Kategori
Perencanaan Keuangan

Resolusi Keuangan Keluarga untuk 2021 yang Lebih Harmonis

Lagi-lagi resolusi keuangan nih.

Ya iya dong. Anggap saja resolusi tahun baru itu adalah realisasi dari rencana keuangan kita yang mencakup setahun penuh perbaikan kondisi. Kamu perlu membuat resolusi untuk segala hal yang pengin kamu perbaiki di tahun 2021 nanti.

So, singkirkan mindset dulu, bahwa resolusi itu sekadar janji manis yang enggak pernah diniatkan benar-benar untuk direalisasikan. Kalau sedari awal saja mindsetnya sudah pesimis dan nggak niat, ya memang bakalan seperti itulah adanya nanti. Gosah repot-repot bikin jugalah. Nah, masalah nanti akhir tahun apakah kamu bakalan punya masalah yang sama sih ya, kembali ke masing-masing saja.

Kenapa Sih Perlu Bikin Resolusi Keuangan?

Ya, kalau memang pengin memperbaiki keadaan, resolusi tahun baru seperti ini bisa jadi semacam “tool”. Dari rencana besar, lalu jadi resolusi tahunan, yang kemudian jadi monthly goals—yang pada akhir tahun 2021 nanti, bisa jadi bahan refleksi untuk kemudian kamu membuat rencana selanjutnya untuk yang lebih baik lagi.

Gitu kan ya?

So, kalau sedari awal niat sudah ada, apalagi kemudian diikuti dengan pembuatan rencana yang realistis dan doable, pasti resolusi tak hanya tinggal resolusi.

Nah, khusus buat yang berkeluarga nih, dan khususnya lagi soal keuangan, adakah yang harus diperbaiki di tahun 2021 nanti?

Pasti ada, ya kan?

Keuangan keluarga akan jauh lebih baik jika ada perencanaan yang baik (baca: realistis) juga bukan? Resolusi keuangan tahun 2021 bisa jadi alat untuk membantumu mengelola keuangan yang baik agar kestabilan finansial keluarga bisa berkelanjutan.

Sebab, jika kamu sudah berkeluarga, pastinya akan banyak pengeluaran dan tanggungan biaya. Belum lagi, nanti di tahun 2021 bakalan masih ada “sisa-sisa” masalah tahun 2020. Mungkin kamu baru mulai stabil lagi setelah penghasilan menurun akibat pandemic dan juga resesi. Betul?

Mungkin nilai investasimu juga baru mulai positif lagi, pun dana darurat mungkin juga sempat terkuras lantaran dipakai untuk menutupi kebutuhan sementara penghasilan sedang tersendat.

Dengan adanya perencanaan yang baik, pastinya dana yang telah disiapkan untuk keluarga akan terjamin lebih baik tahun ini. Apalagi kebutuhan anak pada khususnya. Entah itu untuk menyiapkan pendidikan ataupun kebutuhan penting lainnya yang mereka perlukan.

So, untuk mulai awal baru di tahun yang baru juga—memperbaiki yang belum baik, melanjutkan yang sudah baik—maka kamu bisa dibantu dengan adanya resolusi keuangan keluarga.

Berikut ini resolusi keuangan keluarga yang dapat kamu terapkan di tahun 2021 nanti, agar keluarga jadi lebih harmonis dan dapat mencapai tujuan keuangan bersama.

Resolusi Keuangan Keluarga Tahun 2021

Transparan dalam Mencatat Arus Keuangan

Resolusi keuangan yang pertama adalah pentingnya kejujuran dan keterbukaan antara pasangan suami istri.

Kejujuran merupakan kunci dalam membangun kepercayaan antara suami dan istri. Transparansi dalam penghasilan akan menimbulkan kondisi yang harmonis dalam keuangan rumah tanggamu.

Manajemen keuangan yang baik akan dapat dicapai juga dengan adanya transparansi dalam mencatat arus keuangan keluargamu. Hal ini akan membantumu menentukan skala prioritas, sehingga dapat membuat perencanaan keuangan yang lebih efisien dan efektif.

Tentukan Target Bersama

Hal yang dapat membahayakan manajemen keuangan rumah tanggamu adalah sifat ego, yang dapat menimbulkan rasa diperlakukan tidak adil. Apabila hal ini terus berkelanjutan, maka manajemen keuangan sudah tidak dapat seimbang lagi.

So, jika hal ini masih terjadi di tahun 2020 kemarin, coba deh, di penghujung tahun ini nanti, kamu dan pasanganmu menyempatkan diri duduk berdua, dan tentukan target bersama.

Sebagai dua orang yang berperan sebagai pilar keluarga, kalian berdua seharusnya kompak. Enggak ada yang mendominasi, ataupun jadi merasa inferior.

Perbaikilah komunikasi dan hubungan kalian, mumpung tahun baru di depan mata.

Kembali ke atas

Komitmen dan Disiplin

Resolusi keuangan yang dapat terealisasi memerlukan komitmen yang tinggi agar dapat meraih hasil yang optimal.

Apabila kamu atau pasanganmu sampai dengan hari ini masih saja belum dapat berkomitmen dan disiplin pada peraturan keuangan keluarga yang sudah disepakati, maka sudah pasti semua akan sia-sia juga. Nggak akan ada resolusi keuangan yang tercapai. Waktu dan tenagamu akan terbuang habis dengan percuma.

Mau sampai kapan seperti ini?

Dana Darurat

Dana darurat juga menjadi salah satu poin terpenting dalam sebuah resolusi keuangan yang baik. Sudah terlalu banyak rumah tangga yang menyepelekan akan adanya dana darurat ini.

Dana darurat merupakan dana yang telah disiapkan untuk keadaan yang mendesak, yang membutuhkan dana tambahan yang bersifat mendadak. Memang terkesan ‘dana nganggur’, tapi sebenarnya enggak nganggur juga. Justru, kalau nganggur, itu berarti pertanda baik, karena itu artinya kamu enggak harus menghadapi situasi darurat. Betul?

Jika di tahun 2020 keluargamu masih belum punya dana darurat, atau mungkin sudah ada tetapi belum memadai, tahun 2021 menjadi awal yang baik untuk mulai membangunnya. Capailah standar ideal untuk dana darurat, yaitu 6 – 12 kali pengeluaran rutin bulanan.

Kembali ke atas

Penghasilan Sampingan

Banyak yang sudah merasa puas dengan penghasilan yang didapatkan selama ini. Hal ini akan membuat mereka tidak memerlukan penghasilan tambahan walaupun sebenarnya ada hal yang bisa dilakukan untuk menambah pendapatan tanpa harus menyita waktu secara berlebihan, atau bahkan bisa dilakukan di rumah.

Inilah yang kemudian menjadi menimbulkan rata-rata masalah keuangan yang terjadi di tahun 2020. Income hanya dari satu sumber, dan ketika sumbernya kolaps, kita pun terkena imbas. Akibatnya, penghasilan menurun, atau malah hilang sama sekali.

Jika kamu mempunyai penghasilan tambahan, kamu juga bisa menambah asetmu. Hasil dari penghasilan tambahan ini bisa kamu alokasikan ke investasi agar keuangan keluargamu bagus di masa yang akan datang. Atau, bisa juga kamu alokasikan ke tabungan dana darurat, seperti poin 4 di atas.

Amankan Asuransi

Dalam resolusi keuangan keluargamu harus ada poin asuransi di dalamnya. Terutama untuk asuransi jiwa dan kesehatan.

Kebanyakan orang di Indonesia yang sudah berumah tangga merasa tak perlu punya asuransi, padahal asuransi ini sangat penting. Asuransi dapat membantumu dan pasangan dalam mengatur keuangan dengan premi yang dibayarkan setiap bulannya.

Kamu juga tidak tahu kondisi ekonomi tahun depan seperti apa bukan? Ya, dengan adanya asuransi ini, kamu bisa terbantu dari sisi perlindungan aset. Misalnya kamu tiba-tiba sakit dan membutuhkan dana yang besar, kamu bisa tertolong oleh adanya asuransi kesehatan ini. Jadi pos dana lainnya tidak terganggu juga.

Kembali ke atas

Sebenarnya, dalam sebuah rumah tangga, penting halnya membangun rasa percaya satu sama lain. Adanya rasa saling percaya yang kuat membuat komunikasi dan kerja sama akan terjalin dalam hal apa pun, termasuk juga dalam hal keuangan. Selain itu, komunikasikan bersama juga, agar dapat menemukan solusi yang paling tepat di saat ada keperluan mendadak atau adanya masalah keuangan dalam keluarga.

Nah, itulah resolusi keuangan keluarga yang dapat kamu terapkan di tahun 2021 bersama pasanganmu. Semoga bermanfaat, ya!

6 tanggapan untuk “Resolusi Keuangan Keluarga untuk 2021 yang Lebih Harmonis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *