibuka. Dari situlah bagaimana karir kita di bank akan ditentukan (tergantung dari kinerja dan penilaian).
3. Bisa banget, level jabatan di bank bisa naik dari bawah banget sampai ke level one-down direksi. Karena direksi biasanya jabatan yang cukup politis (tidak hanya di bank pemerintah, tapi swasta juga). Caranya naik jabatan? Tunjukkan kinerja yang bagus dan bangun kompetensi kemampuan sesuai lowongan jabatan yang ada.

Semoga menjawab 🙂

Balas

haloo kak, saya mau tanya. kan kakaknya lulusan TI. ters tesnya itu , hrus menunjukkan skill yg berhubungan sama TI kah? karna saya juga TI ?. mohon penjelasannya kak. termkasih

Nggak karena saya memang daftarnya bukan untuk bagian IT Della. 😀
Jadi tes kemampuan umum yang dibutuhkan untuk pekerjaan di bank secara umum saja 😀

Balas

kak saya mau tanya dlu waktu tesnya itu dsuruh nunjukkin skill gak? karna kakaknya lulusan TI. hehe terimakasih

Nggak karena saya memang daftarnya bukan untuk bagian IT Della. 😀
Jadi tes kemampuan umum yang dibutuhkan untuk pekerjaan di bank secara umum saja 😀

Balas

Halo Mbak Tyara.

Wah saya bilang sih gak harus ya kerja di bank syariah, cuman sayang aja ga Mbak kalo sudah kuliah jurusan bank syariah trus ga kerja di bank syariah? Setahu saya tenaga kerja bank syariah lagi dibutuhkan loh dan belom banyak yang menguasai seluk beluk perbankan syariah. 😀

Balas

Halo mas saya mau tnya saya kan msih sma nih mau kuliah ,saya bingung mau masuk jurusan apa soalnya saya mau kerja jadi pegawai bank tapi saya mau ambil jurusan yang komputer* gitu mas. Saya mau tnya kalo di bank kita kerja di jrusan* komputer itu saya harus ambil jurusn untuk kuliah jurusn apa yah? Tlong bntu jawab ya mas. Dan satu lagi gajinya berapa ya mas

Halo Mbak Dila. Sori baru sempat balas nih saya.

Kalau jurusan yg berhubungan sama komputer bisa ambil Teknik Informatika (seperti saya :P). Dari teknik informatika itu sebenarnya bisa spesifik masuk ke bagian ITnya bank sih Mbak, cuman saya sendiri lebih milih masuk ke management trainee yg umum dan sekarang saya berada di bagian marketing kredit korporasi.

Jadi tujuannya Mbak Dila mau kerja di bank di bagian apanya? Nah kalau soal gaji beda-beda sih Mbak. Kalau untuk entry level di management traineenya bank sih ada di kisaran Rp.6-7 jutaan dan bisa naik tergantung kinerja dan hasil negonya. Semoga menjawab.

Balas

Menurut mas jurusan Teknik Industri dan Informatika lebih berpeluang mana untuk keterima kerja di Bank?

Saya baru mau masuk jurusan sastra inggris di univ swasta,menurut mas ada tidak kemungkinan jurusan sasing untuk diterima kerja di bidang perbankan? Soalnya pernah denger kalo perbankan hanya menerima dari ptn?

Selalu ada peluang Mbak Dee. Jangan patah semangat. Beda bank beda persyaratan rekruitmennya kok! 😀
Belajar yang giat dan selalu tingkatkan kemampuan saja! 🙂

Balas

Mas, kalau jurusan ilmu perpustakaan apakah bisa ketrima kerja di bank? dan kalau bisa biasanya masuk di bagian apa ya?

Wah kalau itu saya tidak bisa menjawab Mbak karena lowongan kerja di bank akan sangat tergantung bank masing-masing. Saran saya sih jangan lelah mencoba Mbak, perbaiki CV, berdoa dan selalu PD ketika interview 🙂

Untuk bagian yang bisa masuk, mungkin bagian support back office bisa dicoba Mbak 🙂

Balas

Apakah iya tugas dari marketing kredit di bank itu juga termasuk mengumpulkan tagihan pokok dan bunga dari nasabah? atau cuman sekedar memasarkan kredit saja kepada para calon debitur?

Kak bisa jelasin sedikit soal tes tes yang harus di lalui untuk bisa bekerja di bank, dan untuk penempatan nya setelah lulus apa kita yang memilih bagian mana kita akan bekerja atau kita yang diarahkan untuk mengambil bagian yang harus di kerjakan

Ga enak ah kerja di Bank, gue baru 8 bulan resign wkwk tpi alhamdulillah skrg bisa buka usaha dan mengatur waktu sndiri…

Hmmm… Mungkin bisa sih tergantung bank yang dituju. Coba aja jangan menyerah!

Balas

Kalo misal kita waktu kerja itu kinerjanya bagus apa ada peluang buat pindah posisi gitu. Misal awalnya customer service trus dipindah ke credit analyst. Ini cuma misal aja apa mungkin bisa kayak gitu?

Pengenn bangetttttttttttt kerja di bank:’( sekarang masih sekolahh tp udahh cita2 bangettt kerja di bank huuuuuuu..smpe skrg aja masuk ke smk jurusan perbankan hehe:” gmn ya kak caranya bisa kerja di bank gitu:(

daftar program management traineenya aja. Jangan gampang menyerah! 😀

Balas

Baca ini, setelah apply ke bank.. Wkk
Ya namanya jg nyari rejeki kan ya bang 🙂 siap menerima sgla enak dan ga enaknya d tmpt kerja.
Banyak bgt yg nyaranin jgn kerja d bank, bilangnya si gaji lo sesuai nasabah lo. Tp bnyk jg yg ngelihat kerja d bank serba enak. Uda good looking, rapi, ramah, di kantor, dll. Jadi saat ini yakin ga yakin si, but bismillah aja lah..
Parno sm kalimat, kerja di bank berarti satu kaki lo masuk ke penjara… Huhuhuhuh

Satu kaki di penjara terutama untuk pegawai bank BUMN. Tapi overall banyak kok pengalaman yang ditawarkan.

Balas

Assalamualaikum…
Kerja di bank bagian cs boleh gak gunakan kacamata bang ? Soalnya mata saya minus

Ini tergantung masing-masing bank sih ya. Tapi nemu kok beberapa kali CS pakai kacamata. Harusnya gak masalah sih ya..

Balas

Hii ka, sebenernya di ODP ada jaminan jd pegawai tetap ga si ka? Truus ka dani sendiri skrg masi di mandiri atau gmn?

ODP kan begitu lulus langsung jadi pegawai tetap… Hehehe…
Sekarang udah gak di Mandiri 😀

Balas

Hayy mau sarannya donk
Aku ni bru kls 3 SMP trus aku bingung mau masuk jurusan IPS atau IPA.katanya sihh ya jurusan IPA lebih di pandang dri pada jurusan IPS.jadi aku ni pengen banget kerja yang bisa ngitung duit.hehehehehe jadi aku pengennya sih kerja kyk di BANK.PEGADAIAN.tpi yang aku binggung tu mau masuk jurusan IPS OR IPA.klau aku sih nya kurang minat ke IPA aku ni orgnya mudah bergaul.temen² aku di suruh maju ke depan untuk menjelaskan mereka nya ngk ada mental.klau di sekolah tu ya klau di suruh guru maju ke depan pasti mereka nyuruh aku.klau aku Masuk jurusan IPS aku takut di katain sama teman²

Jadi bingung.tpi cita² ku mungkin jarang ada org punya (kerja di kantoran)

Belajar di IPA atau IPS tidak jadi masalah. Apalagi nanti ketika kerja di bank atau pegadaian asal jurusan tidak terlalu dipermasalahkan. Malah banyakan yang lulusan teknik yang kerja di bank 😀
Selama kamu suka menjalaninya itu yang terbaik 🙂

Balas

udah hampir setahun mau apply ke bank takut wkwk, sebenere takut lembur sih. tp grgr tulisan ini aku jadi semangat. kali ini aku akan bener bener apply. terimakasih bang positif sekali, doakan saya semoga jadi rejeki saya. aamiin

Kak mau tanya, sekarang saya lagi masuk-masukin lamaran ke bank. Tapi saya takut karna bb kurang ideal. Posisi yg paling banyak dimasukin bagian frontliner. Bisa engga kak? Kalo di bank ada aturan khusus buat bb gak?

Halo Yaya. Ini tergantung setiap bank sih memang ya. Cuma nanti ketika interview kamu pede aja ya! 🙂

Balas

Mas, kalo mau kerja di bank itu harus bisa bahasa Inggris ya? gw ngga bisa bhs ingg gmn dongsebenarnya gw pingin jadi teller, tp kata nyokap klo kerja di bank hrs bisa bhs ingg

Kalau daftarnya untuk ODP atau management trainee sih memang harus bisa. Nah kalau untuk posisi lokal seperti teller umumnya bahasa Inggris tidak terlalu disyaratkan. Terutama untuk bank lokal BPD. Tapi tentu saja daerahnya ini bukan daerah yang ramai pengunjung asingnya ya.

Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *